Ini Nilai Trombosit Normal Anak, Orang Tua Perlu Tahu


Nilai trombosit normal pada anak adalah 150.000-450.000 trombosit per mikroliter darah. Jumlah trombosit yang berlebih disebut trombositosis, sedangkan jika kekurangan, disebut trombositopenia.

(0)
26 Jan 2021|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Nilai trombosit normal pada anak adalah 150.000 - 450.000Trombosit (warna putih) dalam proses pembekuan bersama sel darah merah
Trombosit atau keping darah adalah sel yang bertugas untuk membentuk gumpalan darah guna menghentikan perdarahan. SNilai trombosit yang tidak normal menandakan gangguan kesehatan yang sedang terjadi. Maka dari itu, orang tua perlu mengetahui nilai trombosit normal anak.Nilai trombosit normal pada anak adalah 150.000-450.000 trombosit per mikroliter darah. Jika nilainya kurang dari normal, maka kondisi ini disebut sebagai trombositopenia. Sementara itu saat lebih dari normal, anak dinyatakan mengalami trombositosis.

Kapan orang tua perlu mengetahui nilai trombosit normal anak?

Nilai trombosit normal anak bisa diketahui dari pemeriksaan darah lengkap. Namun, pemeriksaan ini memang bukan tindakan umum yang akan dilakukan kecuali sebagai bagian dari medical check up.Dokter juga dapat merekomendasikan pemeriksaan darah lengkap apabila Si Kecil mengalami gejala yang terlihat berhubungan dengan kelainan darah, seperti:
  • Sering memar tanpa sebab yang jelas
  • Darah sulit berhenti meski hanya tergores sedikit
  • Sering mimisan
  • Ada darah pada tinja
  • Muncul bintik-bintik atau bercak merah di kulit
  • Muncul bintik atau area berwarna keungunan di kulit yang dinamakan purpura, akibat perdarahan di bawah kulit

Ini artinya jika nilai trombosit anak lebih tinggi dari normal

Nilai trombosit yang lebih tinggi dari normal atau lebih dari 450.000 trombosit per mikroliter darah disebut sebagai trombositosis. Pada anak, kondisi ini disebut sebagai trombositosis pediatrik.Nilai trombosit yang terlalu tinggi bisa terjadi saat ada gangguan di sumsum tulang. Jika tidak diketahui penyebabnya, gangguan tersebut dinamakan trombositosis primer atau esensial. Namun apabila penyebabnya diketahui, kondisi itu merupakan trombositosis sekunder.Trombositosis sekunder bisa juga disebut sebagai trombositosis reaktif dan jenis inilah yang paling sering terjadi pada anak-anak.Beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya trombositosis sekunder pada anak adalah:Baca Juga: Anemia pada Anak, Seperti Apa Cirinya?

Ini artinya jika nilai trombosit anak lebih rendah dari normal

Kondisi trombosit lebih rendah dari normal atau kurang dari 150.000 trombosit per mikroliter darah disebut sebagai trombositopenia. Kondisi ini bisa terjadi akibat sumsum tulang tidak memproduksi cukup trombosit atau ada gangguan yang menghancurkan trombosit.Karena fungsi trombosit adalah untuk membantu pembekuan darah, maka saat jumlahnya kurang dari normal, pembekuan darah sulit terjadi dan anak akan mudah mengalami perdarahan.Perdarahan yang terjadi di bawah kulit akan terlihat seperti memar, dan yang keluar akibat goresan atau luka maupun mimisan, akan sulit berhenti.Trombositopenia bisa disebabkan oleh berbagai penyakit, seperti:Kondisi ini juga bisa terjadi sebagai efek samping penggunaan obat-obatan tertentu, termasuk obat kemoterapi.

Cara untuk mengembalikan kadar trombosit normal anak

Untuk mengembalikan kadar trombosit normal anak, tentu perawatannya bisa berbeda-beda tergantung dari kondisi penyebabnya.Pada trombositosis pediatrik reaktif, bahkan biasanya tidak diperlukan perawatan khusus karena nilai trombosit akan kembali turun dengan sendirinya. Namun, penyebab awal terjadinya kondisi ini seperti infeksi, penyakit Kawasaki atau kondisi lainnya tetap perlu diobati.Hal ini juga berlaku untuk trombositopenia. Perawatan utama yang akan dilakukan adalah menyembuhkan penyebab awalnya. Sementara itu, untuk usaha meningkatkan trombosit, ada cara alami yang bisa dilakukan, yaitu mengonsumsi makanan yang dapat menambah produksinya.Berikut ini beberapa makanan yang secara alami bisa meningkatkan jumlah trombosit.

1. Makanan yang mengandung vitamin C

Vitamin C penting untuk menjaga fungsi platelet adar tetap berlangsung baik. Vitamin ini juga akan membantu penyerapan zat besi di tubuh yang kemudian dapat membantu meningkatkan produksi trombosit.Contoh sumber vitamin C alami yang dapat diberikan pada anak antara lain brokoli, mangga, tomat, kembang kol, dan nanas.

2. Makanan yang mengandung vitamin B-12

Vitamin B-12 sangat penting untuk menjaga sel darah agar bisa tetap sehat. Jika anak mengalami kekurangan vitamin ini, maka produksi trombositnya pun akan turun.Untuk kembali meningkatkan trombosit, mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin B-12 bisa jadi solusinya. Jenis makanan yang dimaksud antara lain hati sapi, telur, dan kerang.

3. Makanan yang mengandung folat

Anda bisa mendapatkan folat secara alami dari makanan seperti kacang merah, kacang tanah, serta jeruk.

4. Makanan yang mengandung zat besi

Zat besi adalah mineral yang sangat diperlukan untuk pembentukan sel darah yang sehat. Beberapa makanan yang bisa membantu meningkatkan trombosit karena mengandung zat besi antara lain adalah daging sapi, kerang, dan kacang-kacangan.Kadar trombosit normal anak dapat menjadi salah satu parameter orangtua untuk melihat kondisi kesehatan si Kecil secara keseluruhan.Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang gangguan trombosit pada anak maupun gangguan darah lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
trombosissel darahtrombosittrombositopenia
Stanforf Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=what-are-platelets-160-36
Diakses pada 12 Januari 2021
Lab Test Online. https://labtestsonline.org/tests/platelet-count
Diakses pada 12 Januari 2021
MedScape. https://emedicine.medscape.com/article/959378-overview
Diakses pada 12 Januari 2021
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322726
Diakses pada 12 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-increase-platelet-count
Diakses pada 12 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait