Ini Efek Samping Daun Salam, Ternyata Bisa Rugikan Kesehatan

Efek samping daun salam perlu diwaspadai
Efek samping daun salam bisa terjadi jika dikonsumsi bersamaan dengan obat penurun gula darah

Daun salam merupakan salah satu rempah-rempah yang paling sering digunakan di masakan Indonesia. Selain memang bisa membuat makan menjadi lebih sedap, daun yang satu ini memang memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Meski begitu, efek samping daun salam juga tidak bisa diremehkan.

Daun ini dapat bereaksi terhadap obat-obatan tertentu, sehingga mengganggu cara kerjanya. Selain itu, daun salam juga sebaiknya dihindari oleh beberapa kelompok individu agar tidak memberikan efek merugikan untuk kesehatan.

Efek samping daun salam untuk kesehatan

Manfaat daun salam untuk menyehatkan saluran pencernaan atau menurunkan gula darah mungkin sudah sering didengar. Namun, jangan sampai Anda gegabah mengonsumsinya. Sebab, efek samping daun salam di bawah ini bisa saja terjadi.

1. Menggangu pencernaan jika dikonsumsi secara utuh

Sering melihat orang menyingkirkan daun salam sebelum masakan tersebut disajikan? Selain untuk membuat masakan terlihat lebih estetik, menyingkirkan daun salam memang perlu dilakukan, agar tidak tertelan.

Daun salam, jika ditelan secara utuh, tidak bisa dicerna oleh tubuh. Sehingga, bisa membuat tenggorokan tersumbat atau melukai organ-organ di saluran cerna.

Meski begitu, daun ini aman untuk dikonsumsi dalam bentuk bubuk atau jika sudah dalam bentuk terpotong. Daun ini juga aman dikonsumsi sebagai obat atau suplemen dalam jangka waktu pendek.

2. Menghambat sistem saraf pusat

Apa hubungan antara operasi dengan daun salam? Terlihat cukup jauh, bukan? Namun jika Anda mengonsumsi daun salam sebagai obat herbal, sebaiknya hentikan dulu penggunaannya setidaknya dua minggu sebelum menjalani operasi.

Sebab, daun salam dipercaya dapat memperlambat kerja sistem saraf pusat. Sementara itu saat operasi, pasien akan mendapatkan obat bius yang cara kerjanya berhubungan dengan sistem saraf pusat. Begitu juga dengan obat yang diberikan setelah operasi, yang akan terganggu cara kerjanya akibat daun salam.

Selain itu, ibu hamil dan menyusui sebaiknya menghindari konsumsi daun salam sebagai obat herbal. Sebenarnya, belum ada penelitian yang menyebutkan bahwa daun salam berbahaya untuk ibu hamil atau menyusui. Namun, mengingat daun ini bisa memberikan berbagai efek ke tubuh, sebaiknya konsumsinya sebagai obat dihindari terlebih dahulu.

Efek samping daun salam bagi pengobatan yang sedang dijalani

Selain itu, jika Anda sehari-hari memang sudah mengonsumsi berbagai jenis obat dan masih ingin menggunakan daun salam sebagai alternatif, sebaiknya pastikan dulu jenis obat yang sedang dikonsumsi. Sebab, daun ini dipercaya bisa bereaksi terhadap beberapa jenis obat, sehingga mengganggu atau menurunkan efektivitasnya.

1. Efek samping daun salam pada obat diabetes

Rebusan air daun salam atau obat alternatif yang mengandung daun salam dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah. Jika sedang mengonsumsi obat penurun gula darah, jangan menggabungkannya dengan obat daun salam.

Mengonsumsi keduanya akan membuat kadar gula darah Anda turun terlalu drastis dan justru membahayakan untuk kesehatan. Pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat alternatif apapun.

2. Efek samping daun salam pada obat antinyeri

Saat ada obat antinyeri yang kita konsumsi, tubuh akan mengolahnya untuk dapat diserap dan membuang sisanya yang tidak dibutuhkan oleh tubuh. Daun salam bisa memperlambat pembuangan sisa pencernaan obat tersebut.

Akibatnya, efek obat maupun efek sampingnya semakin meningkat. Namun, tidak semua obat pereda nyeri akan beriniteraksi dengan daun salam. Hanya obat golongan narkotika seperti meperidine, hydrocodone, atau morphine yang akan mengalami perubahan cara kerja.

3. Efek samping daun salam pada obat tidur

Obat tidur atau obat sedatif juga bisa mengalami perubahan efek apabila dikonsumsi bersamaan dengan obat herbal lain yang mengandung daun salam. Sebab, daun salam sendiri sudah bisa menyebabkan orang yang mengonsumsinya merasa mengantuk.

Jika keduanya dikonsumsi bersamaan, maka penggunanya akan merasakan kantuk yang teramat sangat. Contoh obat tidur yang dimaksud antara lain lorazepam, clonazepam, dan phenobarbital.

Setelah mengetahui berbagai efek samping daun salam di atas, Anda diharapkan bisa lebih berhati-hati dalam mengonsumsinya, terutama jika Anda menggunakannya sebagai obat alternatif. Selalu konsultasikan dengan dokter apabila Anda ingin menggunakan daun salam sebagai obat, agar tidak mengganggu pengobatan yang sedang berjalan.

WebMD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-685/bay-leaf
Diakses pada 5 Maret 2020

Very Well Fit. https://www.verywellfit.com/the-benefits-of-bay-leaves-4587138#possible-side-effects
Diakses pada 5 Maret 2020

E-Medicine Health. https://www.emedicinehealth.com/bay_leaf/vitamins-supplements.htm#SafetyConcerns
Diakses pada 5 Maret 2020

Artikel Terkait