Ini Penyebab Puting Payudara Sakit, Perempuan Wajib Tahu


Puting payudara begitu sensitif. Ada beberapa penyebab kenapa puting payudara sakit, mulai dari iritasi hingga gejala kanker payudara. Cara mengatasi puting sakit tentu bergantung pada penyebabnya.

(0)
Ada beberapa penyebab kenapa puting payudara sakit, mulai dari iritasi hingga gejala kanker payudaraPuting payudara sakit bisa dipicu oleh alergi, infeksi, hingga kehamilan dan menyusi
Puting payudara sakit bisa disebabkan oleh hal yang tidak berbahaya seperti gesekan antara bra dan puting, perubahan hormon saat menstruasi, ataupun hamil dan menyusui. Sementara itu, penyakit yang bisa memicu rasa nyeri pada puting antara lain infeksi jamur, alergi, penyakit paget, hingga kanker payudara.Karena penyebabnya beragam, maka penanganannya pun perlu disesuaikan dengan penyebabnya. Jika tidak disebabkan oleh hal yang berbahaya, Anda cukup melakukan langkah sederhana seperti mengganti jenis bra. Apabila rasa sakit pada puting payudara dipicu oleh penyakit, maka dokter akan mengatasinya sesuai kondisi.

Kenapa puting payudara sakit?

Setiap kali puting terasa sakit, Anda mungkin berpikiran buruk: “Jangan-jangan ini tanda kanker payudara.” Namun sebenarnya, kondisi ini tidaklah selalu disebabkan oleh hal yang berbahaya. Berikut penyebab umum kenapa puting payudara sakit:

1. Gesekan dengan bra atau pakaian

Puting payudara bisa terasa sakit saat bergesekan dengan pakaian maupun bra. Biasanya hal ini terjadi ketika Anda menggunakan bra dengan ukuran yang tidak tepat, menggunakan pakaian dengan bahan yang tidak menyerap keringat, maupun saat sedang beraktivitas berat seperti olahraga.Gesekan pada puting akan menimbulkan rasa nyeri yang menyengat. Kulit pada puting juga dapat menjadi kering dan pecah-pecah. Bila gesekan terjadi terus-menerus, puting dapat menjadi luka dan berdarahAgar terhindar dari risiko ini, kenakan bra dan atasan yang nyaman. Bila Anda memiliki kulit yang sensitif, tempelkan plester surgical pada puting untuk mencegah terjadinya gesekan.

2. Menstruasi

Perubahan hormon wanita setiap bulan ketika menstruasi juga kadang menyebabkan puting sakit. Gejala ini muncul beberapa hari sebelum haid dimulai, saat kadar estrogen dan progesteron menarik lebih banyak cairan ke payudara sehingga membuatnya terasa bengkak.Biasanya rasa sakit pada puting akan menghilang ketika menstruasi dimulai atau beberapa saat setelahnya. Namun, bila rasa sakit tak kunjung reda dan terasa mengganggu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. 

3. Alergi dan dermatitis atopik

Puting payudara sakit yang diiringi dengan gejala lain seperti kulit bersisik, berkerak, maupun melepuh bisa jadi merupakan tanda reaksi alergi atau eksim (dermatitis atopik). Selain itu, gejala lain alergi adalah warna kemerahan pada puting maupun areola serta rasa gatal yang terus-menerus terjadi.Ada banyak hal yang menjadi pemicu alergi sehingga area puting menjadi iritasi, yaitu:
  • Deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian
  • Pelembut pakaian
  • Body lotion
  • Sabun mandi
  • Parfum
  • Bahan pakaian
Mengobati eksim akan mengurangi rasa sakit yang muncul pada puting. Dokter biasanya akan meresepkan krim untuk meredakan gejala. Namun, jika kondisi tidak kunjung membaik, Anda sebaiknya kembali menemui dokter.

4. Infeksi

Puting yang luka akibat gesekan, alergi, maupun karena kulit yang pecah-pecah akan memiliki risiko lebih tinggi mengalami infeksi. Anda bisa saja terkena infeksi jamur pada puting susu yang disebabkan oleh Candida albicansInfeksi jamur atau sariawan pada puting menyebabkan munculnya rasa sakit seperti terbakar dan menyengat. Puting akan berwarna merah muda dan bagian areola akan terasa bersisik. Penyebab infeksi jamur pada puting adalah kerusakan jaringan kulit di sekitar puting dan areola, penggunaan antibiotik yang tidak tepat, daerah payudara yang lembap, atau punya riwayat infeksi jamur sebelumnya. 

5. Hamil dan menyusui

Puting payudara sakit saat menyusui adalah hal yang wajar
Pastikan teknik perlekatan sudah benar untuk mencegah nyeri pada puting
Puting payudara sakit juga umum terjadi saat hamil maupun menyusui. Payudara Anda akan terasa membesar dan nyeri. Puting dan areola pun mengalami perubahan warna menjadi lebih gelap.Penggunaan bra kehamilan yang tepat akan mengurangi kemungkinan gesekan pada puting serta meminimalkan rasa sakit. Anda juga bisa mengompres area payudara dengan es untuk mengurangi peradangan maupun rasa nyeri.Sementara pada ibu menyusui, teknik perlekatan bayi maupun jenis pompa ASI bisa menjadi penyebab kenapa puting payudara sakit. Saat bayi mulai tumbuh gigi, risiko nyeri pada puting bisa saja terjadi. Masalah lain pada ibu menyusui adalah mastitis atau infeksi pada saluran ASI. Mastitis terjadi ketika bakteri tumbuh di dalam saluran yang tersumbat. Selain menimbulkan rasa sakit pada puting, mastitis juga diikuti dengan gejala seperti demam, payudara berwarna kemerahan, rasa terbakar pada payudara, hingga pembengkakan. 

6. Aktivitas seksual

Sama seperti penggunaan bra dan proses menyusui, melakukan aktivitas seksual juga bisa menimbulkan gesekan di area puting payudara, sehingga memicu rasa sakit. Hal ini tentu tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam waktu beberapa hari.Untuk mempercepat proses penyembuhan, Anda bisa rutin mengoleskan pelembap di area puting untuk mengurangi iritasi yang terjadi.

7. Kanker payudara

Nyeri yang muncul pada payudara membuat banyak wanita khawatir dirinya mengalami kanker. Meski puting payudara sakit bisa menjadi salah satu tanda, tetapi hal tersebut bukan merupakan gejala utama kanker payudara. Anda justru kemungkinan akan menemukan benjolan yang tidak menimbulkan rasa sakit pada payudara. Selain benjolan dan rasa nyeri pada puting, gejala lain kanker payudara adalah:
  • Puting yang masuk ke dalam
  • Kulit payudara berwarna kemerahan atau terasa bersisik
  • Keluar cairan dari puting tetapi bukan ASI
  • Pembengkakan kelenjar getah bening di bawah ketiak
Segera hubungi dokter bila Anda menemukan tanda-tanda di atas terjadi pada payudara Anda.

8. Penyakit Paget pada puting

Bila Anda merasakan nyeri pada puting, kemungkinan hal tersebut merupakan gejala penyakit Paget pada puting sangatlah rendah. Penyakit Paget pada puting merupakan kanker langka yang memengaruhi hanya sekitar 1-4 persen penderita kanker payudara.Penyakit Paget biasanya hanya terjadi pada salah satu payudara saja. Gejala yang ditimbulkan hampir mirip dengan dermatitis, yaitu kulit yang kemerahan, bersisik, dan rasa gatal yang hebat di area puting. Selain itu, penyakit Paget pada puting juga memiliki gejala seperti:
  • Puting datar atau masuk ke dalam
  • Keluar cairan berwarna kuning dari puting, bahkan disertai darah
  • Muncul benjolan pada payudara
  • Kulit menebal di bagian atas payudara
Bila Anda mengalami tanda-tanda di atas, segera hubungi dokter untuk mendapatkan pemeriksaan menyeluruh dan mengetahui penyebab pasti. 

Bagaimana mengatasi puting payudara sakit?

Mengatasi nyeri pada puting tentu saja berbeda-beda, bergantung pada penyebabnya. Jika rasa sakit timbul akibat gesekan, cobalah untuk menggunakan bra dan atasan yang nyaman dengan ukuran yang pas. Bila mengalami masalah kulit seperti dermatitis, dokter akan meresepkan losion untuk mengurangi peradangan. Jika nyeri yang muncul akibat alergi, cari tahu pencetusnya dan hindari agar alergi tidak muncul lagi. Sementara itu, puting sakit yang dialami oleh ibu menyusui akibat perlekatan yang kurang tepat bisa diatasi dengan berkonsultasi dengan konselor laktasi atau dokter. Konselor maupun dokter akan memberitahukan bagaimana teknik perlekatan yang benar agar puting Anda tak lagi terasa nyeri. Kanker payudara diatasi dengan operasi, radiasi, dan kemoterapi. Sementara pada kasus penyakit Paget yang langka, penanganan dilakukan dengan operasi pengangkatan puting, terapi radiasi, maupun mengangkat seluruh jaringan payudara.

Mencegah puting payudara sakit

Memilih bra yang pas dapat mencegah puting payudara sakit
Ukur payudara dengan tepat dan pilih bra yang pas
Mengukur dada dan memilih bra sesuai ukuran dapat membantu mencegah timbulnya nyeri pada puting payudara. Setiap kali Anda membeli bra, coba dulu untuk memastikan kenyamanannya. Ukuran payudara dapat berubah dari waktu ke waktu, sehingga Anda perlu melakukan pengecekan secara berkala.Jika puting payudara sakit sebelum menstruasi, Anda bisa mencegahnya dengan cara:
  • Hindari kafein karena berkontribusi pada pertumbuhan benjolan atau kista payudara
  • Batasi konsumsi garam selama masa haid. Garam menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan.
  • Olahraga secara teratur untuk membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan
Bila puting sakit setiap kali menyusui, pencegahan yang bisa Anda lakukan adalah:
  • Menyusui bayi secara teratur atau perah ASI untuk mencegah payudara membengkak karena ASI yang tidak dikeluarkan
  • Pastikan teknik perlekatan bayi sudah tepat
  • Ubah posisi menyusu bayi secara berkala
Bila Anda sudah melakukan tips di atas namun rasa nyeri masih mengganggu, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter. Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai nyeri pada puting payudara, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play
kanker payudaraibu menyusuipayudara
Healthline. https://www.healthline.com/health/why-do-my-nipples-hurt
Diakses pada 1 November 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/320436#_noHeaderPrefixedContent
Diakses pada 1 November 2020
WebMD. https://www.webmd.com/women/why-do-nipples-hurt#1
Diakses pada 1 November 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/nipple-pain-causes-4173602
Diakses pada 10 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait