logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Beda dengan Dokter Gigi Umum, Kenali Tugas Spesialis Konservasi Gigi

open-summary

Berbeda dengan dokter gigi umum, dokter spesialis konservasi gigi melayani berbagai tindakan seputar menjaga dan mempertahankan fungsi sekaligus estetika gigi. Berikut adalah perawatan yang dilakukan dokter spesialis konservasi gigi.


close-summary

11 Jun 2020

| Salis Annisa

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Dokter spesialis konservasi gigi bertugas untuk memastikan fungsi dan estetika gigi sama-sama baik

Seorang dokter spesialis konservasi gigi sedang memeriksa gigi pasien

Table of Content

  • Apa itu dokter spesialis konservasi gigi?
  • Perawatan yang ditawarkan spesialis konservasi gigi

Punya masalah kerusakan gigi dan ingin mempertahankannya? Anda bisa mengonsultasikan masalah ini ke dokter gigi, tepatnya dokter spesialis konservasi gigi (Sp. KG) atau endodontis. Konservasi gigi  sendiri merupakan cabang kedokteran gigi dengan spesialisasi menjaga dan mempertahankan gigi, baik secara fungsi maupun estetikanya.

Advertisement

Apa itu dokter spesialis konservasi gigi?

Dokter spesialis konservasi gigi secara garis besar bertanggung jawab dalam perawatan saraf pada gigi yang mati atau sisa akar, pemutihan gigi, penambalan gigi berlubang, perbaikan estetika gigi, dan masih banyak lagi.

Sama seperti bidang spesialis lainnya, dibutuhkan dua tahun pendidikan tambahan untuk menjadi seorang dokter spesialis konservasi gigi.

Pelatihan yang berfokus pada perawatan saluran akar, diagnosis nyeri gigi, dan prosedur lainnya yang bertujuan untuk menyelamatkan atau menjaga kelestarian gigi agar dapat berfungsi secara optimal.

Perawatan yang ditawarkan spesialis konservasi gigi

Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai ragam perawatan yang dilakukan oleh konservasi gigi.

1. Bedah endodontik

Bedah endodontik adalah istilah untuk prosedur bedah yang dilakukan pada jaringan periapikal dan akar gigi. Tujuannya adalah untuk mencegah zat berbahaya dari dalam saluran akar gigi yang berpotensi menyebabkan peradangan pada ligamen periodontal.

2. Perawatan saluran akar

Perawatan saluran akar bertujuan untuk menyelamatkan gigi yang rusak atau terinfeksi dan memperbaikinya. Selama prosedur ini, pulpa dan saraf gigi akan dikeluarkan. Setelah itu, bagian dalam gigi akan dibersihkan dan ditutup kembali atau disegel.

Tanpa perawatan saluran akar ini, jaringan di sekitar gigi dapat mengalami abses dan terinfeksi. Langkah pertama dalam melakukan perawatan ini adalah dengan melakukan rontgen yang bertujuan untuk melihat apakah ada infeksi pada tulang di sekitarnya dan bentuk saluran akar tersebut.

Saat melakukan prosedur ini, dokter akan menggunakan bius lokal untuk mematikan rasa di dekat gigi. Meski begitu, pada kondisi tertentu, bius mungkin tidak diperlukan karena saraf sudah mati.

3. Penambalan gigi

Penambalan gigi dilakukan untuk mengatasi gigi berlubang. Dokter spesialis konservasi gigi akan mengeluarkan bagian gigi yang sudah lapuk dan kemudian menambalnya.

Tidak hanya itu, perawatan tambal gigi juga dilakukan untuk memperbaiki gigi yang patah atau retak serta gigi yang rusak karena kebiasaan buruk, seperti menggigit kuku atau menggertakkan gigi.

4. Implan endodontik

Perawatan selanjutnya yang dilakukan oleh dokter spesialis konservasi gigi adalah implan endodontik. Perawatan ini dilakukan dengan tujuan untuk menggantikan gigi yang hilang.

Implan gigi adalah akar gigi tiruan yang diletakkan pada bagian rahang untuk menahan gigi penggantinya. Implan ini biasanya terbuat dari titanium yang cocok untuk manusia dan ditempatkan ke dalam rahang dengan melalui proses operasi.

5. Memutihkan gigi

Soal estetika gigi, dokter spesialis konservasi gigi juga dapat membantu Anda untuk memutihkan gigi. Umumnya bahan yang digunakan untuk memutihkan gigi lebih kuat dibandingkan dengan cairan yang dijual dipasaran.

Gel pemutih yang digunakan oleh konservasi gigi biasanya memiliki konsentrasi hidrogen peroksida hingga 40 persen. Gel tersebut akan berada pada gigi Anda hingga sekitar 20 menit dan proses ini akan diulang satu hingga dua kali.

Umumnya Anda dapat melihat hasilnya dalam 45 menit. Meski begitu, beberapa faktor, seperti gaya hidup atau konsumsi kopi, dapat memengaruhi berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan hasilnya.

Baca Juga

  • Gusi Bernanah? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
  • Mengenal Proses Tambal Gigi, Mulai dari Jenis hingga Biayanya
  • Gigi Rapuh dan Mudah Patah? Bisa Jadi Tanda-Tanda Dentinogenesis Imperfecta

Di samping beberapa perawatan di atas, seorang dokter spesialis konservasi gigi juga melakukan perawatan gigi yang mengalami trauma, baik karena kecelakaan, cedera, atau faktor lainnya.

Advertisement

kesehatan gigi

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved