Ini yang Akan Anda Alami Saat Tambal Gigi Berlubang

Tambal gigi tidaklah sakit dan merupakan cara paling efektif untuk obati gigi berlubang
Proses tambal gigi tidak rumit jika dilakukan sebelum lubang membesar

Tambal gigi adalah prosedur yang paling efektif untuk mengobati gigi berlubang. Prosedur ini akan mengembalikan bentuk gigi Anda seperti semula dan membuat fungsi gigi bisa kembali berjalan. Apabila dibiarkan tanpa perawatan, lubang pada gigi akan semakin membesar dan membuat infeksi meluas hingga ke saraf,. Akibatnya, gigi harus dicabut atau mendapatkan perawatan saluran akar.

Proses penambalan gigi umumnya bisa dilakukan dalam satu kali kunjungan ke dokter gigi. Namun jika lubang yang ada di gigi cukup besar dan dalam, Anda mungkin memerlukan dua kali kunjungan dengan jarak antarkunjungan selama kurang lebih tujuh hari.

Tergantung dari kondisi gigi, proses penambalan bisa menimbulkan nyeri, tapi juga mungkin saja tanpa nyeri. Jika Anda merasa kesakitan, dokter akan memberikan bius di gusi. Jadi, Anda bisa merasa lebih nyaman. Dengan memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan, Anda bisa menjalani tambal gigi dengan gratis.

Tahapan tambal gigi yang akan Anda lalui

Tambal gigi bisa dilakukan oleh dokter gigi di berbagai fasilitas kesehatan, seperti klinik, Puskesmas, hingga rumah sakit. Tidak ada persiapan khusus yang perlu Anda lakukan jika ingin menambal gigi yang berlubang. Jadi Anda bisa langsung datang ke dokter saat merasa lubang di gigi sudah mengganggu.

Saat pertama datang ke klinik atau fasilitas kesehatan yang lain, dokter akan memeriksa kondisi gigi dan rongga mulut Anda secara keseluruhan. Setelah itu, dokter akan menjelaskan mengenai tahapan penambalan hingga biaya tambal yang sekiranya akan Anda keluarkan.

Dokter juga akan menjelaskan tentang bahan tambal gigi yang dapat digunakan. Sebenarnya ada bermacam-macam jenis bahan tambal yang dapat digunakan. Namun saat ini di Indonesia, ada dua bahan yang paling umum digunakan, yaitu GIC dan resin komposit.

Tambal gigi before dan after
Sebelum dan sesudah prosedur tambal gigi

Setelah memahami harga maupun bahan yang digunakan, maka Anda bisa dapat mulai menjalani proses tambal gigi. Berikut ini tahap-tahapnya.

1. Pembersihan area gigi berlubang

Dokter tidak akan langsung menambal gigi yang berlubang. Sebab, kotoran berwarna cokelat kehitaman yang ada di dalam gigi berlubang harus dibersihkan terlebih dahulu. Perubahan warna di lubang gigi tersebut terjadi akibat bakteri yang menginfeksi.

Area ini perlu dibersihkan hingga benar-benar tuntas, agar bakterinya pun bisa hilang sempurna. Sehingga saat gigi nantinya ditambal, tidak terjadi karies sekunder atau lubang lanjutan akibat sisa bakteri.

Pembersihan ini dilakukan menggunakan alat yang disebut dengan bur gigi. Proses pengeburan gigi inilah yang bagi sebagian orang dirasa menakutkan karena rasa ngilu atau suara bising yang dihasilkan.

Namun, Anda tidak perlu khawatir. Sebab apabila rasa nyeri tersebut sangat mengganggu, dokter dapat memberikan bius lokal pada gusi di dekat gigi yang sedang dibur, untuk mengurangi rasa ngilu.

2. Pengolesan bahan perekat tambalan

Setelah gigi benar-benar bersih, maka tahap tambal gigi selanjutnya adalah pengolesan bahan perekat tambalan yang disebut dengan bonding. Bahan bonding diperlukan agar bahan tambal bisa merekat sempurna ke permukaan gigi.

3. Penempatan bahan tambal

Setelah bahan bonding ditaruh, maka bahan tambal gigi baru akan mulai dimasukkan. Dokter gigi akan menggunakan bahan tambal yang sewarna dengan gigi asli. Dengan demikian, hasil tambalan nanti bisa terlihat lebih natural dan tidak terlalu berbeda dengan struktur gigi yang sudah lebih dulu ada.

Penentuan warna gigi biasanya akan dilakukan di awal perawatan, sebelum pembersihan menggunakan bur dilakukan.

Setelah itu, bahan tersebut akan mulai dimasukkan sedikit demi sedikit sambil dibentuk sesuai anatomi gigi. Dokter juga akan membentuk bahan tambal tersebut sesuai dengan permukaan kunyah gigi, agar Anda merasa nyaman saat nantinya menggunakan gigi tersebut untuk menggigit atau mengunyah.

4. Tes gigit

Tes gigit dilakukan agar Anda bisa merasakan ada atau tidaknya rasa mengganjal pada tambalan. Jika terasa mengganjal, dokter akan menyesuaikan kembali ketinggian tambalan.

5. Finishing

Apabila semua tahap di atas sudah selesai, maka tahap akhir adalah finishing. Finishing diperlukan agar permukaan tambal semakin halus dan tidak ada celah yang memungkinkan bakteri kembali masuk.

Proses tambal gigi yang disebutkan di atas adalah proses yang akan dilalui secara umum. Apabila gigi yang berlubang cukup besar atau cukup parah, maka dokter biasanya melakukan langkah tambahan seperti pemeriksaan rontgen.

Pada kondisi gigi yang sangat ngilu dan lubangnya dalam, dokter juga mungkin akan memberikan bahan pereda nyeri di dalam lubang, lalu lubang akan ditutup menggunakan tambalan sementara. Setelah itu, Anda akan diperbolehkan pulang dan diminta untuk datang kembali beberapa hari setelahnya untuk mengeluarkan bahan pereda nyeri. Selanjutnya, dokter akan mengganti tambalan sementara dengan tambalan permanen.

Setelah tambal gigi, apa yang harus dilakukan?

Setelah prosedur dilakukan, apabila Anda merasa sedikit ngilu pada gigi yang ditambal, maka kondisi tersebut adalah hal yang normal. Biasanya, rasa ngilu ini akan hilang dengan sendirinya setelah satu minggu. Rasa tidak nyaman setelah gigi ditambal pun adalah hal yang biasa terjadi dan hanya memerlukan penyesuaian selama beberapa hari atau minggu hingga Anda merasa nyaman menggunakan permukaan gigi yang baru tersebut.

Namun jika rasa ngilu dan tidak nyaman idak kunjung hilang dan sudah benar-benar mengganggu, Anda bisa kembali menghubungi dokter gigi yang merawat untuk mendapatkan perawatan kembali.

Gigi yang sudah ditambal masih bisa kembali berlubang jika kebersihannya tidak dijaga. Sehingga setelah tambal gigi, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal untuk menjaga tambalan agar tetap awet dan tidak mudah rusak, yaitu dengan:

  • Rutin membersihkan gigi dengan cara seperti biasa, yaitu menyikat gigi minimal dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur
  • Menggunakan juga benang gigi atau dental floss untuk mebersihkan sisa makanan di sela-sela gigi, satu kali sehari
  • Tidak mengonsumsi makanan yang lengket dan keras beberapa hari setelah tambal gigi kerena gigi biasanya masih nyeri. Hal ini juga dilakukan agar tambalan tidak mudah pecah atau rusak.
  • Sebisa mungkin menghindari konsumsi makanan dan minuman yang terlalu dingin atau panas beberapa hari setelah penambalan, agar rasa ngilu tidak bertambah parah
  • Mengurangi konsumsi makanan dan minuman berwarna seperti teh atau kopi (apabila yang ditambal adalah gigi depan), karena dalam jangka panjang akan mengubah warna tambalan menjadi lebih kuning

Jangan tunda rencana untuk menambal gigi meski lubang masih terlihat kecil dan belum terlalu mengganggu. Sebab semakin parah kondisi lubang, maka akan semakin rumit juga proses penambalan yang akan dilakukan, dan bisa berujung pada biaya perawatan yang lebih mahal. Jika dilakukan sejak dini, penambalan bisa dilakukan dengan langkah sederhana dan biaya yang lebih terjangkau.

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/dental-health-fillings#1
Diakses pada 27 Mei 2020

Medicinet. https://www.medicinenet.com/fillings/article.htm
Diakses pada 27 Mei 2020

Country Dental. https://countrydental.ca/blog/care-tips-after-dental-filling/
Diakses pada 27 Mei 2020

Artikel Terkait