logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Penyebab Bisul di Kepala Bayi, Ini Cara Efektif untuk Mengobatinya

open-summary

Penyebab bisul pada bayi sebenarnya tidak berbeda dari orang dewasa. Kondisi ini sama-sama disebabkan oleh infeksi bakteri dan bisa diobati dengan cara alami maupun menggunakan obat.


close-summary

18 Sep 2019

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Penyebab bisul pada bayi adalah infeksi bakteri staphiloccus

Penyebab bisul pada bayi adalah bakteri staphiloccus yang masuk melalui kulit yang terbuka

Table of Content

  • Penyebab bisul di kepala bayi
  • Bisul pada bayi bisa menular
  • Cara mengobati bisul pada bayi
  • Periksakan bisul pada bayi ke dokter
  • Cegah bisul pada bayi dengan cara ini
  • Catatan dari SehatQ

Kondisi kulit bayi yang masih sensitif dan sistem pertahanan tubuhnya yang belum terbentuk sempurna, membuatnya mudah terkena infeksi bakteri di kulit. Infeksi tersebut bisa menyebabkan munculnya bisul pada bayi.

Advertisement

Bisul (abses) bayi bisa menimbulkan rasa sakit, sehingga membuat bayi menjadi rewel. Meski begitu, benjolan merah ini sebenarnya bukan kondisi yang berbahaya dan dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu beberapa minggu.

Baca Juga

  • Penyebab Bisul di Vagina dan Cara Mengobatinya
  • Cara Mengukur Status Gizi Bayi yang Wajib Orangtua Pahami
  • Penyebab Bayi Gumoh Habis Menyusu dan Cara Mengatasinya yang Benar

Penyebab bisul di kepala bayi

Banyak yang menganggap bahwa bisul akibat terlalu banyak konsumsi protein. Itu sebabnya sampai muncul anggapan bahwa telur, yang notabene tinggi protein, adalah makanan penyebab bisul yang paling umum.

Padahal, bisul karena kelebihan protein adalah mitos. Bisul di kepala bayi disebabkan oleh infeksi bakteri staphylococcus di area folikel rambut. Folikel rambut terletak di bawah kulit dan pada semua bagian tubuh yang berambut.

Dikutip dari Children's National, ada tiga jenis infeksi yang bisa terjadi pada folikel rambut yakni Folikulitis, Furuncle dan bisul. Folikulitis adalah peradangan pada folikel rambut yang selanjutnya menyebabkan kondisi furuncle atau infeksi folikel rambut yang telah masuk ke lapisan kulit dalam dan membentuk kantung nanah (abses) berwujud benjolan merah .

Kantung nanah (abses) ini dikenal dengan bisul, yakni sekelompok folikel rambut yang terinfeksi dengan nanah di mana karbunkel lebih besar dari furunkel. Saat kulit tidak sengaja terbuka akibat luka, gesekan, atau gigitan serangga, bakteri bisa masuk dan menginfeksi tubuh. Saat infeksi ini terjadi, sistem kekebalan tubuh akan merespons dengan mengirim sel darah putih, untuk melawan bakteri tersebut.

Campuran antara bakteri yang mati, sel-sel kulit dan sel darah putih itu kemudian akan menumpuk dan menjadi bisul. Karena hampir semua bagian tubuh kita memiliki rambut, maka bisul tidak hanya bisa terjadi di kepala. Area yang paling sering mengalami bisul adalah bagian yang terjadi banyak gesekan dan sering berkeringat, seperti leher, wajah, paha, ketiak, dan bokong.

Selain itu, ada beberapa kondisi yang membuat bayi lebih rentan terkena bisul, di antaranya:

  • Kebersihan bayi yang kurang terjaga
  • Sistem imun yang rendah
  • Kekurangan nutrisi
  • Anemia atau kekurangan zat besi
  • Iritasi kulit akibat penggunaan sabun berbahan keras atau krim tertentu
  • Cuaca yang terlalu panas dan lembap

Bisul pada bayi bisa menular

Bisul adalah infeksi yang dapat menular melalui sentuhan langsung, maupun pakaian, handuk, atau barang-barang lain yang digunakan secara bersamaan. Untuk mencegah penularan, pastikan Anda mencuci tangan setiap selesai bermain dengan bayi.

Selain itu, gunakan handuk yang berbeda, khusus untuk bayi. Cuci bersih pakaian, seprai, dan handuk secara rutin menggunakan mesin cuci atau air hangat, apabila Anda mencucinya dengan tangan.

Anda juga perlu mengganti kain kasa atau kapas yang digunakan untuk menutupi bisul pada bayi secara berkala, dan segera membuangnya ke tempat sampah yang tertutup. Saat bisul pada bayi mulai pecah, pastikan nanah yang keluar tidak menyentuh atau menyebar ke bagian tubuh bayi yang lain.

Cara mengobati bisul pada bayi

Meski bisa sembuh dengan sendirinya, ada beberapa cara mengatasi bisul di kepala bayi yang bisa Anda lakukan untuk mempercepat penyembuhannya. Sejumlah tindakan yang dapat Anda lakukan, antara lain:

1. Mengompres dengan air hangat

Mengompres bisul bayi dengan handuk dan air hangat, dapat membantu bisul terbuka, sehingga nanah keluar dan bisul pun sembuh. Kompres bisul selama beberapa kali sehari, dan selalu cuci tangan Anda sebelum maupun sesudah mengompresnya.

2. Rutin membersihkan area tubuh yang mengalami bisul

Menjaga kebersihan merupakan langkah penting untuk menyembuhkan bisul bayi. Pasalnya, bakteri penyebabnya dapat dengan mudah menyebar ke area tubuh yang lainnya.

Saat pecah, Anda harus membersihkan bisul dan permukaan kulit di sekitarnya dengan kapas yang sudah dicelupkan ke antiseptik. Setelah itu, keringkan area bisul dan tutup dengan kain kasa atau plester luka, agar anak tidak menyentuh area bisul atau menggaruknya.

Segera cuci pakaian, handuk, sprei hingga selimut yang bersentuhan dengan nanah atau darah bisul bayi agar bakteri tidak menyebar. Pastikan juga Anda mencuci tangan sebelum dan sesudah membersihkan bisul bayi.

3. Antibiotik

Jika bisul yang dialami bayi cukup banyak dan berjumlah parah, dokter dapat meresepkan obat antibiotik baik obat topikal seperti salep bisul untuk bayi maupun obat oral yang aman untuk diminum.

4. Drainase

Apabila pengobatan lain tidak juga berhasil menghilangkan bisul pada bayi, salah satu cara yang mungkin akan diambil dokter untuk mengeluarkan nanah dengan cara drainase.

Saat melakukan drainase, dokter akan membuat sedikit sayatan pada bisul, agar nanah di dalamnya dapat keluar.

5. Jaga kebersihan tubuh bayi

Pastikan bayi mandi dengan teratur dan menggunakan pakaian yang bersih setiap hari. Ajarkan juga bayi untuk biasa mencuci tangan dengan sabun agar tidak ada penyebaran bakteri ke bagian tubuh lainnya. 

Periksakan bisul pada bayi ke dokter

Bisul umumnya akan pecah dengan sendirinya. Namun, jika bisul tidak juga pecah, maka Anda tidak disarankan untuk memecahkannya sendiri. Pasalnya, hal tersebut akan membuat bayi kesakitan.

Segera hubungi dokter apabila bisul pada si Kecil tidak kunjung sembuh, meski sudah diobati di rumah. Perawatan dokter juga diperlukan, apabila bisul muncul disertai demam pada anak. Sebab, demam dapat menjadi pertanda adanya infeksi di aliran darahnya.

Jika bisul terus muncul, meski sudah sempat hilang, hal tersebut bisa menandakan adanya gangguan tertentu pada kulit bayi. Sehingga, Anda perlu memeriksakannya ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

Cegah bisul pada bayi dengan cara ini

Bisul bayi bisa membuat Si Kecil merasa tidak nyaman dan rewel. Berikut ini cara mencegah bisul pada bayi yang bisa Anda lakukan.

  • Pastikan bayi terjaga kebersihannya.
  • Jika ada luka di kulit bayi, tutupi luka dengan kasa steril.
  • Jangan biarkan kuku bayi tumbuh panjang.
  • Jika sedang ada orang lain yang mengalami infeksi serupa, jauhkan bayi untuk sementara waktu.

Selamat mencoba berbagai cara di atas, untuk mengatasi bisul pada anak Anda. Semoga Si Kecil lekas sembuh!

Catatan dari SehatQ

Bisul bayi merupakan infeksi yang disebabkan oleh bakteri staphilococcus. Bisul dapat menular ke orang lain maupun ke area tubuh yang lain. Untuk mengatasinya Anda dapat mengompresnya dengan air hangat, menjaga kebersihannya, memberikan antibiotik, hingga menjalani prosedur drainase oleh dokter.

Advertisement

mengatasi bayi rewelmerawat bayibisul

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved