Sederet Makanan Penyebab Jerawat yang Perlu Dihindari, Apa Saja?


Makanan penyebab jerawat dipercaya dapat meningkatkan risiko tumbuhnya jerawat. Beberapa contoh makanan yang menyebabkan jerawat mudah ditemukan, seperti produk olahan susu, cokelat, hingga makanan cepat saji.

0,0
Ada berbagai jenis makanan penyebab jerawat yang beredar di pasaran secara luasMakanan cepat saji disinyalir sebagai salah satu makanan penyebab jerawat
Jerawat adalah masalah kulit yang paling banyak dialami oleh sejuta umat. Kondisi ini dapat disebabkan oleh penyumbatan pori-pori disertai penumpukan sel kulit mati dan bakteri. Meski demikian, ada beberapa makanan penyebab jerawat yang berisiko mempengaruhi produksi minyak berlebih pada kulit orang yang rentan berjerawat.

Apakah benar ada makanan yang dapat menyebabkan jerawat?

Umumnya, penyebab jerawat adalah penyumbatan pori-pori kulit yang disertai penumpukan sel kulit mati dan produksi minyak berlebih.Pori-pori kulit atau folikel rambut yang tersumbat tersebut mengalami peradangan akibat bakteri sehingga menimbulkan jerawat.Pada dasarnya, makanan untuk kulit berjerawat yang perlu dihindari memang masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli.Akan tetapi, sebuah riset terbaru yang dimuat dalam Journal of the Academy Nutrition and Dietetics mengemukakan bahwa jenis makanan tertentu dapat mempengaruhi munculnya jerawat secara signifikan.Kondisi ini sering terjadi di kalangan remaja pada masa pubertas. Selama pubertas, tubuh remaja memproduksi lebih banyak hormon sehingga mempengaruhi produksi minyak berlebih pada wajah yang berakhir dengan timbulnya masalah jerawat.Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai makanan yang menyebabkan jerawat, nyatanya apa yang Anda konsumsi dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan kulit.Maka dari itu, penting untuk mengonsumsi makanan yang sehat agar kulit senantiasa terjaga kesehatannya.

Apa saja makanan penyebab jerawat yang sebaiknya dihindari?

Menghindari makanan penyebab jerawat dapat membantu mencegah munculnya jerawat di kemudian hari serta mencegah memburuknya kondisi jerawat yang sudah ada.Adapun beberapa jenis makanan penyebab jerawat yang sebaiknya dihindari adalah sebagai berikut.

1. Produk olahan susu

Makanan penyebab jerawat adalah produk olahan susu
Produk olahan susu bisa meningkatkan produksi hormon insulin
Salah satu makanan penyebab jerawat adalah produk olahan susu. Jenis susu skim dipercaya menjadi salah satu penyebab jerawat. Hal ini karena kandungan hormon yang sangat tinggi di dalamnya.Orang yang mengalami ketidakseimbangan hormonal, seperti sedang menstruasi atau mengonsumsi pil KB, disinyalir lebih tinggi risikonya untuk mengalami jerawatMemang, sejumlah hasil studi menunjukkan keterkaitan antara konsumsi produk olahan susu yang sedikit banyak cenderung menyebabkan jerawat.Namun, belum dapat dijelaskan bagaimana produk olahan susu dapat berkontribusi terhadap pembentukan jerawat. Hanya ada sejumlah teori ilmiah yang melatarbelakanginya.Hal ini diyakini karena produk olahan susu dapat meningkatkan produksi hormon insulin sehingga memperparah kondisi jerawat.Selain itu, susu sapi mengandung asam amino yang dapat merangsang organ liver untuk memproduksi lebih banyak IGF-1 (insulin-like growth factor 1) yang berkaitan dengan pertumbuhan jerawat.Meski demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk melihat hubungan produk olahan susu sebagai makanan penyebab jerawat.Jika Anda cukup khawatir produk olahan susu dapat menyebabkan jerawat, konsumsi susu berbahan dasar tumbuhan, seperti susu kedelai dan susu almond, dapat menjadi pilihan untuk mengurangi risiko timbulnya jerawat.

2. Gula dan karbohidrat olahan

Makanan yang mengandung gula dan karbohidrat olahan tergolong sebagai makanan mengandung indeks glikemik tinggi. Makanan indeks glikemik tinggi disebut-sebut menjadi makanan penyebab jerawat.Roti putih, biskuit, pasta dan mie yang terbuat dari tepung terigu, nasi putih, makanan manis, hingga minuman bersoda atau minuman manis termasuk jenis makanan dengan indeks glikemik tinggi.Makanan mengandung gula dan karbohidrat olahan dapat meningkatkan kadar gula darah dalam tubuh.Jika tubuh memproduksi lebih banyak insulin untuk menstabilkan kadar gula darah, maka peradangan dalam tubuh bisa terjadi.Selain itu, lonjakan kadar gula darah juga dapat membuat hormon androgen dalam tubuh menjadi aktif sehingga memproduksi lebih banyak minyak alami atau sebum di kulit.Peradangan dan produksi minyak berlebih inilah yang menyebabkan timbulnya jerawat.Oleh karena itu, para peneliti percaya bahwa mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat mengurangi jerawat.Kendati demikian, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna memahami makanan indeks glikemik tinggi sebagai makanan yang dapat menyebabkan jerawat.

3. Cokelat

Makanan pemicu jerawat berikutnya adalah cokelat
Cokelat dipercaya bisa membuat kondisi kulit berjerawat kian parah
Cokelat menjadi makanan penyebab jerawat mungkin sudah sering Anda dengar.Meski banyak penelitian yang membahas hubungan cokelat sebagai makanan penyebab timbulnya jerawat, hasilnya belum dapat dipastikan hingga saat ini.Salah satu studi yang dimuat dalam jurnal Cytokine menunjukkan bahwa cokelat bisa membuat kondisi kulit berjerawat semakin parah dan semakin banyak.Studi ini menjelaskan bahwa cokelat dapat meningkatkan pelepasan protein interleukin-1B (IL-IB) dan IL-10 yang apabila berinteraksi dengan bakteri Propionibacterium acnes atau Staphylcoccus aureus meningkatkan risiko terjadinya jerawat.Jika Anda khawatir mengonsumsi cokelat karena merupakan jenis makanan yang menyebabkan jerawat, pilihlah cokelat hitam yang rendah gula. Sebab, campuran gula dan susu pada cokelat bisa meningkatkan risiko jerawat timbul.

4. Makanan cepat saji

Makanan cepat saji digadang-gadang menjadi makanan penyebab jerawat dapat terjadi.Hal ini dibuktikan dalam sebuah hasil riset yang dipublikasikan dalam Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology.Riset tersebut mengungkapkan bahwa remaja dan orang dewasa yang mengonsumsi makanan cepat saji dapat meningkatkan risiko terbentuknya jerawat sebesar 17 persen.Pada studi terpisah, dilaporkan juga bahwa peserta yang rutin mengonsumsi makanan cepat saji, terutama sosis dan burger, berisiko 24% lebih tinggi mengalami jerawat.
makanan cepat saji jadi makanan penyebab jerawat
Junk food diyakini memengaruhi kadar hormon tubuh penyebab jerawat
Peneliti juga berasumsi bahwa makanan cepat saji dapat memengaruhi kadar hormon dalam tubuh sehingga mendorong pertumbuhan jerawat.Perlu diketahui bahwa sebagian besar hasil penelitian mengenai makanan cepat saji hanya menunjukkan pola kebiasaan makan dan risiko tumbuhnya jerawat.Ini berarti, makanan cepat saji bukan makanan pemicu jerawat setiap kali Anda mengonsumsinya.Oleh karena itu, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan keefektifan makanan yang dapat menyebabkan jerawat ini.

5. Makanan tinggi asam lemak omega 6

Pola makan yang tinggi asam lemak omega 6 turut dituding sebagai makanan penyebab jerawat.Pola makan tinggi asam lemak omega 6 membuat masyarakat zaman sekarang lebih sedikit mengonsumsi makanan tinggi asam lemak omega 3.Alhasil, ketidakseimbangan antara asam lemak omega 6 dan omega 3 menyebabkan tubuh mengalami inflamasi atau peradangan sehingga berisiko memperburuk kondisi kulit berjerawat.Untuk mengatasinya, perbanyak konsumsi makanan tinggi asam lemak omega 3 yang dapat membantu mengurangi peradangan sehingga kondisi jerawat bisa mereda.Meski kaitan makanan asam lemak omega 6 dan risiko jerawat tampak menjanjikan, belum ada hasil studi yang dapat membuktikan makanan pemicu jerawat ini secara ilmiah.Oleh sebab itu, penelitian lebih lanjut masih dibutuhkan untuk membuktikan efektivitasnya.

6. Whey protein

Makanan penyebab jerawat lainnya adalah whey protein. Whey protein adalah salah satu jenis protein yang sering digunakan dalam suplemen makanan dan suplemen olahraga.Whey protein merupakan jenis protein yang kaya akan asam leusin dan glutamin.Kendati demikian, kandungan asam amino dalam whey protein dapat membuat sel kulit tubuh membelah lebih cepat sehingga berkontribusi pada pembentukan jerawat.Selain itu, asam amino juga mampu merangsang tubuh untuk memproduksi insulin lebih banyak sehingga membuat hormon lain dalam tubuh memicu produksi minyak berlebih penyebab jerawat muncul.Namun, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut guna membuktikan whey protein sebagai jenis makanan untuk kulit berjerawat.  

7. Makanan mengandung lemak jenuh

Makanan yang berminyak disinyalir jadi makanan penyebab jerawat
Makanan berminyak dituding bisa memicu peradangan
Makanan mengandung lemak jenuh disinyalir dapat menjadi makanan penyebab jerawat.Pasalnya, makanan mengandung lemak jenuh dapat memicu peradangan dalam tubuh sehingga merangsang pembentukan jerawat di kulit. Ini termasuk makanan yang digoreng dan makanan olahan.Meski demikian, bukan berarti mengonsumsi makanan berminyak secara langsung dapat memicu tumbuhnya jerawat.Terkadang, cipratan minyak saat menggoreng makanan dapat menempel pada area wajah. Kondisi inilah yang menyumbat pori-pori kulit sehingga jerawat dapat terjadi. 

8. Makanan yang menimbulkan reaksi sensitif

Pada beberapa orang, makanan yang bisa menimbulkan reaksi sensitif dapat menjadi makanan penyebab jerawat.Sensitivitas ini bisa muncul ketika sistem kekebalan tubuh keliru mengenali makanan sebagai “ancaman” bagi tubuh.Akibatnya, sistem imun melakukan serangan kekebalan sebagai respons terhadapnya.Bila kondisi ini terjadi, tubuh akan memicu reaksi peradangan yang beredar ke seluruh tubuh.Dengan demikian, kondisi jerawat Anda yang sudah ada bisa semakin parah dan banyak.Mengingat ada banyak sekali jenis makanan yang mungkin dapat menimbulkan reaksi sensitif di tubuh, Anda bisa mengetahui jenis makanan pemicu jerawat melalui diet eliminasi yang dilakukan di bawah ahli diet atau spesialis gizi.

Apa makanan yang dapat mencegah timbulnya jerawat?

Pola makan tertentu memang tidak dapat sepenuhnya mencegah pembentukan jerawat sepenuhnya.Sebab, masih ada sejumlah faktor risiko lain yang menjadi pemicu jerawat muncul.Akan tetapi, pola makan yang tepat dipercaya dapat menjaga kulit Anda tetap bersih dan mencegah jerawat yang muncul agar tidak semakin parah.Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa mencegah pembentukan jerawat.

1. Makanan yang mengandung serat

makanan penyebab jerawat sebaiknya harus dihindari
Sayuran dan buah adalah sumber serat yang tinggi
Salah satu makanan pencegah jerawat muncul adalah makanan mengandung serat, seperti sayuran, buah-buahan, hingga biji-bijian utuh.Makanan yang mengandung serat dapat membantu menjaga kadar gula darah dan hormon insulin dalam tubuh tetap stabil. Dengan demikian, pembentukan jerawat bisa dicegah.Menurut National Center for Complementary and Integrative Health, makanan yang mengandung serat tinggi juga kaya akan antioksidan yang mampu melawan radikal bebas dan stres oksidatif dalam tubuh.Inilah yang dapat membantu menenangkan jerawat yang sedang Anda alami.

2. Makanan mengandung probiotik

Makanan pencegah jerawat berikutnya adalah makanan probiotik, seperti yogurt. Hal ini karena makanan mengandung probiotik memiliki bakteri baik yang dapat membantu mengurangi peradangan. Dengan demikian, risiko pertumbuhan jerawat dapat dicegah.

3. Makanan tinggi asam lemak omega 3

Makanan tinggi serat merupakan makanan pencegah jerawat
Salmon adalah salah satu makanan tinggi asam lemak omega 3
Makanan tinggi asam lemak omega 3 juga dapat membantu mencegah pembentukan jerawat di kemudian hari.Asam lemak omega 3 yang dapat ditemui pada salmon, ikan sarden, serta aneka kacang-kacangan (walnut dan kacang almond) dan biji-bijian (flax seed dan chia seed) memiliki efek anti peradangan.Maka dari itu, mengonsumsinya secara rutin dapat menurunkan risiko pertumbuhan jerawat di kulit.

4. Kunyit

Kunyit merupakan merupakan makanan pencegah jerawat muncul lainnya. Kunyit mengandung senyawa antiradang berupa kurkumin.Senyawa tersebut dapat menstabilkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, sekaligus menghambat pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.Dengan ini, kemunculan jerawat di kemudian hari bisa terhindarkan. Anda bisa mengonsumsi kunyit dengan cara menambahkannya dalam menu makanan harian Anda.

5. Teh hijau

Teh hijau mengandung polifenol yang sering dikaitkan dengan berkurangnya peradangan dan penurunan produksi minyak alami atau sebum pada kulit.Bahkan, manfaat teh hijau untuk kulit yang berasal dari ekstraknya dilaporkan dapat mengurangi tingkat keparahan jerawat bila dioleskan pada kulit.

6. Makanan tinggi zinc

Sebuah studi yang dimuat dalam Biomed Research International memaparkan bahwa konsumsi makanan tinggi zinc dapat menjaga hormon tetap stabil. Sebab, kadar zinc dalam tubuh yang terlalu rendah bisa membuat jerawat semakin parah. Penelitian tersebut merekomendasikan konsumsi zinc sebanyak 40 miligram per hari bisa meredakan peradangan pada jerawat. Anda bisa mengonsumsi makanan untuk mengurangi jerawat melalui konsumsi zinc tinggi yang berasal dari daging sapi, quinoa, lentil, kepiting, kacang mede, dan biji labu.Selain berbagai makanan untuk mengurangi jerawat, Anda juga disarankan untuk mengonsumsi makanan mengandung vitamin A dan E. Baca Juga: Perawatan Wajah Berjerawat yang Tepat agar Kulit Tetap SehatMeski ada berbagai jenis makanan penyebab jerawat, sebaiknya Anda tetap perlu berhati-hati dan selektif dalam mengonsumsi makanan sehat agar kulit senantiasa bebas dari jerawat.Perlu diketahui bahwa makanan yang menimbulkan jerawat di atas belum tentu memiliki efek yang sama pada setiap orang.Jadi, ada baiknya mencoba terlebih dahulu dan melihat mana jenis makanan pencegah jerawat yang paling ampuh. Jangan lupa selalu mencatat apa saja makanan yang memicu reaksi sensitif di pencernaan hingga alergi.Di samping menjaga pola makan untuk kulit berjerawat, merawat kebersihan kulit agar jerawat tak muncul lagi di kemudian hari juga penting dilakukan.Jika sudah menghindari makanan penyebab jerawat, tetapi masalah kulit ini masih juga muncul atau malah semakin parah, alangkah baiknya Anda menemui dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.Anda pun bisa berkonsultasi dengan dokter melalui aplikasi kesehatan keluarga SehatQ untuk mengetahui lebih lanjut soal makanan pemicu jerawat lainnya.Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
jerawatmakanan penyebab jerawatmasalah kulit
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/acne/ss/slideshow-acne-best-worst-foods
Diakses pada Oktober 2019
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/foods-that-cause-acne
Diakses pada Oktober 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/acne-pictures/acne-diet-dos-and-donts.aspx#milk-and-other-dairy-products-acne-diet-dont
Diakses pada Oktober 2018
Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/20337811/
Diakses pada 15 Desember 2020
Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/22070422/
Diakses pada 15 Desember 2020
Cytokine. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23465690/
Diakses pada 15 Desember 2020
Journal of the Academy Nutrition and Dietetics. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/23438493/
Diakses pada 15 Desember 2020
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/acne/causes/diet
Diakses pada 15 Desember 2020
National Center for Complementary and Integrative Health. https://www.nccih.nih.gov/health/antioxidants-in-depth
Diakses pada 15 Desember 2020
National Center for Complementary and Integrative Health. https://www.nccih.nih.gov/health/antioxidants-in-depth
Diakses pada 15 Desember 2020
National Center for Complementary and Integrative Health. https://www.nccih.nih.gov/health/antioxidants-in-depth
Diakses pada 15 Desember 2020
BioMed Research International. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4135093/
Diakses pada 10 Agustus 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait