Puasa Saat Hamil Muda? Ini Tips Aman Melakukannya


Puasa saat hamil muda, boleh atau tidak ya? Pertanyaan tersebut mungkin muncul di benak Anda ketika usia kehamilan trimester pertama dan ingin menjalani puasa Ramadan. Meski tidak diwajibkan berpuasa Ramadan, ibu hamil boleh saja menjalani puasa asalkan berkonsultasi dengan dokter kandungan dulu.

(0)
Puasa saat hamil muda, masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli kesehatan Puasa saat hamil muda sebaiknya pastikan kebutuhan nutrisi Anda dan janin terpenuhi bila Anda cukup sehat dan kuat.
Puasa saat hamil muda tentu perlu diketahui keamanannya.Saat hamil, ibu sebenarnya diperbolehkan untuk tidak menunaikan ibadah puasa Ramadan.Akan tetapi, tak sedikit para ibu hamil yang merasa sanggup untuk menjalani puasa, terutama saat usia kehamilan trimester pertama.Lantas, apakah puasa aman dilakukan saat hamil muda?

Ibu hamil tidak diwajibkan untuk berpuasa Ramadan

puasa saat hamil muda masih menuai pro dan kontra
Puasa saat hamil masih menjadi perdebatan di kalangan para ahli kesehatan
Sebenarnya, ibu hamil tidak diwajibkan menjalani puasa Ramadhan apabila merasa tidak sanggup atau khawatir terjadi sesuatu pada janin yang tengah dikandungnya.Di kalangan para ahli kesehatan sendiri, untuk mengetahui bolehkah ibu hamil berpuasa, termasuk hamil muda boleh puasa, masih menjadi perdebatan. Beberapa hasil penelitian ada yang mengungkapkan bahwa anjuran hamil muda boleh puasa dapat berisiko membuat bayi lahir prematur serta bayi lahir dengan berat badan rendah dibandingkan dengan ibu hamil yang tidak berpuasa. Sementara, hasil penelitian lainnya dari Journal of Nutritional Science menyatakan bahwa ibu hamil yang berpuasa dan tidak berpuasa saat Ramadan tidak ditemukan perbedaan pada pertumbuhan bayi dan waktu kelahiran bayi.Namun, risiko tersebut tergantung pula pada kondisi kesehatan ibu hamil secara keseluruhan.Selain penelitian terkait hamil muda boleh puasa, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai risiko puasa saat hamil muda bagi ibu hamil dan sang janin. 

Puasa saat hamil muda, aman atau tidak? 

Umumnya, trimester 1 kehamilan (1-13 minggu), Anda akan mengalami serangkaian keluhan kehamilan yang wajar terjadi.Mulai dari mual, muntah, lemas, pusing, tidak nafsu makan, serta tubuh ibu hamil yang masih terus beradaptasi dengan perubahan hormonal. Jika memaksakan diri dengan anggapan “hamil muda boleh puasa” dengan kondisi tersebut, dikhawatirkan dapat membahayakan kondisi kesehatan Anda dan janinnya. Mual dan muntah secara berlebihan yang Anda alami pada trimester awal kehamilan bisa menyebabkan dehidrasi.Kondisi kekurangan cairan tubuh pada ibu hamil bisa memengaruhi fungsi kerja ginjal dan jumlah cairan yang mengelilingi bayi. Sementara, pada janin bisa menyebabkan kurangnya nutrisi yang masuk. Padahal, nutrisi yang cukup sangat dibutuhkan oleh janin pada awal masa pembentukan, pertumbuhan, dan penyempurnaan organ-organ tubuhnya.
Puasa saat hamil muda aman atau tidak
Pastikan  berkonsultasi dengan dokter kandungan sebelum memutuskan untuk menjalani puasa
Beberapa sumber menyatakan bahwa puasa saat hamil paling aman dilakukan saat usia trimester kedua kehamilan (4-7 bulan).Pasalnya, usia kehamilan kurang dari 4 bulan dikhawatirkan masih rentan terjadi keguguran, sedangkan lebih dari 7 bulan biasanya ibu hamil sering merasa lelah sehingga membutuhkan asupan makanan yang lebih banyak. Meski demikian, kondisi ini berbeda-beda untuk setiap ibu hamil. Maka dari itu, perlu dipastikan untuk mengetahui hasil konsultasi dengan dokter kandungan. Jadi, sebaiknya sebelum memutuskan menjalani puasa, ibu hamil harus memeriksakan diri terlebih dahulu pada dokter kandungan mengenai kondisi tubuh dari ibu dan sang janin, serta menanyakan apakah Anda boleh berpuasa atau tidak.Dokter kandungan akan memberikan saran yang tepat sesuai dengan kondisi Anda dan janin.Jika dokter kandungan menyatakan Anda cukup sehat dan kuat untuk menjalani puasa saat hamil muda, pastikan kebutuhan nutrisi yang diperlukan oleh Anda dan janin dapat terpenuhi dengan baik.Hal ini penting untuk mencegah kemungkinan bayi lahir dengan kondisi berat badan lahir rendah, prematur, atau kemungkinan buruk lainnya.

Kondisi berisiko saat puasa bagi ibu hamil muda

Meski dokter menyatakan kepada Anda ketika Anda hamil muda boleh puasa, ada beberapa kondisi yang tidak disarankan untuk berpuasa. Beberapa kondisi kehamilan yang berisiko tinggi, di antaranya:
  • Hamil kembar
  • Mengalami komplikasi saat hamil (hipertensi, diabetes, anemia)
  • Gizi buruk
  • Pertumbuhan janin terhambat
  • Umur kehamilan terlalu muda atau tua.

Akibat memaksakan puasa ketika hamil muda

Saat memasuki trimester pertama, organ penting janin sedang berkembang dengan pesat. Tubuh ibu pun juga sedang menyesuaikan dengan perubahan yang ada.Memaksakan diri untuk berpuasa meski telah dilarang dokter terbukti menimbulkan risiko, seperti:
  • Bayi lahir cacat
  • Keguguran
  • Lahir prematur.

Tips aman menjalani puasa saat hamil muda

Menjalani puasa saat hamil muda memang bukan suatu hal yang mudah.Pasalnya, Anda harus tetap menjaga kondisi kesehatan dirinya dan janin dalam kandungan dengan cara selalu memenuhi kebutuhan nutrisi.Nah, berikut adalah tips aman menjalani puasa yang perlu dilakukan saat hamil muda:

1. Perbanyak asupan cairan 

Perlu diingat bahwa selama hamil kebutuhan cairan tubuh ibu hamil akan semakin meningkat dari hari ke hari. Jadi, jika ingin menjalankan ibadah puasa, pastikan Anda minum banyak air saat sahur dan berbuka puasa. Ibu hamil perlu minum air putih setidaknya 8 gelas atau 2 liter per hari. Anda juga bisa memperbanyak konsumsi cairan melalui sayuran, buah-buahan, sup, dan makanan berkuah lainnya. Hindari makan makanan asin saat sahur karena dapat membuat Anda menjadi haus terus menerus. Hindari juga minum minuman berkafein, seperti teh, kopi, cokelat, dan minuman bersoda karena jenis minuman tersebut dapat mendorong lebih banyak cairan hilang dari tubuh serta dapat memicu timbulnya sakit kepala. Salah satu tips aman menjalani puasa saat hamil muda ini penting agar Anda terhindar dari dehidrasi saat puasa

2. Makan makanan bergizi

Makan makanan bergizi melalui asupan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral juga menjadi tips aman menjalani puasa saat hamil muda berikutnya. Jadi, pastikan Anda mengonsumsi sayuran dan buah-buahan setiap harinya saat sahur dan berbuka puasa. Selain itu, makanlah makanan yang mengandung asam folat, zat besi, dan kalsium, yang bisa diperoleh dari sayuran hijau, daging, telur, dan susu. Zat-zat gizi tersebut penting untuk dipenuhi pada masa awal-awal kehamilan. 

3. Perhatikan berat badan

Perhatikan berat badan sebelum dan saat sedang menjalani puasa. Saat usia trimester pertama kehamilan, Anda disarankan dapat meningkatkan berat badan 1-3 kilogram. Jika terjadi penurunan berat badan maka kemungkinan besar dapat meningkatkan risiko pada janin. Jadi, pertahankan berat badan Anda dan lakukan konsultasi dengan dokter kandungan sesuai jadwal. 

4. Cukup istirahat dan jangan stres

Perubahan rutinitas, kekurangan asupan minuman dan makanan, serta perbedaan waktu untuk makan dan minum bisa saja menyebabkan ibu hamil menjadi stres. Oleh karena itu, Anda harus mengatur waktu istirahat dengan baik agar tidak menyebabkan stres dan mengganggu kondisi kesehatan.
informasi selengkapnya mengenai tips puasa

Catatan dari SehatQ

Puasa saat hamil muda harus dikonsultasikan dengan dokter terlebih dahulu.Jika Anda memutuskan untuk menjalani ibadah puasa saat hamil muda, lalu merasa sangat haus, merasa mual, ingin muntah, lemas, pusing, dan ingin pingsan di tengah-tengah puasa, sebaiknya segera batalkan puasa untuk mencegah kemungkinan buruk yang dapat terjadi.Konsultasikan dengan dokter kandungan bila gejala kondisi tersebut terus terjadi selama beberapa hari.Bila Anda ingin meraih kehamilan sehat ketika puasa, Anda bisa mengetahui lebih lanjut terkait tips puasa untuk ibu hamil melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
tips puasahamilkehamilantrimester pertama kehamilanramadanibu hamil
British Nutrition Foundation. https://www.nutrition.org.uk/healthyliving/nutritionforpregnancy/ramadanpregnancy.html?
Diakses pada 21 April 2020
Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a1028954/fasting-in-pregnancy
Diakses pada 21 April 2020
Center for Fetal Medicine & Women’s Ultrasound. https://www.centerforfetalmedicine.com/blog/heathy-diet/fasting-during-pregnancy/
Diakses pada 21 April 2020
Health24. https://www.health24.com/Experts/Question/6-week-pregnant-amp-fasting-20100818
Diakses pada 21 April 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/nutrition
Diakses pada 21 April 2020
Web MD. https://www.webmd.com/baby/guide/first-trimester-of-pregnancy
Diakses pada 21 April 2020
Journal of Nutritional Science. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC5799608/
Diakses pada 15 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait