Ini 7 Manfaat Zat Besi yang Menyehatkan bagi Tubuh

(0)
16 Jun 2020|Nina Hertiwi Putri
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Manfaat zat besi untuk kesehatan begitu beragam, termasuk tingkatkan daya tahan tubuhAda banyak manfaat zat besi yang bisa didapatkan untuk kesehatan
Zat besi paling banyak dikenal sebagai mineral yang membantu pembentukan sel darah merah. Memang, hal itu tidaklah salah. Namun, manfaat zat besi sebenarnya lebih dari yang banyak orang ketahui. Sebab, mineral ini ternyata juga dapat berperan dalam memperbaiki siklus tidur hingga meningkatkan daya tahan tubuh.Zat besi bisa didapatkan secara alami melalui makanan maupun suplemen. Sehingga sebenarnya ada banyak cara untuk memenuhi kebutuhan harian mineral ini. Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang membutuhkannya dalam jumlah yang sama. Semua itu tergantung dari jenis kelamin, usia, dan kondisi kesehatan Anda.

Beragam manfaat zat besi

Zat besi adalah mineral yang dibutuhkan untuk berbagai proses vital di tubuh, mulai dari pembentukan sel darah merah, meningkatkan energi dan fokus, hingga meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Berikut ini, manfaat zat besi secara lengkap yang penting untuk diketahui.
Manfaat zat besi salah satunya untuk hilangkan lelah
Manfaat zat besi salah satunya bisa hilangkan lelah

1. Mengurangi lelah

Kekurangan zat besi bisa membuat tubuh terasa lemas, bahkan pada pria maupun wanita yang tidak mengalami anemia. Mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi bisa mengembalikan energi di tubuh sehingga rasa lemas bisa segara hilang.

2. Menyembuhkan anemia

Zat besi bisa menyembuhkan anemia atau kurang darah. Anemia disebabkan oleh kurangnya kadar hemoglobin di tubuh, sementara itu zat besi adalah mineral yang berperan penting dalam pembentukan hemoglobin. Sehingga, jikaAnda mengalami gejala kurang darah, konsumsilah makanan-makanan maupun suplemen yang kaya akan zat besi untuk bantu meredakannya.
Manfaat zat besi untuk kehamilan
Manfaat zat besi untuk penuhi kebutuhan sel darah merah saat hamil 

3. Baik untuk kehamilan

Selama masa kehamilan, produksi sel darah merah dan volume darah meningkat drastis untuk memenuhi kebutuhan dua orang sekaligus, yaitu ibu dan bayi yang sedang dikandungnya. Sehingga, kebutuhan zat besi di tubuh juga akan meningkat.Ibu hamil yang kekurangan zat besi, lebih rentan mengalami proses persalinan prematur dan melahirkan bayi dengan berat badan rendah. Selain itu, kekurangan mineral ini juga bisa membuat ibu hamil rentan terkena infeksi.

4. Meningkatkan kekuatan otot

Mengonsumsi cukup zat besi bisa membuat otot menjadi lebih kuat. Sebab, zat besi akan memberikan oksigen yang cukup bagi otot agar bisa berkontraksi. Kekurangan mineral ini juga bisa menyebabkan turunnya elastisitas otot dan membuat otot kendur.

5. Meningkatkan kekebalan tubuh

Zat besi berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh atau sistem imun. Sebab, mineral ini akan meningkatkan produksi hemoglobin yang akan membawa oksigen ke sel, jaringan, maupun organ yang rusak, sehingga proses penyembuhan tubuh bisa segera dimulai.
Manfaat zat besi untuk tingkatkan konsentrasi
Zat besi bisa tingkatkan konsentrasi

6. Meningkatkan konsentrasi

Kekurangan zat besi dinilai dapat menyulitkan seseorang mencapai titik fokus dan berkonsentrasi. Sehingga, memenuhi kebutuhan mineral harian sangat penting dilakukan agar konsentrasi dan kemampuan kognitif bisa meningkat.

7. Memperbaiki jam tidur

Memenuhi kebutuhan zat besi harian bisa membuat kualitas tidur meningkat. Sebaliknya, kekurangan zat besi bisa menyebabkan insomnia, apnea tidur, dan akan kesulitan untuk tidur nyenyak.

Jumlah kebutuhan zat besi per orang

Kebutuhan zat besi harian tiap orangnya bisa berbeda, tergantung dari jenis kelamin, usia, dan kondisi tubuhnya. Berikut ini penjelasan lebih rinci mengenai jumlah kebutuhan zat besi pada masing-masing kelompok individu.

1. Bayi

  • Usia 0-6 bulan: 0,27 mg
  • Usia 7-12 bulan: 11 mg

2. Anak-anak

  • Usia 1-3 tahun: 7 mg
  • Usia 4-8 tahun: 10 mg

3. Laki-laki

  • Usia 9-13 tahun: 8 mg
  • Usia 14-18 tahun: 11 mg
  • Usia 19 tahun ke atas: 8 mg

4. Perempuan

  • Usia 9-13 tahun: 8 mg
  • Usia 14-18 tahun: 15 mg
  • Usia 19-50 tahun: 18 mg
  • Usia di atas 51 tahun: 8 mg
  • Selama kehamilan: 27 mg
  • Saat menyusui di usia 14-18 tahun: 10 mg
  • Saat menyususi waktu berusia 19 tahun ke atas: 9 mg
Selain itu, kebutuhan zat besi Anda juga akan meningkat apabila Anda memiliki kondisi-kondisi di bawah ini:
  • Gagal ginjal dan sedang menjalani prosedur cuci darah rutin
  • Kelainan saluran pencernaan yang membuat tubuh tidak bisa menyerap zat besi secara maksimal, seperti celiac disease, Chron’s disease, dan ulcerative colitis
  • Terlalu banyak mengonsumsi obat antasida
  • Baru menjalani operasi untuk menurunkan berat badan, seperti operasi bariatrik
  • Terbiasa berolahraga terlalu keras

Tanda kekurangan dan kelebihan zat besi

Zat besi adalah mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, sehingga saat kebutuhannya tidak terpenuhi, Anda bisa mengalami beberapa gangguan kesehatan, seperti:
  • Sesak napas
  • Jantung berdetak kencang
  • Tangan dan kaki dingin
  • Ngidam sesuatu yang aneh seperti ingin makan tanah (pica)
  • Kukunya rapuh
  • Rambut rontok
  • Luka di ujung bibir
  • Lidah terasa nyeri
  • Sulit menelan
Jika beberapa kondisi di atas disertai dengan rasa lemas yang berlebihan, maka segeralah periksakan diri ke dokter.Sementara itu, meski zat besi dibutuhkan oleh tubuh, mengonsumsinya secara berlebihan justru bisa merusak kesehatan. Pada anak-anak, kelebihan zat besi bisa menimbulkan keracunan, bahkan kematian. Sementara itu bagi orang dewasa, kelebihan zat besi jarang terjadi karena tubuh sudah memiliki kemampuan untuk menyaring kelebihan zat besi di tubuh.Namun, orang dewasa juga bisa mengalami kelebihan zat besi apabila tubuhnya mengalami suatu gangguan tertentu yang membuat tubuh tidak bisa mengatur penyerapan mineral ini dengan baik.

Sumber zat besi alami

Untuk memenuhi kebutuhan zat besi harian, Anda perlu mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan mineral ini, seperti:
  • Bayam
  • Hati sapi
  • Kerang
  • Tahu
  • Tomat
  • Daging sapi tanpa lemak
  • Kentang panggang
  • Kacang mete panggang
  • Ayam
  • Kuning telur
  • Ikan
Selain dari sumber alami di atas, zat besi juga bisa didapatkan dari suplemen. Namun jika memang tidak kekurangan zat besi, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi suplemen. Sebab, konsumsi tersebut malah bisa memicu kelebihan zat besi di tubuh.Melihat begitu banyaknya manfaat zat besi untuk kesehatan, sebaiknya Anda tidak lagi abai dalam memperhatikan kecukupan kebutuhan zat besi harian. Selain itu, pastikan juga kebutuhan mineral penting lain untuk tubuh juga terpenuhi dengan selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang.
makanan sehatzat besikelebihan zat besi
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/287228
Diakses pada 2 Juni 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/iron-supplements-benefits-4178814#dosage-and-preparation
Diakses pada 2 Juni 2020
WebMD. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/features/iron-supplements#1
Diakses pada 2 Juni 2020
Harvard Health Publishing, Harvard Medical School. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/iron-and-your-health
Diakses pada 2 Juni 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait