logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ini Gambar Paru Pasien Corona, Tanda Parahnya Infeksi Covid-19

open-summary

Gambar paru pasien corona menunjukkan bahwa penyakit ini tidak boleh disepelekan, baik untuk anak muda apalagi orang tua. Gambaran berkabut yang menyelimuti paru-paru dari hasil rontgen dada menunjukkan bahwa pasien corona harus berjuang susah payah hanya demi bisa bernapas.


close-summary

3 Apr 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Gambar paru pasien corona akan terlihat berwarna putih atau buram

Gambar paru pasien corona menunjukkan adanya area putih di beberapa bagiannya

Table of Content

  • Perbedaan gambar paru pasien corona dengan paru-paru yang normal
  • Rincian gambar paru pasien corona, dari yang ringan hingga kritis
  • Tidak semua kasus positif Covid-19 bisa terdeteksi lewat rontgen

Covid-19 adalah penyakit yang disebabkan oleh virus bernama SARS-CoV-2 yang merupakan salah satu jenis dari kelompok virus bernama corona. Saat masuk ke tubuh, tujuan utama virus ini adalah merusak paru-paru. Hal ini terbukti dari hasil rontgen pasien Covid-19 yang umumnya menunjukkan adanya area berkabut putih di paru-parunya, menandakan adanya kerusakan di organ pernapasan utama manusia ini.

Advertisement

Gambaran paru-paru memang menjadi salah satu acuan untuk mendeteksi infeksi virus corona di tubuh seseorang. Itulah alasannya, selain pemeriksaan swab tenggorok (swab PCR), rontgen thorax atau rontgen dada juga dijadikan salah satu pemeriksaan yang dilakukan untuk memastikan diagnosis serta memantau perkembangan penyakit pada pasien yang sudah terbukti positif Covid-19.

Perbedaan gambar paru pasien corona dengan paru-paru yang normal

Saat masuk ke dalam tubuh, virus SARS-CoV-2, penyebab Covid-19 akan berjalan ke saluran pernapasan dan menyebabkan terjadinya infeksi. Saat infeksi terjadi, tubuh akan mencoba melawannya dengan sistem imun sebagai garda terdepan.

Peperangan antara sistem imun dan virus inilah yang kemudian menyebabkan peradangan di area yang terinfeksi. Pada infeksi Covid-19, peradangan bisa terjadi di semua saluran pernapasan, mulai dari tenggorokan hingga alveolus. Peradangan juga menyebabkan paru-paru membengkak hingga terisi cairan.

Perubahan inilah yang akan terlihat saat seseorang yang terpapar Covid-19, diperiksa menggunakan rontgen dada.

Pada orang yang infeksinya masih ringan, perubahan yang terlihat pada hasil rontgennya belum terlalu berbeda dari paru-paru normal. Sementara itu pada pasien dengan infeksi yang parah, gambaran rontgen parunya akan terlihat jelas berbeda dengan yang normal.

Sebagai organ lunak, paru-paru yang normal akan memperlihatkan warna hitam atau gelap pada hasil rontgen. Sementara itu, saat paru mulai terlihat berwarna putih, maka tandanya ia sudah mulai ditutupi oleh cairan maupun kerusakan yang lain.

Berikut ini gambar hasil rontgen paru antara pasien Covid-19 dan hasil rontgen paru-paru normal.

Gambar paru-paru normal non Covid-19
Gambar paru-paru normal: terlihat berwarna hitam di seluruh bagiannya (sumber foto: Stefan Jaeger Research Article)

 

Gambar paru pasien corona terlihat ada warna putih
Gambar paru pasien corona, terlihat ada lapisan warna putih yang menutupi sebagian paru (sumber foto: radiology assistant)

Rincian gambar paru pasien corona, dari yang ringan hingga kritis

Berikut ini penjelasan seputar perbedaan gambar paru pasien corona dari yang kondisinya ringan hingga kritis.

