Hati-hati, Ini 9 Tanda Anda sedang Berada di Dalam Toxic Relationship

Salah satu dampak dari toxic relationship adalah gangguan kecemasan
Berada dalam toxic relationship, bisa membuat Anda stres dan mengalami gangguan kecemasan.

Tidak semua hubungan dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan Anda. Apabila hubungan yang sedang dijalani, menghambat Anda untuk menjalani hidup secara produktif, sehat dan bahagia, maka hubungan tersebut dapat disebut sebagai toxic relationship (hubungan tidak sehat).

Sayangnya, banyak orang yang berada dalam hubungan tersebut, tidak menyadari bahwa mereka terjebak dalam toxic relationship. Karena itu, pahami tanda-tanda di bawah ini, agar Anda bisa terhindar dari hubungan yang dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan mental maupun fisik Anda.

Kenali tanda toxic relationship berikut ini

Meski perempuan lebih sering menjadi korban, tidak menutup kemungkinan hubungan yang tidak sehat pun dialami oleh para pria. Terdapat beberapa hal yang bisa menjadi tanda toxic relationship, di antaranya:

1. Tidak pernah merasa cukup

Menjalin hubungan dengan orang yang memiliki kecenderungan merusak, akan membuat anda tidak pernah merasa cukup. Anda merasa apa yang Anda lakukan selalu salah dan selalu merasa perlu membuktikan kontribusi Anda. Anda terus menerus mencari pengakuan dari pasangan Anda.

2. Susah menjadi diri sendiri

Anda tidak dapat menjadi diri sendiri. Anda merasa harus selalu memerhatikan apa yang Anda lakukan dan ucapkan (sangat takut akan melakukan kesalahan). Anda menjadi takut untuk menyampaikan sesuatu karena takut akan kemungkinan reaksi yang akan timbul dari pasangan.

3. Direndahkan

Berhati-hatilah jika pasangan kerap merendahkan Anda. Sebab, ini salah satu tanda Anda sedang menjalani toxic relationship.

4. Dianggap sebagai sumber masalah

Anda merasa sebagai sumber masalah. Pasangan Anda tidak mengakui kesalahannya dan terus menerus menyalahkan Anda.

5. Mengisolasi diri

Jangan sampai hubungan Anda dengan pasangan menjauhkan Anda dengan keluarga atau teman dekat. Jika hal ini sudah mulai terjadi, dan Anda sudah mulai terkesan mengisolasi diri, maka ini tandanya Anda sedang berada di dalam sebuah hubungan yang toxic

Rasa cemburu bisa jadi tanda toxic relationship
Cemburu berlebihan adalah salah satu ciri toxic relationship

6. Penuh kecemburuan

Cemburu memang bisa dibilang tanda kasih sayang. Tapi, jika rasa cemburu ditunjukkan terus menerus, makah tentu hal tersebut tidaklah benar. Rasa cemburu yang muncul pun biasanya tak hanya berkaitan dengan hubungan pasangan dengan orang lain, namun juga menyangkut karir, hingga penghasilan.

7. Tidak saling mendukung satu sama lain

Hubungan Anda dan pasangan, dapat dibilang tidak sehat apabila sudah tidak lagi mendukung satu sama lain untuk mencapai cita-cita atau tujuannya. Hubungan yang sehat, seharusnya dapat memberikan dampak positif di aspek-aspek kehidupan, termasuk aspek profesional, dan bukan sebaliknya. 

8. Buruknya komunikasi

Di toxic relationship, konsep saling menghargai tidaklah berlaku. Sehingga, saat berkomunikasi satu sama lain, bukanlah saran dan kritik membangun yang disampaikan, namun sarkasme, kritik tanpa dasar, dan kata-kata kasar yang keluar. Hal ini kemudian berujung pada enggannya pasangan tersebut untuk saling berbicara.

9. Terlalu posesif dan mengatur 

Terakhir, jika di dalam hubungan ada pasangan yang terlalu mau tahu tentang kegiatan sehari-hari secara berlebihan, maka sudah saatnya Anda untuk mengenali bahwa hubungan yang sedang dijalani tidaklah sehat. Saat pasangan selalu menanyakan posisi Anda dan marah jika Anda tidak segera menjawab pesan singkatnya, maka sebaiknya Anda mulai mempertimbangkan keluar dari hubungan yang toxic ini.

Pengaruh toxic relationship terhadap kesehatan mental

Toxic relationship dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Jika Anda berada dalam jenis hubungan ini, kemungkinan Anda akan mengalami stres, depresi dan peningkatan gangguan kecemasan.

Tidak hanya pada kesehatan mental, toxic relationship juga tidak baik untuk kesehatan fisik. Individu yang berada di dalam hubungan yang merusak ini, memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Hal ini termasuk serangan jantung yang parah, dibandingkan dengan mereka yang tidak menjalani hubungan beracun.

Menahan perasaan, terutama rasa marah dan kesal, seperti yang banyak dilakukan orang yang berada di dalam toxic relationship juga dapat memengaruhi kesehatan. Apabila dalam sebuah hubungan terdapat salah satu orang yang menahan perasaannya, maka hubungan menjadi cenderung berusia singkat.

Sementara itu, apabila keduanya menahan perasaan, maka hubungan tersebut lebih rentan untuk berakhir. Selain itu, terpengaruhnya kesehatan mental akibat toxic relationship pun akan berdampak pada sistem kekebalan tubuh.

[[artikel-terkait]]

Keluar dari sebuah hubungan yang tidak sehat memang bukan perkara mudah. Untuk melakukannya, Anda perlu terlebih dahulu mengenali tanda toxic relationship yang sedang terjadi. Apabila kesadaran telah terbentuk, maka jalan untuk meninggalkan hubungan beracun tersebut akan semakin terbuka.

Psychology Today.
https://www.psychologytoday.com/us/blog/high-octane-women/201108/the-hidden-health-hazards-toxic-relationships
Diakses pada 11 Februari 2019

Mental Health. https://www.mentalhealth.org.uk/publications/guide-investing-your-relationships/toxic
Diakses pada 11 Februari 2019

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/how-bad-relationships-affect-your-health-2223881
Diakses pada 11 Februari 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/toxic-relationship#signs-of-toxicity
Diakses pada 18 Desember 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed