Inilah Kondisi Vagina Setelah Melahirkan, Wanita Wajib Tahu

Kondisi vagina setelah melahirkan terasa berbeda karena mereganganya otot-otot dasar panggul
Vagina terasa lebih kering setelah melahirkan adalah hal yang normal

Ketika Anda melahirkan secara normal, maka jalur lahir bayi adalah lewat vagina. Tentu saja vagina harus meregang agar bayi bisa keluar. Hal ini membuat para wanita berpikir bahwa kondisi vagina setelah melahirkan akan berbeda. Cari tahu perubahan pada vagina yang mungkin terjadi pascamelahirkan.

Perubahan vagina setelah melahirkan

Setelah melahirkan, vagina memang mengalami perubahan secara alami. Adapun perubahan pada vagina setelah melahirkan, yaitu:

1. Sulit menahan kencing

Merupakan hal yang normal jika setelah melahirkan wanita sulit menahan kencing terutama ketika tertawa atau batuk karena otot dasar panggulnya melemah. Namun, umumnya kondisi ini hanya terjadi hingga enam minggu pascapersalinan. Sementara jika Anda mengalami cedera atau robekan yang besar, maka bisa saja berlangsung hingga tiga bulan.

2. Vagina terasa longgar

Selama proses persalinan, otot-otot dasar panggul di sekitar vagina meregang agar bayi bisa melewati jalan lahir. Setelah bayi dilahirkan, otot-otot tersebut pun menjadi lebih rileks dan mengendur sehingga membuat vagina terasa longgar. 

Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti seberapa besar bayi yang dilahirkan, sudah berapa kali Anda melahirkan, dan adakah komplikasi yang terjadi selama persalinan. Dalam mengatasi masalah ini, Anda dapat melakukan senam kegel guna memperkuat dasar panggul.

3. Vagina mengalami pembengkakan dan perubahan warna

Setelah melahirkan, vulva dan lubang vagina dapat mengalami pembengkakan dan perubahan warna menjadi lebih gelap untuk sementara waktu. Kondisi ini dapat terjadi pada wanita yang melahirkan normal atau caesar karena disebabkan oleh berubahnya hormon selama kehamilan.

4. Vagina sakit dan tidak nyaman

Sakit dan rasa tidak nyaman pada vagina dapat muncul segera setelah Anda melahirkan karena terjadinya peregangan dan robekan jaringan di sekitar vagina. Kondisi ini biasanya terjadi sekitar 3-5 minggu pascapersalinan. 

Rasa sakit dan tidak nyaman tersebut bisa terasa lebih buruk ketika Anda batuk atau bersin. Bahkan selama beberapa hari, Anda juga mungkin merasa sakit untuk duduk namun rasa sakit tersebut akan berkurang setiap harinya hingga akhirnya menghilang.

5. Vagina terasa lebih kering

Vagina terasa lebih kering setelah melahirkan merupakan hal yang normal. Ini berkaitan dengan kadar estrogen yang menjadi lebih rendah dibanding saat Anda hamil. Kondisi ini lebih sering terjadi pada ibu menyusui. Namun, setelah berhenti menyusui dan menstruasi kembali normal, maka kadar estrogen pun akan naik dan kembali pada tingkat pra-kehamilan. 

6. Vagina mengeluarkan lokia

Tahukah Anda apa itu lokia? Dalam istilah awam, lokia disebut dengan darah nifas. Bagi Anda yang melahirkan secara normal ataupun caesar, maka vagina akan mengeluarkan lokia yang berasal dari rahim. Lokia merupakan gabungan dari darah, lendir, dan cairan. Lokia bisa mengalami perubahan warna dan konsistensi yang berlangsung selama 4-6 minggu. Namun, Anda tak perlu khawatir karena kondisi ini berguna untuk membersihkan rahim Anda dan dapat kembali normal setelah Anda berovulasi dan menstruasi kembali.

7. Berhubungan seks terasa tidak nyaman

Kekeringan pada vagina pascamelahirkan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman atau bahkan nyeri saat berhubungan seks. Di samping itu, rendahnya kadar estrogen juga bisa membuat libido rendah. Anda pun mungkin akan mengalami kesulitan dalam mencapai klimaks.

Hal yang harus dilakukan agar vagina setelah melahirkan kembali semula

Kondisi vagina setelah melahirkan mungkin tak akan kembali persis dengan bentuk dan ukuran sebelum kehamilan. Namun, latihan-latihan tertentu, seperti halnya senam kegel dapat membantu menguatkan otot-otot dasar panggul sehingga membantu mengembalikan vagina mendekati kondisinya yang semula. 

Dalam melakukan senam kegel, Anda harus mengetahui terlebih dahulu letak otot dasar panggul Anda. Untuk menentukan letak otot dasar panggul, cobalah mengencangkan otot di area vagina seolah sedang menahan laju urine saat buang air kecil. 

Otot yang menahan urine itulah yang disebut dengan otot dasar panggul. Jika sudah mengetahuinya, ikuti langkah senam kegel berikut:

  • Pilih posisi yang nyaman untuk melakukan senam kegel. Senam ini umumnya dilakukan dengan posisi berbaring dan kedua lutut ditekuk.
  • Kencangkan otot-otot dasar panggul selama kurang lebih 5 detik seperti menahan kencing. 
  • Lemaskan kembali otot dasar pangul Anda tersebut kira-kira sekitar 5 detik.
  • Ulangi langkah ini setidaknya 5 kali berturut-turut.

Saat melakukan senam kegel, usahakan untuk tidak mengencangkan perut, paha atau bokong Anda. Jangan lupa pula untuk bernapas seperti biasanya. 

Latihan ini juga dapat mengatasi kesulitan Anda menahan buang air kecil, dan membuat hubungan seks terasa lebih menyenangkan. Akan tetapi, jika masalah pada perubahan vagina setelah melahirkan dirasa sangat mengganggu, maka Anda dapat berkonsultasi pada dokter.

Healthline. https://www.healthline.com/health/parenting/your-pelvic-floor-explained#Real-parents-talk
Diakses pada 12 April 2020.
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/loose-vagina#takeaway
Diakses pada 12 April 2020.
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/what-happens-to-your-vagina-after-pregnancy-4156275
Diakses pada 12 April 2020.
Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/9682-pregnancy-physical-changes-after-delivery
Diakses pada 12 April 2020.
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/vagina-after-birth/
Diakses pada 12 April 2020.
NHS UK. https://www.nhs.uk/live-well/sexual-health/vagina-changes-after-childbirth/
Diakses pada 12 April 2020.

Artikel Terkait