1. Gambar paru pada pasien corona yang ringan hingga sedang

Pasien corona yang masuk kategori ringan hingga sedang gejalanya sangat beragam. Seseorang bisa saja hanya merasakan gatal di tenggorokannya dan batuk kering. Lalu, sebagian lainnya bisa merasakan gejala yang lebih buruk seperti sulit bernapas akibat katung udara di paru-paru yang disebut alveolus mulai meradang.

Meski gejalanya bisa berbeda, pasien Covid-19 yang gejalanya ringan hingga sedang, memiliki satu kesamaan. Pada pemeriksaan yang dilakukan dengan menggunakan rontgen dada, paru-paru pasien kedua kategori ini akan memperlihatkan gambaran buram. Gambaran ini bisa terlihat di salah satu atau kedua paru-paru.

Gambaran tersebut bisa diumpamakan seperti kaca yang berembun saat terkena uap panas. Dalam bahasa kedokteran, tampakan ini sering disebut sebagai ground-glass opacity.

2. Gambar paru pada pasien corona yang parah

Pada kasus yang parah, pembengkakan yang terjadi akibat infeksi sudah semakin parah. Paru-paru juga mulai dipenuhi oleh cairan dan sisa-sisa kotoran dari sel-sel yang mati akibat kalah saat melawan virus. Kondisi ini membuat pasien kesulitan menghirup oksigen sehingga membuatnya sesak napas. 

Pada kondisi ini, bercak atau area putih pada paru-paru sudah terlihat semakin jelas, tak lagi samar. Bercak tersebut pun terlihat sudah mulai menyambung satu sama lain.

3. Gambar paru pada pasien corona yang kritis

Pada pasien yang sudah masuk kondisi kritis, biasanya berbagai komplikasi corona akan muncul. Salah satu komplikasi yang paling sering terjadi adalah acute respiratory distress syndrome (ARDS). Saat pasien corona sudah mengalami ARDS, gambaran parunya sudah terlihat putih di kedua sisi.

Selain itu secara klinis, pasien tersebut juga akan sangat kesulitan bernapas karena paru-parunya sudah terisi penuh oleh cairan, kotoran, serta sisa metabolisme lainnya.

Hal ini membuat paru-paru sudah tidak lagi bisa mengantarkan oksigen yang sangat diperlukan untuk organ vital agar dapat berfungsi. Akibatnya, bisa terjadi kegagalan organ vital yang berujung pada kematian.

Informasi lengkap seputar infeksi Covid-19

• Jenis pemeriksaan corona: Ini perbedaan antara rapid test dan tes swab untuk corona

• Obat herbal corona, memang ada?: Jenis tanaman yang diklaim bisa cegah Covid-19

• Komplikasi Covid-19: 10 Jenis penyakit yang bisa jadi komplikasi jika terinfeksi corona

Tidak semua kasus positif Covid-19 bisa terdeteksi lewat rontgen

Meski gambar paru pasien corona menunjukkan tampilan yang khas, tapi nyatanya tidak semua orang yang positif Covid-19 mengalami perubahan berarti di paru-parunya.

Dalam penelitian yang dilakukan pada orang-orang yang melakukan kontak dekat dengan pasien yang positif Covid-19, sekitar 30% di antaranya tidak mengalami gejala apapun. Hasil rontgen parunya pun tidak menunjukkan adanya perubahan.

Sementara itu sisanya, atau sekitar 70% di antaranya menunjukkan adanya perubahan gambaran paru apabila diperiksa melalui rontgen. Dari 70% responden tersebut, sekitar 20% di antaranya menunjukkan adanya gejala Covid-19, meski tidak parah.

Sehingga bisa disimpulkan bahwa sebagian orang bisa saja positif Covid-19 tanpa adanya gejala serta perubahan gambaran paru-paru. Untuk itu, hasil dari rontgen dada hanyalah salah satu acuan diagnosis dan pemeriksaan lain seperti swab tenggorokan, masih harus dilakukan untuk memastikan diagnosis.

Advertisement

penyakit paru-paruinfeksi paru-parucovid-19

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved