logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Inilah Penyebab Bengkak di Bawah Telinga dan Cara Mengatasinya

open-summary

Bengkak di bawah telinga dapat terasa tidak nyaman atau bahkan nyeri. Kondisi ini ternyata bisa disebabkan oleh berbagai hal, terutama infeksi.


close-summary

29 Sep 2020

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Bengkak di bawah telinga dapat disebabkan oleh gondongan

Bengakak di bawah telinga dapat terjadi akibat masalah pada kelenjar ludah

Table of Content

  • Penyebab bengkak di bawah telinga
  • Cara mengatasi bengkak di bawah telinga

Apakah Anda sedang mengalami bengkak di bawah telinga? Pembengkakan ini bisa disebabkan oleh berbagai hal, tetapi yang paling umum adalah infeksi. Kondisi ini juga dapat terjadi pada siapa saja di segala usia sehingga penting untuk Anda pahami.

Advertisement

Dalam kasus yang ringan, bengkak di bawah telinga dapat diatasi dengan pengobatan rumahan dan obat-obatan yang dijual bebas tanpa resep dokter. Namun, penyebab yang lebih serius mungkin memerlukan perawatan medis secepatnya.

Penyebab bengkak di bawah telinga

Berikut adalah sejumlah penyebab bengkak di bawah telinga yang mungkin terjadi:

1. Infeksi virus

Infeksi virus seperti mononukleosis dapat menyebabkan kelenjar getah bening di bawah telinga membengkak. Pembengkakan akibat virus juga berpotensi menimbulkan gejala-gejala lain, seperti sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala, dan demam.

2. Infeksi bakteri

Beberapa infeksi bakteri, seperti radang tenggorokan dan tonsilitis, bisa menyebabkan kelenjar getah bening membengkak di bawah telinga. 

Selain bengkak, gejala-gejala lain dari infeksi bakteri yang dapat Anda rasakan, yaitu demam, sakit tenggorokan, kemerahan atau bercak putih di tenggorokan, amandel membesar, sakit gigi, hingga benjolan pada gusi.

3. Gondongan

Gondongan adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit ini dapat ditularkan melalui air liur, pemakaian alat makan, sikat gigi, atau handuk bersama dengan orang yang terinfeksi. 

Kondisi ini dapat menyebabkan peradangan pada kelenjar ludah yang terletak di bawah telinga sehingga pembengkakan terjadi. Selain itu, Anda juga dapat mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, kelelahan, dan hilang nafsu makan.

4. Abses gigi

no caption
Abses gigi bisa menyebabkan bengkak di bawah telinga

Abses gigi terjadi ketika bakteri memasuki pulpa gigi dan menyebabkan terbentuknya kantong nanah (abses). Ini merupakan kondisi serius sebab infeksi dapat menyebar ke tulang rahang, gigi lain, dan jaringan lain.

Abses gigi dapat menimbulkan gejala, seperti sakit gigi yang hebat dan berdenyut-denyut; nyeri yang menjalar ke leher, telinga, dan rahang; bengkak di bawah telinga; demam; dan peradangan gusi.

5. Masalah kelenjar ludah

Sejumlah kondisi dapat memengaruhi kelenjar ludah, seperti infeksi, gangguan autoimun, dan kanker. 

Kondisi-kondisi tersebut bisa menyebabkan pembengkakan pada kelenjar ludah yang membuat penderitanya merasa tidak nyaman atau bahkan nyeri.

6. Otitis media

Otitis media dapat menyebabkan bengkak di bawah telinga. Infeksi ini terjadi akibat bakteri atau virus yang menginfeksi dan memerangkap cairan di belakang gendang telinga. 

Gejala otitis media lain yang mungkin Anda rasakan, yakni sakit telinga, hilang nafsu makan, cepat marah, sulit tidur, demam, atau gangguan mendengar.

Baca Juga

  • 7 Langkah Pertolongan Pertama Sakit Telinga pada Anak
  • Telinga Sakit Bisa Jadi Tanda Penyakit, Begini Cara Mengatasinya
  • Mengenal Penyebab dan Gejala Otitis Media Akut pada Bayi

Cara mengatasi bengkak di bawah telinga

Mengatasi bengkak di bawah telinga harus dilakukan berdasarkan penyebabnya. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk meredakannya.

1. Istirahat

Ketika istirahat, sistem kekebalan tubuh akan meningkatkan kekuatannya. Oleh sebab itu, beristirahat dapat membantu Anda melawan infeksi yang menyebabkan pembengkakan. 

2. Menggunakan kompres es

Kompres es dapat membantu meredakan bengkak di bawah telinga. Bungkuslah es dengan handuk atau kain, kemudian letakkan di area yang terdampak.

3. Minum lebih banyak air putih

no caption
Minum air putih dapat membantu mencegah dehidrasi

Minum air putih dapat mencegah dehidrasi akibat pembengkakan yang terjadi. Selain itu, minum lebih banyak air putih juga dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Mengonsumsi makanan lunak

Bengkak di bawah telinga dapat membuat penderitanya kesulitan menelan sehingga konsumsilah makanan yang lunak dan mudah dikunyah, seperti yogurt atau sup.

5. Mengonsumsi obat bebas resep

Anda juga dapat mengonsumsi obat bebas resep, misalnya obat demam atau pereda nyeri, apabila pembengkakan disertai dengan gejala tersebut.

Jika bengkak di bawah telinga tak kunjung membaik atau semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Dokter akan melakukan pemeriksaan dan menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan penyebabnya.

Sebelumnya, untuk berdiskusi lebih lanjut seputar bengkak di bawah telinga, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kelenjar getah beninggondonganinfeksi telingaabses gigipembengkakankelenjar air liur

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved