Ketika bayi mengalami fase growth spurt, ia mungkin akan menjadi sangat rewel dan sering menangis
Saat menghadapi fase growth spurt pada bayi dibutuhkan kerjasama antara ibu dan ayah

Mungkin orangtua pernah merasa heran ketika bayi mereka menyusu tak henti seolah tak pernah kenyang. Itu adalah sinyal terjadinya growth spurt pada bayi, hal yang sangat lazim terjadi di fase-fase tertentu.

Umumnya, growth spurt pada bayi terjadi saat berusia 2 minggu, 3 minggu, dan 6 minggu. Siklus ini kemudian umumnya berulang saat bayi berusia 3 bulan dan 6 bulan.

Kadang, ibu salah mengartikan growth spurt pada bayi sebagai tanda mereka tidak cukup kenyang karena ASI yang kurang. Seolah tak cukup, kadang orangtua memutuskan memberi susu formula sebagai tambahan demi memastikan bayi merasa kenyang.

Jangan salah kaprah. Growth spurt pada bayi adalah siklus yang sangat wajar terjadi dan bukan sinyal ASI ibu tidak cukup. 

Tanda-tanda growth spurt pada bayi

Setiap bayi tumbuh dengan cara berbeda satu dengan lainnya. Begitu pula dengan growth spurt pada bayi. Waktu kapan terjadinya growth spurt bisa berbeda. Meski demikian, tanda-tandanya tetap sama seperti:

Bayi yang menyusu terus tanpa henti bisa jadi sedang mengalami growth spurt
  • Menyusu tanpa henti 

Ciri utama growth spurt pada bayi adalah ketika buah hati Anda menyusu tanpa henti. Jika biasanya mereka menyusu 2 jam sekali dengan durasi sekitar 15 menit, maka durasi menyusu saat growth spurt bisa bertambah berkali-kali lipat. 

Bahkan terkadang bayi tidak kunjung berhenti menyusu meski telah lebih dari 15 menit. Para ibu sebaiknya jangan salah tangkap dengan merasa ASI tidak cukup. Bagi bayi yang mendapat asupan susu formula, sinyal terjadinya growth spurt adalah mereka tampak terus menerus lapar. 

Komunikasikan bahwa bayi sedang berada di fase growth spurt sehingga membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat untuk membantu ibu menghadapi fase ini.

  • Bayi kerap rewel

Biasanya, bayi akan rewel seperti menangis jika ada yang belum terpenuhi. Misalnya saat merasa lapar, panas, tidak enak badan, atau popoknya belum dibersihkan.

Namun saat fase growth spurt, bayi kerap lebih rewel dari biasanya. Mereka akan meminta digendong lebih sering dan merasa nyaman saat didekap orangtua.

  • Siklus tidur berubah

Tanda lain terjadinya growth spurt pada bayi adalah siklus tidur berubah. Bisa jadi lebih lama, atau sebaliknya menjadi lebih singkat. Biasanya ini berhubungan dengan kondisi mereka yang lebih rewel sehingga lebih mudah terbangun.

Bagi bayi yang tidur lebih lama saat fase growth spurt, ini terjadi karena protein yang disebut human growth hormone (HGH) diproduksi saat bayi sedang tidur. Ini adalah protein yang penting bagi pertumbuhan bayi.

Mengapa growth spurt terjadi? 

Bayi yang rewel seringkali membuat orangtua bingung

Meski kerap membuat orangtua lebih repot atau bahkan kebingungan dengan perubahan sikap dari buah hati, growth spurt pada bayi adalah tahapan penting bagi pertumbuhan mereka. 

Ketika growth spurt pada bayi usai, biasanya akan ada peningkatan berat badan yang cukup signifikan. Atau bayi jadi menguasai satu skill tertentu yang sebelumnya tidak dikuasai.

Selama bayi tetap bisa merasa nyaman ketika didekap atau disusui, maka tidak ada masalah dengan growth spurt. Biasanya fase growth spurt pada bayi berlangsung satu pekan dan akan berangsur normal dengan sendirinya.

Trik menghadapi growth spurt pada bayi

Tentu membesarkan anak bukan hanya urusan sang ibu yang menyusui saja, atau sang ayah saja. Perlu kerja sama dari semua pihak untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan bayi tetap lancar, termasuk saat fase growth spurt pada bayi.

Jelas, fase growth spurt pada bayi akan lebih melelahkan. Untuk itu, pastikan Anda mengetahui beberapa trik di bawah ini:

Fase growth spurt tak hanya melelahkan bagi bayi, tetapi juga bagi ibu

1. Bagi tugas dengan pasangan/pengasuh 

Jangan ragu untuk membagi tugas dengan pasangan atau pengasuh yang membantu Anda. Misalnya jika ibu sudah kelelahan menyusu bayi, maka ayah yang bertugas mengganti popok atau menggendong bayi. Mengatur jadwal tidur bergantian juga jadi cara yang ampuh.

2. Pastikan ibu terhidrasi & cukup nutrisi

Jangan lupa memastikan asupan cairan ibu tercukupi, terutama jika masih memberikan ASI eksklusif. Siapkan air minum di dekat tempat tidur untuk mengantisipasi jika sang ibu tidak sempat meninggalkan bayi jauh-jauh.

Tak hanya minum, sang ibu juga harus terus mendapat asupan makanan bernutrisi. Sebisa mungkin, orang yang ada di rumah sebaiknya membantu menyiapkan makanan bergizi atau yang diinginkan sang ibu. 

3. Pantau kenaikan berat badan

Wajar jika orangtua merasa khawatir apakah tanda-tanda yang dirasakan bayi mereka adalah growth spurt apa bukan. Jika tidak yakin, coba pantau kenaikan berat badan bayi Anda. Buat komparasi sebelum dan sesudah fase growth spurt. Jika ada kenaikan signifikan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

4. Bawa bayi berjalan-jalan

Membawa bayi berjalan-jalan di sekitar rumah atau ke taman yang bersih juga bisa jadi cara mendistraksi seluruh fase growth spurt pada bayi. Cara ini juga ampuh untuk mengurangi rewel pada bayi. 

Meskipun fase growth spurt pada bayi membuat mereka menyusu lebih sering, jangan lupakan fakta bahwa mereka juga memerlukan tidur. Jangan membangunkan bayi yang sedang tidur karena di fase itulah mereka sedang bertumbuh.

Ikuti insting orangtua terutama sang ibu. Jika Anda merasa perubahan perilaku buah hati Anda masih termasuk dalam sinyal terjadinya growth spurt, tak ada yang perlu dikhawatirkan. Siapkan mental, fisik, dan stok kasih sayang melimpah untuk menemani bayi Anda melewati fase ini.

Baby Centre. https://www.babycentre.co.uk/a25012757/baby-growth-spurts
Diakses 8 Oktober 2019

Parents. https://www.parents.com/baby/development/what-are-the-signs-of-a-growth-spurt/
Diakses 8 Oktober 2019

Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/breastfeeding-during-a-babys-growth-spurt-431730
Diakses 8 Oktober 2019

What to Expect. https://www.whattoexpect.com/first-year/ask-heidi/baby-growth-spurts.aspx
Diakses 8 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed