Ini Obat Sariawan Bayi yang Aman Digunakan

(0)
11 Dec 2019|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Ada beberapa jenis obat sariawan bayi yang aman digunakan seperti obat topikal HAobat sariawan bayi di apotik yang aman salah satunya adalah obat topikal dengan kandungan HA
Banyak hal dapat menyebabkan bayi tidak nafsu makan atau menyusu, salah satunya adalah sariawan yang membuat bayi merasakan perih setiap kali ada benda masuk ke mulutnya. Lalu, adakah obat sariawan bayi yang dapat mempercepat proses penyembuhannya?Sariawan, yang dalam dunia medis dikenal dengan stomatitis, adalah luka kecil di mulut yang berwarna putih atau kekuningan dengan kulit di sekitarnya menjadi kemerahan. Sariawan pada bayi bisa muncul di pipi maupun bibir bagian dalam, lidah, dan gusi serta terasa sakit.Hal yang harus diwaspadai ketika bayi mengalami sariawan adalah bayi jadi tidak nafsu makan atau menyusu. Hal ini dikhawatirkan menyebabkan dehidrasi sehingga orangtua waspada dan bila perlu memberi obat sariawan bayi yang aman.

Mengenal penyebab sariawan pada bayi

Para ahli tidak mengetahui secara pasti penyebab sariawan pada bayi. Namun, banyak hal dapat meningkatkan bayi terkena sariawan, misalnya:
  • Sistem imun yang melemah
  • Alergi makanan tertentu, misalnya cokelat, keju, kacang, maupun jeruk
  • Virus, bakteri, dan jamur
  • Bagian dalam mulut yang tidak sengaja tergigit (stomatitis aphtousa)
  • Kekurangan nutrisi tertentu
  • Pengaruh obat tertentu.
Orangtua perlu berhati-hati karena sariawan pada bayi bisa menular jika disebabkan oleh penyakit hand, foot, and mouth disease (HFMD), atau penyakit tangan kaki mulut, yaitu penyakit yang disebabkan oleh virus dari genus Enterovirus. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), jenis sariawan ini biasanya akan memunculkan luka yang banyak dan sangat nyeri, bersamaan dengan timbulnya lesi kulit di telapak tangan dan kaki si Kecil.Untuk mengatasi sariawan pada bayi, ada obat sariawan bayi yang aman digunakan untuk mempercepat proses penyembuhannya.

Obat sariawan untuk bayi yang aman

Sama seperti sariawan yang terjadi pada orang dewasa, sariawan pada bayi sebetulnya juga akan sembuh sendiri dalam kurun beberapa hari hingga hitungan minggu. Namun, tentu saja Anda sebagai orangtua tidak tega menunggu selama itu untuk kembali melihat wajah ceria si buah hati.Untuk itu, Anda dapat menggunakan obat sariawan untuk bayi yang aman. Salah satu obat sariawan bayi di apotik yang aman digunakan adalah obat topikal dengan kandungan hyaluronic acid 0,2%.Hyaluronic acid bekerja dengan cara melapisi lapisan terluar sariawan sehingga saraf yang terbuka karena sariawan tersebut tidak terlalu sensitif. Hasilnya, sariawan tidak menimbulkan nyeri sehingga bayi bisa menyusu atau makan dengan relatif tanpa rasa sakit dalam jangka waktu tertentu.Hyaluronic acid juga meningkatkan hidrasi pada jaringan di mulut yang mengalami luka atau sariawan sehingga dapat mempercepat penyembuhan sariawan bayi. Obat sariawan bayi ini aman digunakan pada sariawan yang kecil hingga berukuran agak besar.Selain obat topikal dengan kandungan HA, obat sariawan untuk bayi lainnya adalah obat oles penciclovir dan acyclovir. Obat ini bekerja untuk menghilangkan bakteri dan virus penyebab sariawan khususnya untuk jenis sariawan yang disebabkan oleh virus herpes. Anda bisa mengoleskan obat ini di area luka setiap 2 jam (kecuali selama tidur) selama 4 hari atau sesuai arahan dokter. Obat sariawan bayi lain yang mungkin diresepkan oleh dokter adalah obat pereda nyeri, seperti paracetamol atau ibuprofen. Untuk dosis dan cara pemakaian obat ini, Anda sebaiknya mengikuti instruksi dari dokter yang menangani anak Anda.Jika sariawan belum juga sembuh setelah beberapa minggu atau kembali tumbuh di tempat yang sama atau tempat lain, kembali kunjungi dokter. Ia mungkin akan memberi obat lain sesuai kondisi bayi Anda.

Selain minum obat, ini hal yang bisa Anda lakukan ketika bayi sariawan

Selain memberi obat sariawan bayi, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk memberi kenyamanan pada bayi dan sedikit mengurangi rasa nyeri akibat sariawan yang diidapnya. Berikut beberapa tips yang dapat Anda pertimbangkan:
  • Hindari memberi makan bayi dengan bahan makanan yang dapat melukai gusi, seperti keripik dan kacang. Makanan ini juga dapat melukai jaringan pada mulut sehingga penyembuhan sariawan lebih lama.
  • Gunakan sikat gigi dengan bulu lembut dan jangan menyikat gigi bayi terlalu keras.
  • Hindari penggunaan dot dan gunakan gelas minum.
  • Hindari memberi makan bayi dengan bahan makanan yang membuatnya alergi.
  • Hindari memberi makan bayi dengan makanan yang pedas, asin, asam (termasuk lemon dan tomat) yang dikhawatirkan bakal membuat perih sariawan yang dideritanya.
  • Meski perih, terus semangati bayi untuk minum meski dalam jumlah sedikit untuk mencegah terjadinya dehidrasi.
  • Anak di atas 1 tahun dapat diberikan suplemen zinc, vitamin B kompleks, vitamin C, dan zat besi. Es krim bisa diberikan karena efek dingin mampu meredakan rasa perih.
Sariawan yang berulang mungkin menandakan adanya penyakit lain pada bayi, seperti penyakit celiac, penyakit pada saluran pencernaan, hingga infeksi HIV. Untuk memastikan diagnosis dan mengetahui obat sariawan bayi karena penyakit-penyakit ini, Anda wajib berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
menyusuikesehatan mulutsariawan
Healthline. https://www.healthline.com/health/canker-sores
Diakses pada 11 Desember 2019
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/canker.html
Diakses pada 11 Desember 2019
Parents. https://www.parents.com/health/rashes/herpes-rash/
Diakses pada 11 Desember 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3132908/
Diakses pada 11 Desember 2019
Raising Children Australia. https://raisingchildren.net.au/guides/a-z-health-reference/mouth-ulcers
Diakses pada 11 Desember 2019
University of Rochester Medical Center. https://www.urmc.rochester.edu/encyclopedia/content.aspx?ContentTypeID=90&ContentID=P01843
Diakses pada 11 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait