Ini Penyebab Keluar Flek Cokelat saat Tidak Haid

(0)
14 Aug 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu kondisi yang ditandai dengan flek cokelat adalah kehamilanFlek cokelat dapat menandakan beberapa kondisi tertentu
Keluarnya flek cokelat di sela-sela periode menstruasi mungkin membuat Anda khawatir. Flek ini bisa terlihat jelas di celana dalam Anda, namun bisa juga baru terdeteksi ketika Anda menyeka area vagina dengan tisu setelah buang air kecil.Jangan dulu merasa panik karena bagi sebagian wanita, keluarnya flek cokelat ini adalah hal yang umum terjadi pada 1-2 minggu sebelum Anda menstruasi. Kondisi tersebut mencerminkan adanya darah lama yang tertahan di saluran vagina.Meskipun demikian, sebagian kecil flek yang keluar saat Anda tidak sedang menstruasi bisa jadi mengindikasikan penyakit tertentu. Untuk mengetahui flek cokelat tersebut berbahaya atau tidak, Anda dapat mengenali dari gejala lain yang menyertainya.

Apa itu flek cokelat?

Flek cokelat yang muncul ketika Anda tidak sedang dalam masa menstruasi biasanya masih dikategorikan sebagai keputihan. Ya, keputihan yang normal memang berwarna putih atau bening dan tidak disertai bau atau rasa gatal.Sementara pada keputihan berwarna cokelat yang mirip flek, cairan yang keluar dari vagina itu telah bercampur dengan tetesan darah. Flek cokelat yang hanya terjadi sekali kemungkinan tidak berbahaya. Akan tetapi, jika kondisi ini terus terjadi selama beberapa bulan atau bahkan tahun, dan ditambah adanya gejala lain, bisa jadi flek tersebut menandakan gejala penyakit tertentu.

Penyebab keluarnya flek cokelat yang tidak berbahaya

Flek cokelat yang keluar sebelum menstruasi memang tidak dialami oleh semua wanita, pun mungkin tidak terjadi setiap bulan sehingga kondisi ini bisa membuat Anda khawatir. Namun, sebagian besar penyebab keputihan berwarna cokelat ini bukanlah hal yang berbahaya, seperti:

1. Ovulasi

Jika flek cokelat Anda keluar sekitar 2 minggu sebelum tanggal menstruasi, bisa jadi itu adalah pertanda ovulasi alias masa subur Anda. Biasanya, ovulasi terjadi 10-16 hari setelah hari pertama menstruasi terakhir, tergantung lamanya siklus atau teratur/tidaknya haid Anda.Ketika ovulasi, level hormon estrogen di tubuh wanita sangat tinggi sehingga mengakibatkan keluarnya flek cokelat pada beberapa wanita. Bagi Anda yang sedang dalam program memiliki momongan, berhubungan seksual di masa subur dapat meningkatkan peluang untuk hamil.

2. Menjelang menstruasi

Jika flek cokelat keluar menjelang hari menstruasi, bisa jadi itu merupakan pertanda haid Anda akan datang dengan lebih cepat. Lagi-lagi, ini bukanlah hal yang harus Anda khawatirkan.

3. Hamil

Keluarnya flek cokelat biasanya bukan pertanda bagus, namun beda halnya jika itu terjadi sebelum tanggal menstruasi Anda karena ini bisa menandakan gejala awal kehamilan yang disebut pendarahan implantasi. Implantasi adalah menempelnya sel telur yang telah dibuahi ke dinding rahim yang kemudian akan berkembang menjadi janin.Flek cokelat yang merupakan pertanda implantasi biasanya dibarengi dengan gejala lain, seperti kram. Bedanya dengan menstruasi, flek cokelat ini hanya berlangsung 1-2 hari saja dan darah yang keluar hanya sedikit, bahkan Anda tidak perlu memakai pembalut.

4. Konsumsi pil KB

Di 3-6 bulan pertama minum pil KB, munculnya flek cokelat adalah hal yang lumrah karena tubuh Anda masih beradaptasi dengan perubahan hormon akibat pil tersebut. Hal yang sama juga bisa terjadi ketika Anda melewatkan 1-2 kali dosis pil KB harian, namun flek akan hilang ketika Anda kembali rutin minum alat kontrasepsi tersebut.

Penyebab munculnya flek cokelat yang berbahaya

Ketika Anda sudah dinyatakan hamil, keluarnya flek cokelat dari vagina kerap diidentikkan dengan tanda keguguran. Namun, sebuah penelitian pada 2010 mengungkap bahwa keguguran hanya akan terjadi jika Anda mengalami pendarahan berat yang disertai kontraksi rahim atau rasa kram perut.Jika Anda hanya mengalami flek, apalagi hanya berlangsung 1-2 hari dan tidak disertai gejala lain, janin kemungkinan besar masih aman. Namun, Anda tetap disarankan periksa ke dokter atau bidan untuk memastikan hal tersebut dan dicari solusinya demi kehamilan yang sehat hingga bayi dilahirkan.Meskipun demikian, flek cokelat yang muncul bukan di waktu menstruasi juga bisa mengindikasikan kondisi kesehatan yang lebih serius, seperti:

1. Penyakit radang panggul

Selain keluarnya flek cokelat, penyakit radang panggul juga disertai dengan gejala, seperti nyeri di perut bagian bawah, nyeri saat berhubungan seksual, demam, keputihan berbau, dan rasa terbakar saat buang air kecil.

2. Penyakit menular seksual

Penyakit menular seksual (PMS) seperti gonore atau klamidia biasanya disertai gejala flek cokelat atau nyeri saat berhubungan seksual, rasa terbakar saat buang air kecil, dan keputihan berbau.

3. Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Kondisi ini mencerminkan level hormon di dalam tubuh yang tidak seimbang dan biasanya disertai gejala lain, misalnya siklus menstruasi tidak teratur, tidak menstruasi sama sekali, haid berat, nyeri panggul, dan sulit hamil.

4. Kanker serviks

Pada kasus yang sangat jarang, flek cokelat yang disertai nyeri saat berhubungan seksual hingga mengeluarkan darah bisa jadi tanda kanker serviks.Untuk memastikan penyebab flek cokelat, Anda sangat dianjurkan untuk periksa ke dokter kandungan. Dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan penunjang, seperti ultrasonografi hingga pap smear, untuk memastikan kondisi Anda.
flek kecoklatanflek darah
Healthline. https://www.healthline.com/health/brown-spotting-before-period
Diakses pada 1 Agustus 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321929
Diakses pada 1 Agustus 2020
Sutter Health. https://www.sutterhealth.org/health/teens/female/vaginal-discharge
Diakses pada 1 Agustus 2020
Parenting Firstcry. https://parenting.firstcry.com/articles/is-it-normal-to-have-brown-discharge-on-birth-control-pills/
Diakses pada 1 Agustus 2020
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2828396/
Diakses pada 1 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait