Inilah Penyebab Bintik Kecil di Miss V dan Cara Mengatasinya

(0)
23 Oct 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Bintik kecil di miss V dapat disebabkan oleh infeksi bakteriBintik kecil di miss V bisa membuat wanita tidak nyaman
Meski bukan selalu kondisi yang serius, bintik kecil di miss V bisa menimbulkan rasa tidak nyaman pada penderitanya. Kondisi kadang juga dapat terasa menyakitkan atau perih.Bintik kecil di miss V dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kondisi ringan hingga yang perlu mendapat perhatian medis. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir karena ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasinya.

Penyebab bintik kecil di miss V

Berikut adalah sejumlah kemungkinan penyebab umum bintik kecil di miss V yang perlu Anda ketahui.

1. Infeksi bakteri

Ketika kotoran, keringat, dan bakteri menumpuk di pori-pori vagina, kondisi ini bisa menimbulkan infeksi yang menyebabkan timbulnya bintik-bintik kecil. Infeksi bisa dipicu oleh perubahan hormon dan kebersihan area kewanitaan yang buruk. Anda akan lebih rentan mengalami infeksi bakteri jika tetap mengenakan pakaian dalam yang berkeringat dalam waktu yang lama atau tidak membersihkan vagina dengan baik setelah buang air.

2. Dermatitis kontak

Bintik kecil di vagina dapat disebabkan oleh dermatitis kontak. Kondisi ini merupakan bentuk reaksi terhadap sesuatu yang menyentuh kulit. Adapun pemicu dermatitis kontak pada alat kelamin, yakni:
  • Sabun yang mengandung wewangian
  • Tampon atau pembalut
  • Douches
  • Spermisida, kondom, atau pelumas
  • Deterjen
  • Obat topikal tertentu.
Kulit di sekitar vagina juga dapat mengalami iritasi akibat keringat, keputihan, urine, atau air mani. Kondisi ini bisa menyebabkan terbentuknya bintik kecil di miss V.

3. Folikulitis

Mencukur bulu kemaluan bisa memicu folikulitis
Bintik kecil di vagina juga bisa terjadi karena folikulitis. Folikulitis adalah peradangan pada saluran akar rambut kemaluan. Mencukur bulu kemaluan bisa menjadi salah satu penyebab kondisi ini. Pada kulit sensitif, alat cukur dapat menyebabkan panas, lecet, dan jerawat di vagina. Selain itu, dalam beberapa kasus, rambut bisa tumbuh ke dalam sehingga menyebabkan bintik kecil pada kemaluan. 

4. Kutu rambut kemaluan

Kutu kemaluan berbeda dengan kutu kepala maupun kutu badan. Kutu kemaluan bisa didapat melalui hubungan seksual atau berbagi pakaian, sprei, dan handuk dengan orang yang memilikinya. Kutu rambut kemaluan memakan darah sehingga gigitannya bisa menyebabkan rasa gatal yang parah. Selain itu, Anda juga mungkin memiliki bintik merah kecil di kulit miss V. Bukan hanya pada rambut kemaluan, kutu tersebut juga bisa berpindah pada bulu mata atau alis.

5. Kutil

Bintik kecil pada miss V juga dapat berupa kutil kelamin. Kondisi yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV) ini merupakan suatu infeksi menular seksual yang lebih sering terjadi pada wanita. Pengobatan dapat mengendalikan HPV, tapi tidak ada cara untuk menghilangkan virus tersebut dari tubuh. Oleh sebab itu, vaksin HPV mungkin diperlukan untuk membantu mencegah kutil kelamin.

6. Herpes

Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simplex tipe 2 yang bisa menyebabkan timbulnya bintik-bintik nyeri atau gatal pada vagina. Meski tidak ada bercak atau luka yang terlihat, virus herpes simplex dapat menular.Mirip dengan kutil kelamin, virus tersebut tidak dapat dikeluarkan dari tubuh. Namun, pengobatan dapat mengurangi gejala dan menurunkan risiko penularan ke pasangan seksual.

7. Molluscum contagiosum

Molluscum contagiosum adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya lesi pada area tubuh mana pun, termasuk vagina. Lesi atau bintik kecil tersebut umumnya menonjol, warnanya mirip daging atau putih, dan memiliki lesung di tengahnya. Menurut pusat pengendalian penyakit Amerika Serikat (CDC), kondisi ini biasanya hilang dalam 6-12 bulan tapi bisa juga berlangsung hingga 4 tahun.

Cara mengatasi bintik kecil di miss V

Menjaga kebersihan vagina penting untuk dilakukan
Cara mengatasi bintik kecil di miss V dilakukan berdasarkan penyebabnya. Oleh sebab itu, untuk memastikan penyebabnya, perlu dilakukan pemeriksaan langsung oleh dokter. Jika disebabkan oleh infeksi bakteri, dokter mungkin akan memberikan obat antibakteri. Sedangkan, apabila disebabkan oleh infeksi virus, Anda mungkin akan diberikan antivirus ataupun tindakan tertentu untuk menghilangkan bintik tersebut. Selain itu, ada pula beberapa hal yang bisa Anda lakukan di rumah, yakni:
  • Menghindari penggunaan produk tertentu yang bisa mengiritasi miss V.
  • Menjaga kebersihan area kemaluan, terutama setelah buang air agar tetap bersih dan kering.
  • Rutin mengganti pakaian dalam, terutama setelah berkeringat atau berolahraga.
  • Meletakkan kompres hangat pada kulit di sekitar vagina.
  • Tidak memencet, menggaruk, atau memecahkan bintik kecil di vagina agar tidak terjadi iritasi atau infeksi yang parah.
Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang bintik kecil di miss V, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kutu kemaluanfolikulitiskutil kelaminherpes genitalkesehatan vagina
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/vaginal-pimples#treatment
Diakses pada 12 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/317810#treatment
Diakses pada 12 Oktober 2020
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/vaginal-pimples-overview-4685090
Diakses pada 12 Oktober 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/pubic-lice-crabs/symptoms-causes/syc-20350300
Diakses pada 12 Oktober 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/173681#symptoms
Diakses pada 12 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait