logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

7 Peran Orang Tua dalam Kehidupan Anak

open-summary

Peran orang tua sangatlah diperlukan dalam kehidupan anak. Mulai dari memenuhi kebutuhannya, membuat anak merasa aman dan dicintai, hingga menanamkan nilai yang baik pada diri si kecil.


close-summary

0

3 Jun 2020

| Azelia Trifiana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Peran orang tua akan berbeda dalam tiap fase usia anak

Peran orang tua akan berubah seiring bertambahnya usia anak

Table of Content

  • Peran orang tua dalam kehidupan anak
  • Peran orangtua dalam fase umur anak
  • Catatan dari SehatQ

Peran orang tua begitu penting dalam kehidupan anak. Sejak dinyatakan positif hamil hingga anak tumbuh dewasa, selalu ada peran orang tua di dalamnya. Entah memenuhi kebutuhan anak, mengajari anak berbagai hal, ataupun sekadar menasihati.

Advertisement

Peran orang tua dalam kehidupan anak

Secara garis besar, berikut adalah berbagai peran orang tua dalam kehidupan anak.

1. Memenuhi kebutuhan anak

makan bersama keluarga
Orangtua harus memenuhi kebutuhan anak

Orang tua berperan penting dalam mengurus kebutuhan anak, termasuk makanan bergizi, pakaian yang layak, sumber air yang bersih, dan istirahat yang cukup. Memberikan anak asupan yang bergizi sangat bermanfaat untuk menunjang tumbuh kembangnya.

2. Menyediakan lingkungan yang baik untuk anak

Peran orang tua berikutnya adalah menyediakan lingkungan yang baik untuk anak. Tinggal di lingkungan yang baik memungkinkan anak untuk tumbuh dengan sehat. Oleh sebab itu, hindari lingkungan yang dapat membawa dampak negatif.

3. Membuat anak merasa aman dan dicintai

Membuat anak merasa aman dan dicintai merupakan salah satu peran orang tua terhadap anak. 

Anda harus melindungi anak dengan memberi tahu apa yang boleh dan tidak boleh untuk dilakukan. Selain itu, tunjukkan perhatian dan kasih sayang Anda kepada anak.

4. Menanamkan nilai yang baik pada anak

Peran orangtua dalam mendidik anak, yaitu menanamkan nilai yang baik, misalnya bersikap jujur, tidak merendahkan orang lain, atau tidak merebut milik orang lain. Ajarkan perbedaan antara apa yang benar dan yang salah. Kemudian, berikan pengertian pada anak bahwa melakukan hal yang salah bisa merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.

5. Mengajari dan mendidik anak

ibu mengajari anak
Orangtua berperan dalam mengajari dan mendidik anak

Ini merupakan peran orang tua yang sangat penting. Dalam membesarkan anak, orang tua harus mengajari dan mendidiknya dengan baik. 

Ajaran dan didikan dari orang tua akan membentuk karakter dan pengetahuan anak dalam bermasyarakat. Oleh sebab itu, jadilah teladan bagi anak karena ia akan mencontoh Anda.

6. Memberikan bimbingan dan arahan

Peran orang tua dalam mendidik anak adalah memberikan bimbingan dan arahan. Alih-alih memerintah, Anda dapat melakukannya dengan menasihati anak. Seiring bertambahnya usia anak, dorong ia untuk menjadi lebih mandiri.

Orang tua juga harus senantiasa mendukung dan memotivasi anak untuk menggapai cita-citanya maupun saat mengalami kegagalan.

7. Mendisiplinkan anak

Orang tua juga harus membiasakan anak bersikap disiplin. Hal ini akan membantu anak bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan dan bisa mengakui kesalahannya dengan lapang dada. 

Ketika anak melakukan kesalahan, tegurlah dan berikan peringatan. Namun, hindari mendisiplinkan anak dengan menggunakan kekerasan.

Baca Juga

  • Amankah Bantal Bayi untuk Si Kecil?
  • Perkembangan Psikologi Remaja dan Cara Memahaminya
  • Psikologi Pendidikan, Menakar Bagaimana Manusia Belajar

Peran orangtua dalam fase umur anak

Sementara itu, peran orangtua dalam tiap fase umur anak bisa dibedakan menjadi beberapa tahapan, yaitu:

  • Bayi

Pada fase bayi baru lahir, orangtua baru harus belajar begitu banyak hal karena sosok bayi yang masih membutuhkan perhatian 24 jam. Biasanya, fase awal akan diisi dengan terjaga di malam hari, menyusui, menggendong, dan memastikan lingkungan rumah aman untuk bayi.

Ketika masuk fase 6 bulan, bayi mulai mengenal makanan pendamping ASI atau MPASI. Orangtua harus belajar lagi hal baru, bagaimana memberikan asupan nutrisi terbaik untuk si kecil. Pada fase bayi hingga anak-anak ini, peran orangtua harus selalu memberikan stimulus sesuai dengan usia anak.

  • Anak-anak

anak memerhatikan orangtua
Gunakan kalimat yang mudah dimengerti untuk berkomunikasi dengan anak

Menginjak usia anak-anak, orangtua akan dibuat semakin sibuk dengan pertumbuhan Si Kecil. Bukan hanya bayi yang perlu mendapatkan perhatian 24 jam, tapi ada saja keinginan mereka untuk eksplorasi banyak hal ditambah dengan pertanyaan tak berkesudahan.

Wajar jika orangtua terkadang bingung bagaimana menghadapi anak tantrum dan segala perilaku mereka yang tidak bisa ditebak. Tapi tenang, ini adalah fase krusial dalam perkembangan emosi anak. Pastikan peran orangtua dalam perkembangan anak selalu hadir memberikan kasih sayang, rasa hangat, dan motivasi yang positif.

Ketika berkomunikasi dengan anak, sampaikan dengan kalimat-kalimat yang mudah dimengerti, menyesuaikan dengan kemampuan komunikasi mereka. Fase anak-anak akan berlangsung dengan cepat dan penuh dinamika.

  • Usia sekolah

Ketika anak menginjak usia sekolah, mereka sudah belajar memahami pengertian tanggung jawab. Peran orangtua dalam pendidikan anak tentu memasukkannya ke sekolah.

Selain itu, tetap pantau perkembangan mereka. Tak hanya fisik, tapi juga psikologis. Pastikan pula tetap rutin melakukan validasi emosi yang mereka rasakan, sesederhana apapun itu.

Peran orangtua juga diperlukan ketika anak menunjukkan ketidaknyamanan saat berinteraksi dengan teman-teman di sekolah. Komunikasikan hal ini dengan anak, guru, dan bila perlu psikolog anak. Membangun kebiasaan baik juga bisa dimulai pada usia ini.

  • Remaja

ibu dan anak remaja
Peran orangtua sangat penting dalam memandu anak remaja

Pada fase berikutnya, anak tumbuh menjadi remaja yang lebih independen dan bisa jadi merupakan fase paling menantang bagi orangtua. Selain perubahan hormon, mereka akan menghadapi fase pubertas, cinta monyet, dan tekanan sosial dari lingkungannya.

Akan ada juga fase ketika anak menutup diri dan menjauh dari ayah ibunya. Di sinilah peran orangtua penting sebagai sosok yang memberi contoh perilaku baik. Berikan juga pemahaman aturan di rumah. Percayalah meski anak terkesan abai dan asyik dengan dunianya sendiri, peran orangtua sangat penting untuk memandu mereka.

  • Dewasa

Ketika anak masuk fase dewasa, peran orangtua lebih diperlukan sebagai sosok teman yang bisa diajak bercerita. Dinamika dan pemicu stres yang mereka hadapi akan jauh lebih rumit, itulah sebabnya penting untuk selalu ada mendengarkan cerita mereka.

Peran orangtua terhadap anak bisa dilakukan dengan memberi nasihat ketika diperlukan, juga memberikan teladan bagaimana berperilaku yang baik. Pada tahap ini pula anak bisa berada di fase pencarian pasangan yang terkadang tidak berjalan mulus. Ketahui seberapa besar keterlibatan orangtua, sesuaikan dengan karakter anak.

Catatan dari SehatQ

Peran orangtua sangat krusial di tiap fase usia anak. Hanya saja, porsi peran yang diberikan berbeda. Jika saat anak masih bayi perlu peran orangtua secara fisik karena mereka belum bisa merawat diri sendiri, berbeda ketika anak sudah masuk fase remaja maupun dewasa.

Semua fase ini tanpa terasa akan berlangsung dengan sangat cepat. Orangtua harus sadar betul tentang hal ini agar tidak menyia-nyiakan setiap momen yang ada. Jangan sampai kesibukan justru membuat peran orangtua tak bisa optimal dan membuat anak mencari pelampiasan di luar sana.

Advertisement

test parentingtips parentinggaya parenting

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved