Ini Akibatnya Jika Anda Menunggak Iuran BPJS Kesehatan

Menunggak pembayaran iuran BPJS akan menyebabkan hambatan pada pelayanan kesehatan
Menunggak Iuran BPJS Kesehatan dapat menyebabkan kesulitan saat terjadi kondisi darurat

Bayar iuran BPJS Kesehatan merupakan suatu kewajiban walaupun Anda tidak menggunakannya sama sekali. Jika Anda menunggak iuran tersebut, tentunya akan ada konsekuensi yang akan diterima. Akibat menunggak iuran BPJS Kesehatan bisa bermacam-macam. Untuk selengkapnya, simak penjelasan berikut ini.

Ini yang Terjadi Jika Menunggak Iuran BPJS

Bagi peserta yang ingin mendapatkan fasilitas dari BPJS Kesehatan, harus menunaikan kewajiban membayar iuran secara rutin setiap bulan. Tentunya, iuran BPJS akan berbeda antara iuran perseorangan dan karyawan. Tunggakan iuran BPJS dapat menyebabkan hambatan pelayanan kesehatan, karena:

  • Jika menunggak pembayaran iuran maka status peserta BPJS Anda akan dihentikan sementara sejak tanggal 1 bulan berikutnya, sehingga pelayanan kesehatan menggunakan BPJS juga akan terhenti sementara.
  • Status peserta BPJS Kesehatan akan kembali aktif apabila iuran tunggakan telah dibayar paling banyak 24 bulan dan pembayaran iuran bulanan tetap berjalan.
  • Jika peserta BPJS Kesehatan membutuhkan pelayanan rawat inap dalam kurun waktu 45 hari setelah status kembali aktif, maka akan dikenakan denda pelayanan. Ketentuan mengenai denda akan dijelaskan selanjutnya.

Denda Tunggakan Iuran BPJS

Pada peraturan awal, peserta yang menunggak pembayaran iuran bulanan dikenai denda. Besaran denda adalah dua persen per bulan dari total iuran yang tertunggak. Namun peraturan itu telah diganti dengan Perpres 19/2016, yang menjelaskan tidak ada lagi denda keterlambatan tetapi, kartu akan langsung non-aktif setelah terjadi keterlambatan pembayaran iuran.

Denda baru akan dihitung jika seseorang membutuhkan layanan rawat inap dalam kurun waktu 45 hari setelah melunasi tunggakannya. Berikut ketentuan denda tunggakan iuran BPJS:

  • Peserta tersebut dikenakan denda sebesar 2,5% x jumlah bulan tertunggak x biaya rawat inap.
  • Denda pelayanan untuk rawat inap dihitung untuk setiap diagnosis.
  • Jika dalam jangka waktu 45 hari itu peserta dirawat inap lebih dari sekali dengan diagnosis yang berbeda-beda, denda dikenakan untuk setiap diagnosis. 
  • Jumlah bulan tertunggak maksimal adalah 12 bulan (artinya kalau tunggakan lebih dari 12 bulan, tetap dihitung 12).
  • Jumlah total total denda adalah 30 juta. Artinya kalau pun dihitung sesuai ternyata denda melebihi 30 juta, tetap akan dikenakan 30 juta.

Tunggakan dan denda dibayar dengan cara yang berbeda. Tunggakan dilunasi lewat ATM, gerai, kantor POS, dan lain-lain. Sedangkan denda harus ditetapkan, dibayar ke BPJS Kesehatan, diverifikasi, dan pelayanan baru bisa aktif kembali. Jadi, pastikan untuk mengurus denda di hari kerja.

Cek Tagihan BPJS Kesehatan Anda

Tunggakan BPJS dapat Anda hindari apabila rutin melakukan cek tagihan BPJS Kesehatan. Tagihan BPJS perseorangan dapat Anda cek melalui sms, website BPJS, maupun aplikasi telepon pintar "Mobile JKN" yang dapat diunduh secara gratis.

Untuk cek tagihan BPJS melalui sms, Anda cukup mengirim pesan dengan format:
TAGIHAN<spasi>NOMOR KARTU BPJS KESEHATAN lalu kirim ke 087775500400

Sedangkan untuk cek tagihan BPJS melalui website, Anda cukup masuk ke laman khusus yang telah disediakan disini.

Kartu tidak akan hangus meski telah status sedang dihentikan sementara karena nomor peserta BPJS berlaku seumur hidup. Catatan kepesertaan tidak akan lenyap meski menunggak berbulan-bulan. Jadi, fasilitas BPJS dapat dinikmati kembali setelah seluruh tunggakan dibayar lunas berikut dendanya.

Membayar iuran BPJS Kesehatan setiap bulannya tentu akan terasa lebih ringan jika dibandingkan dengan membayar denda. Selain itu, Anda juga akan terhindar dari langkah-langkah tambahan untuk mengurus pembayaran tagihan dan mengaktifkan kembali status kepersetaan saat terjadi kondisi darurat dimana Anda membutuhkan pelayanan kesehatan dengan segera.

BPJS Kesehatan.
https://www.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/application/modules/post/files/EBOOK_Panduan_Layanan_JKN_KIS_Tahun_2018.pdf
Diakses pada 28 November 2018

https://bpjs-kesehatan.go.id/bpjs/index.php/pages/detail/2014/23/Check-Pembayaran-Iuran
Diakses pada 28 November 2018

https://daftar.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/
Diakses pada 28 November 2018

Liputan 6. https://www.liputan6.com/health/read/3239277/ini-akibat-terlambat-bayar-iuran-bpjs-kesehatan
Diakses pada 28 November 2018

Artikel Terkait

Banner Telemed