Ini Penyebab Biduran Sering Kambuh dan Cara Menyembuhkannya

(0)
08 Aug 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab biduran kambuh antara lain udara dingin, infeksi, dan alergi makananBiduran sering kambuh bisa juga disebut sebagai urtikaria kronis
Biduran atau yang dalam bahasa medis disebut sebagai urtikaria, sebenarnya bukan kondisi berbahaya. Gatal dan bentol-bentol kecil yang muncul saat seseorang mengalami biduran, bisa hilang dengan sendirinya setelah beberapa waktu. Hanya saja, pada beberapa orang, biduran bisa sering kambuh dan tentunya dirasa sangat mengganggu.Penyebab biduran sering kambuh ada beragam. Dengan mengetahui pemicunya, maka Anda bisa lebih waspada untuk menghindarinya serta mendapatkan perawatan yang lebih tepat apabila biduran sudah terlanjur muncul.

Penyebab biduran sering kambuh

Biduran yang sering kambuh, disebut juga sebagai biduran kronis. Pengidap biduran kronis bisa meresakan gejala hingga lebih dari enam minggu. Kondisi ini pun akan sering kambuh dalam beberapa bulan atau tahun.Penyebab biduran adalah zat yang dinamakan histamin. Zat ini akan dikeluarkan tubuh dan masuk ke aliran darah saat seseorang terpapar hal-hal yang bisa memicu alergi ataupun gatal, seperti:

Jika biduran sering kambuh, catat pola timbulnya gejala

Penyebab biduran tidak selalu bisa diketahui pasti. Sehingga, mencatat pola gejala yang timbul bisa membantu Anda untuk mencegah sekaligus mengetahui penyebabnya. Berikut ini tipikal waktu munculnya gejala biduran berdasarkan penyebabnya.

• Makanan

Ada banyak jenis makanan yang bisa memicu biduran dan tiap orang biasanya punya pemicu yang berbeda-beda. Jenis makanan yang sering memicu biduran antara lain kacang, udang, dan telur.Apabila kambuhnya biduran disebabkan oleh makanan, biasanya gejala seperti bentol dan gatal akan muncul satu jam setelah Anda mengonsumsi makanan tersebut.

• Lateks

Bagi orang yang punya alergi lateks, mengonsumsi pisang, kiwi, atau mangga bisa memicu munculnya biduran di kulit. Gejala biasanya akan muncul 12-24 jam setelah konsumsi.

• Bahan kimia

Zat aditif pada makanan, suplemen, bahan baku kosmetik, hingga bahan baku pasta gigi, bagi beberapa orang bisa memicu kambuhnya biduran. Sama seperti biduran yang timbul akibat alergi lateks, gatal dan bentol-bentol akibat bahan kimia umumnya akan timbul 12-24 jam setelah kontak terjadi.

• Obat

Obat-obatan seperti antibiotik, ibuprofen, dan aspirin bagi beberapa orang bisa membuat biduran kambuh. Jika kambuhnya biduran disebabkan oleh obat, durasi munculnya gejala bisa sangat bervariasi, mulai dari segera, berhari-hari, hingga berminggu-minggu setelah Anda mengonsumsi obat tersebut.

• Suhu dingin dan panas

Biduran bisa muncul segera dalam hitungan menit ketika Anda berada di udara yang sangat dingin maupun panas. Perubahan suhu tiba-tiba, dari dingin ke panas juga dapat membuat biduran kambuh.

• Sinar matahari

Bagi beberapa orang, sinar matahari berlebih juga bisa picu biduran kronis yang akan kambuh dalam hitungan menit setiap mereka terpapar panasnya sinar matahari secara berlebihan.

• Stres

Stres dapat menyebabkan biduran karena saat mengalami perasaan ini, tubuh akan memproduksi hormon adrenalin lebih banyak dari biasanya. Adrenalin akan memicu timbulnya bentol dan gatal segera diproduksi dan biasanya akan hilang dalam waktu 30-60 menit setelahnya.

• Tekanan berlebih di kulit

Saat Anda menggunakan pakaian yang terlalu ketat, tas yang terlalu berat, atau bahkan gelang atau kalung yang terlalu sempit, biduran dapat muncul 4-24 jam setelahnya.

Cara mengobati biduran yang sering kambuh

Setelah mengetahui penyebab biduran sering kambuh, maka Anda bisa mencari pengobatan yang paling tepat untuk kondisi ini. Biduran memang bisa hilang sendiri tanpa pengobatan, tapi Anda bisa melakukan beberapa cara untuk mempercepat penyembuhannya, seperti:

1. Mandi air dingin

Mandi air dingin bisa membantu meredakan gatal di kulit akibat biduran. Meski begitu, jangan gunakan air yang terlalu dingin karena bisa picu keluarnya adrenalin dan akan memperparah kondisi. Pastikan suhu air yang digunakan cukup sejuk tanpa membuat Anda kedinginan.

2. Kompres dingin

Untuk meredakan gatal dan bentol, Anda bisa menempelkan kompres dingin pada area yang biduran. Balut es batu dengan handuk halus dan kompres biduran sebanyak beberapa kali dalam sehari. Tentu, Anda tidak bisa melakukan cara ini apabila biduran yang Anda alami disebabkan oleh udara dingin.

3. Gunakan krim kulit

Krim yang mengandung mentol atau kalamin 1% sudah terbukti ampuh meredakan gatal-gatal di kulit. Krim ini bisa dibeli tanpa resep di apotek.

4. Hindari pemicu biduran

Agar biduran yang muncul bisa lebih cepat sembuh, segera hindari hal-hal yang bisa memicu kekambuhannya. Apabila kondisi ini dipicu oleh udang, maka jangan mengonsumsinya meski Anda menyukai rasanya.

5. Gunakan pakaian yang longgar

Menggunakan pakaian longgar akan membantu kulit jadi lebih gampang bernapas dan mengurangi gesekan di permukaannya, sehingga proses penyembuhan akibat biduran, bisa lebih cepat terjadi.

6. Konsumsi obat-obatan

Obat antihistamin bisa meredakan biduran dengan efektif. Contoh obat antihistamin yang paling sering digunakan adalah loratadine, cetirizine, diphenhydramine, dan fexofenadine. Sebagian obat tersebut ada yang hanya bisa didapatkan lewat resep dokter, sehingga sebaiknya Anda memeriksakan kondisi biduran Anda ke dokter terlebih dahulu.Pada kondisi biduran yang parah, obat jenis steroid seperti prednisolone juga dapat digunakan. Namun, obat ini tidak bisa dibeli secara bebas dan perlu resep dokter untuk menebusnya.Jika sering mengalami biduran yang kambuh, tidak ada salahnya untuk memeriksakan diri ke dokter, meski kondisi ini bisa hilang dengan sendirinya. Dokter akan memeriksa gejala dan riwayat kekambuhan Anda secara rinci. Dengan demikian, Anda bisa mengantisipasi pemicunya agar biduran tidak kambuh lagi.
alergigatalmasalah kulitruam kulitbiduran
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/public/diseases/a-z/hives-chronic-relief
Diakses pada 27 Juli 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/chronic-hives/symptoms-causes/syc-20352719
Diakses pada 27 Juli 2020
Patient. https://patient.info/skin-conditions/hives-inducible-urticaria#nav-4
Diakses pada 27 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait