Catokan rambut bisa memberikan dampak buruk bila digunakan terlalu sering
Seorang wanita sedang menggunakan alat catok rambut

Mencatok rambut adalah salah satu bentuk penataan rambut yang dilakukan oleh banyak perempuan. Bagi perempuan, menggunakan catokan rambut sering kali menjadi cara yang paling mudah untuk meluruskan rambut tanpa memakan waktu yang lama. Karena kepraktisannya tersebut, kini banyak perempuan yang bergantung pada catokan rambut untuk menata rambut sehari-hari.

Padahal ada cara lain jika Anda ingin menata rambut, seperti menggunakan rol rambut, menyisir rambut sampai kering, memakai sampo dan conditioner yang tepat, atau mengepang rambut. Sederhana, kan? Beberapa cara tersebut juga bisa membantu meminimalisir kerusakan pada rambut.

Bahaya penggunaan catokan rambut terlalu sering

Di balik kebiasaan menggunakan catokan rambut, terdapat sejumlah bahaya yang mengancam kondisi rambut Anda. Berikut ini beberapa bahayanya yang harus Anda ketahui.

1. Rambut menjadi kering

Pernahkah Anda memerhatikan asap yang keluar dari rambut Anda saat menggunakan catokan rambut? Cahaya tersebut sebenarnya adalah uap.

Catokan rambut berfungsi menyerap semua kelembapan dari rambut Anda untuk meluruskannya. Dan satu-satunya cara agar kelembapan dari rambut Anda bisa lepas adalah dengan menguap dan berubah menjadi uap.

Inilah sebabnya mengapa rambut Anda kembali ke keadaan semula setelah mencucinya atau keramas. Penggunaan catokan rambut dalam jangka waktu lama dapat menghilangkan minyak alami yang ada pada rambut Anda dan membuatnya menjadi sangat kering dan rapuh.

2. Kerontokan rambut hingga menggalami kebotakan

Salah satu risiko terbesar yang terkait dengan penggunaan catokan rambut adalah kerontokan rambut. Terlalu sering terpapar panas dari alat catokan rambut dan bahan kimia yang digunakan dapat menyebabkan kerusakan pada folikel atau akar rambut sehingga memicu terjadinya kerontokan rambut.

Dalam jangka panjang, akar rambut akan melemah dan kerontokan rambut akan berlanjut, bahkan bisa menyebabkan kebotakan.

3. Gatal pada kulit kepala

Terlalu banyak panas dan bahan kimia yang digunakan saat mencatok rambut memang dapat menghilangkan kelembapan pada kulit kepala. Hal itu juga dapat menghilangkan kemampuan alaminya, yaitu menghasilkan minyak.

Produksi minyak alami pada kulit kepala bisa terhambat karena kematian folikel atau akar rambut. Ketika kelembapan di kulit kepala mulai berkurang, Anda akan mulai mengalami gejala, seperti kemerahan, gatal, dan mengelupas.

Gejala tersebut bahkan dapat mempengaruhi area sekitar leher dan dahi. Kulit kepala yang gatal biasanya sangat mengganggu karena Anda tidak akan merasa tenang. Untuk menghindari hal ini, cobalah untuk mengurangi intensitas penggunaan catokan rambut.

4. Rambut menjadi kusut

Memiliki rambut yang keriting adalah salah satu alasan yang akan membuat banyak orang berpikir untuk meluruskan rambut.

Namun, apakah Anda menyadari jika terlalu sering menggunakan catokan rambut justru akan membuat rambut menjadi lebih keriting? Bahkan rambut Anda bisa menjadi kusut dan susah diatur. Rambut yang kusut akan membuat penataan rambut Anda jadi bermasalah.

Untuk mengatasi rambut kusut, hindari terlalu sering menggunakan catokan rambut. Setelah keramas dan merapikan rambut, pastikan Anda menggunakan conditioner atau oleskan minyak zaitun/minyak kelapa pada rambut untuk membuat rambut Anda lembap dan mencegah rambut menjadi kusut.

5. Ujung rambut bercabang

Ujung rambut menjadi bercabang merupakan salah satu dampak terlalu sering menggunakan catokan rambut tanpa diimbangi dengan perawatan rambut yang sesuai.

Hal tersebut dapat menyebabkan lapisan pada batang rambut semakin rapuh. Alhasil, ujung-ujung rambut menjadi bercabang yang juga membuat rambut Anda menjadi terliat tidak sedap dipandang.

6. Timbulnya reaksi alergi

Mungkin Anda tidak menyadari adanya alergi terhadap bahan kimia saat melakukan perawatan rambut dengan catokan. Reaksi alergi terhadap bahan kimia ini biasanya terjadi sesaat setelah melakukan perawatan atau beberapa hari kemudian.

Efek yang ditimbulkan dapat menyebabkan iritasi pada kulit kepala dan kulit Anda, seperti ruam dan kemerahan serta iritasi pada mata.

Efek samping menggunakan catokan rambut terdengar mengerikan. Namun, sebenarnya tidak semengerikan itu selama Anda tidak terlalu sering menggunakannya dan melakukan perawatan yang tepat setelahnya.

Sekarang Anda tahu efek samping yang biasa terjadi dari penggunaan catokan rambut yang terlalu sering. Oleh karena itu, berhati-hatilah dan gunakan seperlunya sesuai kebutuhan.  

Elle. https://www.elle.com/beauty/hair/how-to/a39788/how-to-straighten-hair-without-heat/
Diakses pada 03 Mei 2020

Hairstraightenerlab. https://www.hairstraightenerlab.com/side-effects-of-straightening-hair-you-should-be-aware-of/
Diakses pada 03 Mei 2020

Indiaparenting. https://www.indiaparenting.com/beauty/article.cgi?art_id=248&sec_id=1
Diakses pada 03 Mei 2020

Stylecraze. https://www.stylecraze.com/articles/side-effects-of-hair-straightening/
Diakses pada 03 Mei 2020

Artikel Terkait