Ini Panduan Exfoliate untuk Remaja, Kenali Jenis Kulitnya


Exfoliate untuk remaja boleh dilakukan, kecuali bagi mereka yang kulitnya sensitif.

(0)
04 Mar 2021|Azelia Trifiana
Exfoliate untuk remaja sangat aman untuk dilakukanExfoliate untuk remaja sangat aman untuk dilakukan
Jika Anda merasa makeup tidak merata atau produk skincare tidak berfungsi optimal, bisa jadi karena banyak terhalang sel kulit mati. Di sinilah pentingnya proses eksfoliasi secara berkala. Bahkan, exfoliate untuk remaja juga perlu dilakukan bergantung pada jenis kulit masing-masing.Namun perlu diingat pula bahwa proses ini tidak boleh dilakukan setiap hari, hanya beberapa kali saja. Remaja juga perlu mengenal terlebih dahulu jenis kulit mereka sebelum melakukannya.

Apa itu proses exfoliate?

Exfoliate adalah proses mengangkat sel kulit mati dari permukaan kulit. Metodenya bisa dilakukan secara mechanical dan chemical. Proses mechanical contohnya menggunakan alat semacam kain untuk mengangkat sel kulit mati.Sementara proses chemical berarti menggunakan produk tertentu dengan zat kimia dengan tujuan yang sama.Dengan melakukan proses ini, maka permukaan kulit tidak lagi terhalang sel kulit mati. Selain itu, komedo dan ukuran pori-pori juga bisa mengecil. Eksfoliasi juga membantu menghilangkan kelebihan minyak atau debu yang kerap menjadi pemicu munculnya jerawat pada remaja.Idealnya, proses exfoliate dilakukan 1-2 kali setiap minggunya bergantung pada jenis kulit, metode yang dilakukan, serta aktivitas sehari-hari. Setiap kali proses ini dilakukan, harus disertai dengan mengaplikasikan pelembap atau moisturizer untuk mencegah iritasi setelahnya.Bagi remaja, hal ini juga sangat bermanfaat terlebih mereka sedang mengalami perubahan hormon di fase pubertas. Menjaga kebersihan kulit wajah juga bisa menekan risiko munculnya jerawat.

Perlukan exfoliate untuk remaja?

perempuan cuci muka
Mencuci muka secara rutin dapat menjaga kesehatan kuli wajah
Manfaat proses exfoliate berlaku pula untuk remaja, bukan hanya orang dewasa. Meski demikian, ini bergantung pada jenis kulit masing-masing:
  • Kulit kering

Bagi remaja dengan jenis kulit wajah kering, proses eksfoliasi justru bisa menambah kelembapan kulitnya. Alasannya karena proses ini mengangkat sel kulit mati, pemicu utama masalah kulit kering. Apabila ini sudah dilakukan, maka moisturizer yang mereka aplikasikan dalam rangkaian perawatan kulit bisa terserap lebih baik.Meski demikian, remaja disarankan melakukan eksfoliasi dengan alat seperti kain lembut ketimbang menggunakan produk kimiawi. Tujuannya untuk melindungi kulit dari iritasi.
  • Kulit normal atau kombinasi

Remaja dengan kondisi kulit normal atau kombinasi bisa melakukan eksfoliasi untuk membuka pori-pori tersumbat. Ini adalah jenis kulit yang bisa sangat diuntungkan dari proses exfoliate. Wajar jika perlu beberapa kali mencoba hingga menemukan produk yang paling cocok untuk kulit remaja. Penting pula untuk merancang rangkaian perawatan kulit yang dilakukan secara konsisten.
  • Kulit sensitif

Meskipun exfoliate untuk remaja bermanfaat, mereka dengan kulit sensitif sebaiknya tidak melakukannya. Alasannya karena bisa menyebabkan iritasi hingga muncul jerawat dan kemerahan. Bahkan, proses ini bisa terasa menyakitkan bagi remaja dengan kulit sensitif.Lebih jauh lagi, jenis kulit ini sebaiknya tidak menggunakan produk kimia karena bisa memicu masalah lebih jauh.
  • Kulit berminyak

Remaja dengan kulit berminyak tak hanya perlu eksfoliasi, tapi juga mencuci muka secara rutin setiap kali selesai beraktivitas. Untuk menghilangkan kelebihan minyak yang menyumbat pori-pori, bisa dilakukan perpaduan antara produk cleanser dan juga scrub. Apabila kulit berminyak remaja rentan berjerawat, bisa dicari produk eksfoliasi yang juga mengandung obat jerawat di dalamnya. Produk semacam scrub dengan asam salisilat dapat mencegah munculnya jerawat sekaligus membersihkan kulit.Proses exfoliate untuk remaja sebaiknya dilakukan tidak lebih dari 2-3 kali setiap minggunya. Apabila terlalu sering, bisa terjadi iritasi terlepas dari jenis kulit apa yang mereka miliki.Eksfoliasi bisa dilakukan pagi hari atau sore hari seusai beraktivitas. Bukan waktunya yang menjadi pertimbangan utama, melainkan konsistensinya. Sebisa mungkin, selalu basuh wajah dengan air hangat atau air suhu ruangan serta pembersih wajah.Lebih jauh lagi, sebenarnya proses eksfoliasi ini bukan hanya seputar kulit wajah saja. Remaja juga bisa melakukan hal yang sama ke tubuhnya. Manfaatnya sama, mengangkat sel kulit mati yang tidak bisa dilakukan hanya dengan mandi dan menyabuni tubuh saja.

Apabila sudah menemukan metode eksfoliasi sesuai dengan kondisi masing-masing, maka kulit akan menjadi lebih bersih dan lembut. Selalu dengarkan reaksi kulit setelah melakukan eksfoliasi untuk menghindari iritasi.Jika Anda ingin tahu lebih lanjut seputar metode eksfoliasi yang tepat untuk remaja, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
perawatan kulitkulit dan kecantikanperawatan wajah
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/meaning-of-exfoliating
Diakses pada 18 Februari 2021
Ask Dr Manny. https://www.askdrmanny.com/teens-exfoliate-skin/
Diakses pada 18 Februari 2021
Teen Vogue. https://www.teenvogue.com/gallery/head-to-toe-exfoliation-guide
Diakses pada 18 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait