Pelajari Cara Menjaga Kesehatan Hati Berikut Ini, Agar Tetap Prima di Hari Tua

Hati merupakan organ penting yang berpotensi mengalami gangguan, terutama pada lansia
Berolahraga secara teratur menjadi salah satu cara menurunkan risiko gangguan hati di hari tua.

Perkataan tentang hati-hati dalam menjaga hati memang ada benarnya. Dalam hal ini, hati yang dimaksud bukanlah perasaan, melainkan organ hati atau liver. Sebab, organ penting ini memang berpotensi mengalami sejumlah masalah kesehatan, termasuk hepatitis dan gangguan hati lainnya, seperti kondisi asites, sirosis, hepatomegali, kanker hati, hingga gagal hati

Risiko tersebut akan meningkat saat Anda memasuki masa lansia. Oleh karena itu, perhatikan cara menjaga kesehatan hati berikut ini untuk menjaga organ hati tetap prima hingga hari tua nanti.

[[artikel-terkait]]

1. Perhatikan asupan makanan & air

Batasi konsumsi makanan dengan kandungan lemak jenuh yang tinggi, tinggi kalori, rendah karbohidrat, dan memiliki banyak gula. Pilihlah susu yang rendah lemak, serta penuhi kebutuhan serat dari buah dan sayur. Selain itu, jangan lupa untuk mengonsumsi cukup air untuk menghindari dehidrasi.

2. Hindari zat beracun

Hindari paparan langsung dengan zat-zat yang beracun. Sebab, zat beracun ini dapat merusak sel-sel hati, dan berujung menjadi penyakit. Zat-zat tersebut, yang mungkin ada di sekitar Anda dan adalah:

  • Produk aerosol, misalnya parfum, semprotan antinyamuk, pengharum ruangan
  • Insektisida, misalnya obat pembasmi hama
  • Zat aditif, misalnya pewarna buatan

3. Membatasi konsumsi alkohol

Bukan rahasia lagi, konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, dapat merusak sel hati dan menyebabkan gangguan hati, termasuk peradangan pada hati.  Anda harus bisa membatasi konsumsi alkohol, atau benar-benar menghentikan konsumsinya.

Jika terdapat keadaan yang membuat Anda tidak bisa menghindari minuman ini, cobalah untuk konsultasi dengan dokter, untuk mengetahui batas maksimal konsumsi alkohol yang direkomendasikan.

4. Olahraga dengan teratur

Melakukan aktivitas fisik dengan teratur dalam porsi yang cukup dapat membantu pembakaran trigliserida. Kadar lemak dan trigliserida yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan perlemakan hati. 

5. Lakukan seks dengan aman

Perilaku seks yang tidak aman menjadi salah satu faktor risiko gangguan hati, seperti hepatitis B dan hepatitis C. Oleh karena itu, selalu gunakan kondom dalam berhubungan seks, dan sebisa mungkin tidak berganti pasangan.

6. Mendapatkan vaksinasi

Anda dapat mencegah terjadinya gangguan hati seperti hepatitis A dan hepatitis B dengan mendapatkan vaksin.

7. Cari pertolongan medis jika terpapar darah

Segera datang ke layanan kesehatan terdekat apabila Anda terkena darah orang lain. Kontak darah dengan penderita merupakan salah satu penyebab dari hepatitis C.

8. Berhati-hati dengan penggunaan jarum

Jika berencana memiliki tato, pastikan jarum yang digunakan oleh artis tato pilihan Anda, bersih dan steril. Penggunaan jarum yang tidak steril, dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit, termasuk hepatitis B.

9. Gunakan obat sesuai petunjuk pemakaiannya

Konsumsi obat yang tidak sesuai petunjuk penggunaannya, berpotensi membuat Anda terserang gangguan kesehatan pada organ hati. Selalu ikuti dosis yang telah tercantum di label, atau resep dokter.

Selain itu, jangan sembarangan mencampur obat-obatan. Sebaiknya, sampaikan riwayat medis Anda pada dokter, saat berkonsultasi.

10. Jangan berbagi penggunaan perlengkapan pribadi 

Beberapa peralatan pribadi, seperti alat cukur, sikat gigi, dan pemotong kuku, mungkin saja mengandung partikel kecil dari darah, atau cairan tubuh. Selalu siapkan alat yang menjadi kebutuhan Anda sendiri.

Jangan meminjamkan alat-alat tersebut dengan orang lain, termasuk pada teman dan keluarga. Sebab, penularan hepatitis B dapat disebabkan oleh penggunaan perlengkapan pribadi bersama-sama orang lain.

Langkah-langkah di atas mungkin terlihat sederhana bagi Anda. Namun, hal-hal tersebut penting dilakukan, sebagai cara menjaga kesehatan hati, sekaligus mengurangi risiko terjadinya gangguan hati, termasuk hepatiti. Dengan demikian, Anda bisa menjalani masa lansia dengan sehat.

Cleve and Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/4246-hepatitis-b
Diakses pada 20 Juni 2019

Liver Foundation. https://liverfoundation.org/13-ways-to-a-healthy-liver/
Diakses pada 20 Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/fatty-liver#riskfactors
Diakses pada 20 Juni 2019

WebMD. https://www.webmd.com/hepatitis/understanding-hepatitis-c-prevention#1
Diakses pada 20 Juni 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed