Hati-hati, Ini 5 Tanda Anda sedang Berada di Dalam Toxic Relationship!

Salah satu dampak dari toxic relationship adalah gangguan kecemasan
Berada dalam toxic relationship, bisa membuat Anda stres dan mengalami gangguan kecemasan.

Tidak semua hubungan dapat memberikan efek yang baik bagi kesehatan Anda. Apabila hubungan yang sedang dijalani, menghambat Anda untuk menjalani hidup secara produktif, sehat dan bahagia, maka hubungan tersebut dapat disebut sebagai toxic relationship (hubungan beracun).

Sayangnya, banyak orang yang berada dalam hubungan tersebut, tidak menyadari bahwa mereka berada dalam hubungan yang merusak. Karena itu, pahami tanda-tanda di bawah ini, agar Anda bisa terhindar dari hubungan yang dapat berpengaruh buruk bagi kesehatan mental maupun fisik Anda.

[[artikel-terkait]]

Kenali tanda toxic relationship berikut ini

Meski perempuan lebih sering menjadi korban, tidak menutup kemungkinan hubungan yang tidak sehat pun dialami oleh para pria. Terdapat beberapa hal yang bisa menjadi tanda toxic relationship, di antaranya:

1. Tidak pernah merasa cukup

Anda tidak pernah merasa cukup. Anda merasa apa yang Anda lakukan selalu salah dan selalu merasa perlu membuktikan kontribusi Anda. Anda terus menerus mencari pengakuan dari pasangan Anda.

2. Susah menjadi diri sendiri

Anda tidak dapat menjadi diri sendiri. Anda merasa harus selalu memerhatikan apa yang Anda lakukan dan ucapkan (sangat takut akan melakukan kesalahan). Anda menjadi takut untuk menyampaikan sesuatu karena takut akan kemungkinan reaksi yang akan timbul dari pasangan.

3. Direndahkan

Pasangan kerap merendahkan Anda.

4. Dianggap sebagai sumber masalah

Anda merasa sebagai sumber masalah. Pasangan Anda tidak mengakui kesalahannya dan terus menerus menyalahkan Anda.

5. Mengisolasi diri

Anda mulai menarik diri dari berbagai aktivitas maupun komunikasi dengan teman atau keluarga.

Pengaruh toxic relationship terhadap kesehatan mental

Toxic relationship dapat berpengaruh terhadap kesehatan mental seseorang. Jika Anda berada dalam jenis hubungan ini, kemungkinan Anda akan mengalami stres, depresi dan peningkatan gangguan kecemasan.

Tidak hanya pada kesehatan mental, toxic relationship juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan fisik. Individu yang berada di dalam hubungan yang tidak baik, memiliki risiko lebih besar terkena penyakit jantung. Hal ini termasuk serangan jantung yang parah, dibandingkan dengan mereka yang tidak menjalani hubungan beracun.

Menahan perasaan, terutama rasa marah dan kesal, seperti yang banyak dilakukan orang yang berada di dalam toxic relationship juga dapat memengaruhi kesehatan. Apabila dalam sebuah hubungan terdapat salah satu orang yang menahan perasaannya, maka hubungan menjadi cenderung berusia singkat.

Sementara itu, apabila keduanya menahan perasaan, maka hubungan tersebut lebih rentan untuk berakhir. Selain itu, terpengaruhnya kesehatan mental akibat toxic relationship pun akan berdampak pada sistem kekebalan tubuh.

Keluar dari sebuah hubungan yang tidak sehat memang bukan perkara mudah. Untuk melakukannya, Anda perlu terlebih dahulu mengenali tanda toxic relationship yang sedang terjadi. Apabila kesadaran telah terbentuk, maka jalan untuk meninggalkan hubungan beracun tersebut akan semakin terbuka.

Psychology Today.
https://www.psychologytoday.com/us/blog/high-octane-women/201108/the-hidden-health-hazards-toxic-relationships
Diakses pada 11 Februari 2019

Mental Health. https://www.mentalhealth.org.uk/publications/guide-investing-your-relationships/toxic
Diakses pada 11 Februari 2019

Very Well Mind. https://www.verywellmind.com/how-bad-relationships-affect-your-health-2223881
Diakses pada 11 Februari 2019

 

Reviewed by dr. Reni

Artikel Terkait

Banner Telemed