Inilah Daftar Vitamin Cepat Hamil yang Sebaiknya Dikonsumsi Pasangan yang Sedang Promil

(0)
18 Aug 2020|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Vitamin cepat hamil dapat membantu mendapatkan kehamilan dengan segeraVitamin cepat hamil harus dikonsumsi dengan dosis yang tepat
Setiap pasangan tentu menginginkan kehadiran seorang anak. Bahkan banyak pasangan yang melakukan program kehamilan (promil) agar segera mendapat momongan. Salah satu caranya adalah dengan memerhatikan asupan nutrisi dan vitamin bagi wanita yang ingin hamil.Dengan mengonsumsi vitamin tertentu, kesehatan reproduksinya dapat lebih terjaga sehingga mampu mempersiapkan kehamilan dengan baik. Terdapat berbagai pilihan vitamin cepat hamil yang bisa Anda coba. Apa saja?

Mengonsumsi vitamin cepat hamil

Vitamin memainkan peran penting dalam kesehatan tubuh wanita, seperti menstruasi dan ovulasi, fungsi tiroid, produksi energi, fungsi kekebalan tubuh, serta kualitas dan pematangan sel telur. Oleh sebab itu, asupan vitamin sangatlah diperlukan ketika Anda mencoba mempersiapkan kehamilan yang sehat. Berikut vitamin penunjang kehamilan yang sebaiknya Anda konsumsi:

1. Asam folat

Mengonsumsi asam folat atau vitamin B9 telah dikaitkan dengan peluang yang lebih besar untuk hamil, meningkatkan kesuburan, dan mengurangi risiko cacat tabung saraf pada bayi. Anda disarankan untuk mengonsumsi 400-800 mcg suplemen asam folat setiap hari setidaknya satu bulan sebelum kehamilan.

2. Vitamin B

Dalam penelitian kesehatan Nurses Health Study II, asupan vitamin B1, B2, B3, B6, dan B12 yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko infertilitas ovulasi yang lebih rendah. Bahkan memiliki kadar vitamin B12 dan folat yang tinggi dapat meningkatkan kesuburan pada wanita yang menjalani perawatan infertilitas. Di sisi lain, vitamin B juga bisa membantu meningkatkan kualitas sperma. Hal ini tentu berpengaruh positif untuk menunjang terciptanya kehamilan.
Mengonsumsi vitamin C dari sumber alaminya seperti jeruk
Anda bisa mendapatkan vitamin C dari buah jeruk

3. Vitamin C

Vitamin C merupakan antioksidan kuat yang memainkan peran penting dalam kesuburan. Antioksidan bisa membantu memperbaiki stres oksidatif pada proses reproduksi wanita. Tak hanya itu, vitamin ini juga dapat menunjang kesehatan sperma, serta meningkatkan jumlah dan pergerakannya.

4. Vitamin D

Vitamin D juga dipercaya dapat meningkatkan stimulasi ovarium. Beberapa penelitian pun mengaitkan kekurangan vitamin ini dengan ketidaksuburan pada wanita maupun pria. Tak hanya untuk wanita, vitamin D juga bisa meningkatkan kualitas sperma sehingga lebih mungkin untuk hamil.

5. Vitamin E

Vitamin E dipercaya dapat meningkatkan kesehatan reproduksi wanita secara umum dengan melawan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel. Sifat antioksidan yang dimilikinya mampu menambah kesuburan baik pada wanita maupun pria. Pada pria khususnya, vitamin ini juga bisa meningkatkan fungsi dan pergerakan sperma sehingga lebih mudah untuk membuahi. 

6. Zinc

Zinc dipercaya dapat membantu pembuahan dan perkembangan sel telur. Sebuah studi pada tahun 2019 menunjukkan bahwa rendahnya zinc dalam darah dikaitkan dengan waktu yang lebih lama untuk hamil. Di samping itu, zinc juga penting dalam meningkatkan kualitas sperma. Beberapa penelitian menemukan bahwa kekurangan mineral ini bisa menyebabkan sperma berkualitas rendah.
Susu merupakan sumber kalsium yang baik untuk Anda yang sedang program hamil
Minum susu akan membantu meningkatkan asupan kalsium

7. Kalsium

Penelitian yang diterbitkan pada tahun 2013 menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi lebih banyak produk susu yang tinggi kalsium memiliki risiko lebih rendah mengalami masalah endometriosis dan ovulasi. Di sisi lain, kekurangan kalsium dapat menjadi penyebab ketidaksuburan pada pria karena nutrisi tersebut terlibat dalam produksi sperma. Hal ini bisa berpengaruh terhadap peluang Anda untuk hamil.

8. Zat besi

Infertilitas ovulasi yang membuat seseorang susah hamil dapat disebabkan oleh kekurangan zat besi. Sebuah studi jangka panjang yang melibatkan lebih dari 18 ribu wanita menunjukkan bahwa suplemen zat besi tampaknya mengurangi risiko infertilitas ovulasi sehingga lebih mungkin untuk hamil. Dalam mempersiapkan kehamilan, Anda tentu saja harus melengkapi asupan vitamin tersebut. Sebetulnya, vitamin bisa didapat dari makanan yang Anda konsumsi sehari-hari, misalnya dari sayur, buah, daging, biji-bijian, kacang-kacangan, ikan, susu, dan lainnya. Akan tetapi, jika tidak mencukupi maka Anda memerlukan vitamin tambahan berupa suplemen. Sebelum membeli suplemen, pastikan Anda berkonsultasi pada dokter untuk memastikan vitamin apa yang dibutuhkan oleh tubuh Anda.
vitaminmerencanakan kehamilanvitamin b9asam folatvitamin evitamin dzat besivitamin c
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5836012/
Diakses pada 05 Agustus 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/fertility/fertility-vitamins#iron
Diakses pada 05 Agustus 2020
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/vitamins-for-fertility-what-should-you-be-taking-4140655
Diakses pada 05 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait