Inilah Jenis-Jenis Alat Ukur Suhu yang Bisa Anda Gunakan

Terdapat berbagai macam alat ukur suhu tubuh yang bisa digunakan, salah satunya adalah termometer elektrik telinga yang dapat mengukur suhu tubuh melalui panas yang terpancar melalui telinga
Salah satu jenis alat ukur suhu tubuh yang sering digunakan adalah termometer elektrik telinga

Umumnya, saat sedang sakit, Anda akan terlebih dahulu mengukur suhu tubuh dengan meletakkan telapak tangan pada dahi. Namun, tentunya cara ini tidak akurat dan hanya sebagai langkah awal untuk mendeteksi ada tidaknya demam.

Untuk mengetahui secara akurat, Anda memerlukan termometer atau alat ukur suhu yang dapat membantu secara pasti untuk mengetahui berapa suhu tubuh Anda. Alat ukur suhu sebenarnya dijual secara bebas di toko ataupun apotek dengan beragam jenisnya.

Apa saja jenis-jenis alat ukur suhu yang bisa didapatkan?

Tujuan utama dari semua alat ukur suhu pastinya untuk memberikan pengukuran yang tepat mengenai suhu tubuh manusia.

Berdasarkan angka suhu tubuh yang diberikan, Anda dapat mengetahui apakah demam yang dialami dapat ditangani dengan obat di apotek atau memerlukan penanganan dokter. Anda bisa mendapatkan berbagai jenis alat ukur suhu tubuh, seperti:

  • Termometer dahi

Pernahkah saat Anda baru saja tiba di bandara internasional Singapura maupun Hong Kong, ada petugas yang mengarahkan alat berbentuk seperti barcode scanner seperti yang digunakan di kasir ke arah dahi? Ya, alat tersebut adalah termometer dahi.

Alat ukur suhu di dahi menggunakan sensor optik inframerah yang dapat mendeteksi panas, sehingga praktis untuk digunakan. Alat ukur suhu ini tidak perlu ditempelkan di dahi ataupun bagian tubuh lainnya dan cukup diarahkan ke dahi.

Alat ukur suhu di dahi dapat dengan cepat memberikan angka suhu tubuh yang dimiliki, tetapi termometer ini dapat dipengaruhi oleh lapisan keringat, krim ataupun make-up yang membuat hasil yang dikeluarkan tidak seakurat termometer digital.

Bila Anda menggunakan alat ukur suhu di dahi, sebaiknya bilas dan keringkan wajah. Tunggu sekitar 10 menit di suhu ruangan tanpa melakukan aktivitas apapun yang mengeluarkan keringat sebelum menggunakan termometer.

  • Termometer elektronik telinga

Serupa dengan alat ukur suhu di dahi, alat ukur suhu di telinga juga membaca panas yang dipancarkan dari dalam telinga. Termometer ini dapat diganti bagian ujungnya, sehingga tidak perlu repot untuk dicuci ataupun dibersihkan dengan alkohol.

Namun, alat ukur suhu di telinga dapat dipengaruhi oleh kotoran telinga yang membuatnya menjadi tidak akurat. Oleh karenanya, sangat direkomendasikan untuk membersihkan kotoran telinga sebelum menggunakan termometer ini.

Kekurangan lain dari alat ukur suhu di telinga adalah perlunya penggantian baterai serta pengaturan ulang, dan harganya yang mahal. Alat ukur suhu di telinga sebaiknya digunakan untuk anak yang sudah cukup besar.

  • Termometer air raksa

Alat ukur suhu menggunakan air raksa biasanya berbentuk tabung dari kaca yang berisi cairan air raksa atau merkuri. Biasanya alat ukur suhu ini diletakkan di bawah lidah sampai air raksa berhenti naik ke berhenti di angka tertentu.

Namun, sekarang ini, alat ukur suhu dengan air raksa sudah tidak digunakan lagi karena mudah pecah dan mengeluarkan air raksa yang beracun bagi tubuh.

  • Termometer galium

Alat ukur suhu dengan senyawa galinstan atau galium digunakan sebagai pengganti termometer air raksa yang beracun. Serupa dengan termometer air raksa, alat ukur suhu galium juga berbentuk tabung kaca.

Meskipun tidak beracun, termometer galium membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mengukur suhu tubuh. Waktu yang dibutuhkan berkisar dari empat menit saat diletakkan di mulut dan 10 menit saat diletakkan di ketiak.

Anda juga perlu mengatur termometer dengan menggoyangkan-goyangkannya dan mencuci atau mengelap alat ukur suhu dengan alkohol sebelum digunakan kembali.

  • Termometer digital

Alat ukur suhu digital dijual dalam beragam ukuran dan bentuk, serta memberikan hasil yang paling akurat dari alat ukur suhu lainnya dalam waktu yang singkat, yaitu 10 sampai 15 detik.

Alat ukur suhu digital digunakan dengan memasukkan alat ukur ke dalam mulut atau anus. Alternatif lainnya adalah dengan menempelkannya ke ketiak.

Kekurangan dari termometer digital adalah bagian ujung pembaca suhu tubuhnya menggunakan nikel. Nikel dapat menimbulkan reaksi alergi pada orang yang memiliki alergi terhadap logam.

Selain itu, alat ukur suhu digital juga dapat dipengaruhi oleh gelombang elektromagnetik yang dipancarkan oleh alat elektronik lainnya. Anda juga perlu mengganti baterai bila habis dan mengelap bagian ujung alat ukur suhu dengan alkohol sebelum digunakan kembali.

  • Termometer strip

Termometer strip dijual dalam bentuk strip yang terbuat dari plastik. Termometer ini akan berubah warna sesuai dengan suhu tubuh. Anda dapat menempelkan alat ukur suhu bentuk strip di ketiak, dalam mulut, ataupun di atas dahi.

Meskipun demikian, alat ukur suhu ini tidak terlalu akurat dan hanya memberikan perkiraan kasar mengenai suhu tubuh yang diukur. Anda juga perlu menyimpan termometer strip pada suhu di bawah 35 derajat celcius karena strip mudah meleleh.

Bila tidak sengaja meletakkannya di tempat bersuhu yang tinggi, segera letakkan alat ukur suhu dalam pendingin, kemudian alat ukur suhu pada tempat yang bersuhu ruangan sehari sebelum digunakan.

Catatan dari SehatQ

Alat ukur suhu tubuh atau termometer digunakan untuk mengukur suhu tubuh dengan akurat. Anda bisa membeli alat ukur suhu tubuh di apotek ataupun toko lain yang menjual termometer dengan berbagai jenis dan bentuk, seperti:

  • Termometer dahi
  • Termometer eletronik telinga
  • Termometer air raksa
  • Termometer galium
  • Termometer digital
  • Termometer strip

Setiap alat ukur suhu tubuh memiliki keuntungan dan kekurangannya, Anda hanya perlu memilih jenis termometer yang sesuai untuk diri Anda.

Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/articles/15272-thermometers-types
Diakses pada 01 Oktober 2019

HealthDirect. https://www.healthdirect.gov.au/types-of-thermometer
Diakses pada 01 Oktober 2019

SynappseHealth. https://synappsehealth.com/en/articles/i/types-of-thermometers-and-their-application/
Diakses pada 01 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed