Inilah Jenis Sayuran yang Harus Dihindari Penderita Darah Tinggi

(0)
25 Jul 2020|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Salah satu jenis sayuran yang harus dihindari penderita darah tinggi adalah sayuran kalengSayuran kaleng termasuk sebagai sayuran yang harus dihindari penderita darah tinggi
Menurunkan dan menjaga tekanan darah tinggi tanpa mengonsumsi obat bukan hal yang mustahil. Sebuah studi mengungkapkan, diet vegetarian yang hanya mengonsumsi makanan dari tumbuhan dapat menurunkan hipertensi pada level normal dalam jangka waktu 2 minggu.Akan tetapi, ada jenis sayuran yang harus dihindari penderita darah tinggi. Jenis sayuran ini umumnya adalah sayuran olahan atau kalengan yang sudah ditambahkan berbagai bumbu pelengkap. Oleh karena itu, bagi Anda yang memiliki masalah darah tinggi, cara pengolahan dan bumbu pelengkap sayur yang akan dikonsumsi juga harus diperhatikan.

Jenis sayuran yang perlu dihindari penderita darah tinggi

Berikut ini adalah beberapa jenis sayuran yang harus Anda coret dari menu makanan sehari-hari ketika menderita darah tinggi.

1. Sayuran dengan tambahan garam atau penyedap rasa berlebih

Penderita darah tinggi sebaiknya mengurangi konsumsi garam. Hal ini dikarenakan garam meningkatkan jumlah natrium dalam aliran darah dan menyebabkan menurunnya kemampuan ginjal untuk mengeluarkan air karena natrium dapat menahan air. Akibatnya tekanan darah menjadi lebih tinggi karena kelebihan cairan dan tekanan ekstra pada pembuluh darah menuju ginjal.Oleh karena itu, mengonsumsi sayuran yang dibumbui garam atau penyedap rasa berlebihan sebaiknya dihindari oleh penderita darah tinggi. Walaupun sayuran tersebut sebenarnya baik bagi kesehatan, tambahan garam atau penyedap rasa di dalamnya bisa berdampak buruk bagi tubuh Anda.

2. Sayuran yang dibuat asinan dan acar

Asinan dan acar adalah jenis makanan yang terbuat dari berbagai macam sayuran yang diawetkan dengan menggunakan larutan air garam, gula, dan cuka. Keduanya merupakan jenis makanan yang tinggi kandungan natrium sehingga punya potensi bahaya bagi penderita hipertensi.Oleh karena itu, sayuran yang diolah dengan cara dibuat asinan dan acar sebaiknya dimasukkan ke dalam daftar sayuran yang perlu dihindari penderita darah tinggi.

3. Sayuran kalengan

Ada banyak jenis sayuran yang biasanya dikemas dalam kemasan kaleng, di antaranya kacang polong, jamur, wortel, jagung, brokoli, buncis, kembang kol, dan lain sebagainya. Sayuran kalengan memang lebih praktis karena biasanya jenis sayuran ini sudah siap pakai.Akan tetapi, sama halnya dengan asinan dan acar, jenis sayuran yang diawetkan dalam kaleng juga mengandung natrium tinggi. Semakin lama sayuran berada di dalam rendaman air larutan garam, semakin tinggi juga kandungan natrium meresap ke dalam sayuran tersebut sehingga berbahaya bagi kesehatan.

4. Produk tomat olahan

Jika tomat dikonsumsi langsung saat masih segar, sayuran ini akan menjadi makanan bergizi yang bermanfaat bagi tubuh. Apalagi tomat kaya akan kandungan lycopene yang memiliki manfaat antioksidan sehingga dapat menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.Namun beda halnya dengan produk tomat olahan, seperti saus tomat atau saus pasta tomat. Hal ini dikarenakan penambahan sodium pada produk tomat yang tidak sedikit. Oleh karena itu, tomat lebih dianjurkan untuk dikonsumsi dalam keadaan segar.

Sayuran yang sebaiknya dikonsumsi penderita darah tinggi

Sayuran yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita darah tinggi adalah jenis sayuran berdaun hijau. Alasannya adalah sayuran berdaun hijau kaya akan nitrat yang dapat membantu mengendalikan tekanan darah. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi 1-2 porsi sayuran kaya nitrat setiap hari dapat mengurangi hipertensi hingga 24 jam.Jenis-jenis sayuran hijau yang dapat dikonsumsi, di antaranya sawi, kubis, selada, bayam, kangkung, dan sebagainya. Cara memasak sayuran hijau yang dianjurkan adalah dibuat menjadi salad atau sup dengan tambahan minyak zaitun.Sebaiknya hindari memasak sayuran dengan cara digoreng menggunakan banyak minyak goreng, seperti gorengan atau tempura, serta hindari bumbu-bumbu tambahan yang kurang sehat, seperti kecap asin dan saus.Dengan mengenali jenis sayuran yang perlu dihindari penderita hipertensi, Anda dapat mulai mengatur poia makan yang lebih sehat. Selain menjaga pola makan, mengelola stres dan menjalani gaya hidup sehat juga sama pentingnya. Aktif bergerak dan istirahat yang cukup juga dapat berpengaruh pada kondisi tekanan darah tinggi.
hipertensitekanan darah tinggibuah dan sayuran
Live Kindly
https://www.livekindly.co/vegan-diets-reduce-high-blood-pressure-healthy-levels-2-weeks/
Diakses 13 Juli 2020
Blood Pressure UK
http://www.bloodpressureuk.org/microsites/salt/Home/Whysaltisbad/Saltseffects
Diakses 13 Juli 2020
Healthline
https://www.healthline.com/health/high-blood-pressure-hypertension/foods-to-avoid
Diakses 13 Juli 2020
Medical News Today
https://www.medicalnewstoday.com/articles/322284#fifteen-foods-that-help-to-lower-blood-pressure
Diakses 13 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait