Inilah Penyebab dan Jenis Kelainan pada Otot yang Harus Diwaspadai

(0)
29 Jun 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kelainan pada otot dapat disebabkan oleh berbagai masalah kesehatanIlustrasi seorang wanita yang mengalami masalah kelainan otot di pergelangan tangannya
Otot merupakan jaringan organ tubuh yang berperan dalam sistem gerak. Ada tiga jenis otot pada tubuh manusia, yaitu otot rangka, otot halus dan otot kardio (jantung). Otot yang umumnya dikenal masyarakat umum adalah jenis otot rangka yang dapat berkontraksi untuk menggerakkan bagian tubuh dan melindungi organ tubuh lainnya.
Otot rangka khususnya berperan dalam menentukan postur dan pergerakan tubuh. Ukuran dan kekuatan otot rangka sangat beragam dan dapat ditingkatkan dengan melakukan berbagai jenis latihan otot. Di samping itu, hormon pertumbuhan dan testosteron juga berpengaruh dalam membentuk otot pada masa kanak-kanak dan mempertahankan ukurannya setelah dewasa.Sama halnya dengan bagian tubuh lain, otot juga dapat terserang penyakit dan mengalami kelainan yang dinamakan miopati. Kelainan pada otot ini dapat menyerang anak-anak hingga orang dewasa.

Penyebab dan gejala kelainan pada otot

Miopati merupakan kelainan serabut otot yang menyebabkan kelemahan otot sehingga tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Penyebab kelainan pada otot sangat beragam, mulai dari kelainan otot bawaan, kesalahan penggunaan otot, hingga gangguan sistem tubuh.Penyebab terjadinya kelainan pada otot di antaranya adalah:
  • Cedera yang disebabkan penggunaan otot yang salah atau berlebihan sehingga menyebabkan terkilir, kejang, atau kram otot.
  • Kelainan bawaan
  • Penyakit saraf yang memengaruhi otot
  • Penyakit infeksi
  • Penyakit autoimun
  • Peradangan, contohnya miositis
  • Beberapa jenis kanker
  • Beberapa jenis obat-obatan tertentu.
Diperlukan serangkaian tes untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya kelainan pada otot. Dimulai dari pemeriksaan gejala hingga tes lain yang diperlukan. Gejala-gejala yang umum dirasakan pasien kelainan otot di antaranya adalah:
  • Mengalami kelemahan
  • Kram
  • Kaku atau kejang
  • Kebas atau mati rasa
  • Nyeri
  • Kelumpuhan pada bagian otot yang bermasalah.
Gejala-gejala kelainan otot bisa berbeda antara satu pasien dengan lainnya. Ada kalanya juga penyebab miopati tidak dapat diketahui dengan pasti.  

Jenis-jenis kelainan pada otot

Kelainan otot dapat terjadi karena bawaan (inherited), seperti penyakit distrofi otot. Selain karena bawaan, kelainan pada otot juga bisa karena didapat (acquired), seperti kram otot atau karena penyakit autoimun. Jenis-jenis penyakit otot sangat beragam, mulai dari penyakit yang umum terjadi hingga jenis kelainan yang tergolong langka.Jenis-jenis kelainan otot di antaranya adalah:
  • Kekakuan serta kram biasa pada otot: in adalah masalah umum pada otot yang dapat terjadi sehari-hari.
  • Miopati kongenital: kelainan bawaan yang ditandai dengan perkembangan kemampuan motorik yang terlambat, serta kelainan pada wajah dan otot rangka. Kondisi ini dapat dikenali sejak baru lahir.
  • Dermatomiositis: kelainan otot berupa radang berupa kelemahan otot dan ruam pada kulit.
  • Distrofi sistem otot: memiliki ciri-ciri kelemahan progresif pada otot yang terkena kelainan, ada kalanya distrofi otot terlihat sejak baru dilahirkan.
  • Miopati mitokondria: disebabkan oleh kelainan genetik pada mitokondria, struktur seluler yang mengendalikan energi. Diantaranya adalah penyakit sindrom Kearns-Sayre, MELAS, dan MERRF.
  • Penyakit kelainan penyimpanan glikogen pada otot: kelainan yang disebabkan oleh terjadinya mutasi pada gen yang mengontrol enzim untuk memutasi glikogen dan glukosa (gula darah), termasuk penyakit Pompe, Cori, dan Andersen.
  • Mioglobinuria: penyakit yang disebabkan adanya kelainan dalam metabolisme mioglobin termasuk di dalamnya penyakit McArdle, Tarui, and DiMauro.
  • Miositis Ossificans: benjolan yang disebabkan terbentuknya tulang pada jaringan otot.
  • Periodik paralisis: penyakit otot yang ditandai dengan kelemahan pada otot tangan dan kaki. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kelainan elektrolit dan ion-ion pada sel otot.
  • Polimiositis: jenis penyakit berupa peradangan pada beberapa otot rangka
  • Neuromiotonia: kelainan langka pada saraf yang ditandai dengan aktivitas otot secara terus menerus yang tidak dapat dikontrol, berupa kedutan atau kekakuan otot.
  • Stiff-person Syndrome (SPS) atau Stiff-man Syndrome (SMS): penyakit otot yang ditandai dengan kekakuan dan kejang-kejang sehingga mengakibatkan gangguan mobilitas dan keseimbangan.
  • Tetani: ditandai dengan kontraksi otot, kejang, kram atau tremor berkepanjangan yang terjadi pada tangan dan kaki.
Pengobatan untuk mengatasi miopati tergantung pada jenis penyakit serta kondisi spesifik setiap pasien. Sebagian kelainan pada otot dapat diatasi dengan pemberian obat sesuai gejala. Sebagian lain mungkin harus diiringi dengan terapi fisik khusus, pemberian penyangga (bracing) untuk menyokong otot yang mengalami kelemahan agar lebih kuat, dan melalui pembedahan.
masalah otot
MSD Manuals
https://www.msdmanuals.com/home/bone,-joint,-and-muscle-disorders/biology-of-the-musculorangka-system/muscles
Diakses 12 Juni 2020
Medlineplus
https://medlineplus.gov/muscledisorders.html
Diakses 12 Juni 2020
National Institute of Neurogical Disorder s and Stroke
https://www.ninds.nih.gov/Disorders/All-Disorders/Myopathy-Information-Page
Diakses 12 juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait

Apa Arti Kedutan Pipi Kiri?

Kedutan pipi kiri adalah gangguan sistem saraf yang terjadi pada salah satu bagian wajah secara tidak sadar karena pembuluh darah yang menyentuh saraf di bagian wajah.
26 Nov 2019|Anita Djie
Baca selengkapnya
Apa Arti Kedutan Pipi Kiri?

Menari, Aktivitas Menyenangkan untuk Bakar Kalori

Menari ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Menari dapat membantu membakar kalori, mengurangi risiko terjadinya demensia di usia lanjut, dan dapat sebagai terapi penyembuhan.
31 Mei 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Menari, Aktivitas Menyenangkan untuk Bakar Kalori

Fakta Ilmiah Seputar Arti Cegukan yang Perlu Anda Ketahui

Secara medis, cegukan adalah kontraksi spontan yang terjadi pada difragma. Yang dimaksud dengan diafragma adalah otot pemisah rongga dada dan rongga perut, yang berperan penting dalam proses pernapasan. Namun, bisa mengarah pada tanda suatu penyakit yang serius.
02 Jul 2019|Nina Hertiwi Putri
Baca selengkapnya
Fakta Ilmiah Seputar Arti Cegukan yang Perlu Anda Ketahui