Ini Dia Pengertian Darah, Cairan yang Vital di Tubuh Kita

Darah adalah cairan yang penting untuk keberlangsungan hidup
Darah merupakan cairan penting yang ada di tubuh manusia

Saat ditanya mengenai cairan apa yang ada dalam tubuh, darah adalah salah satu jawaban yang terlintas di benak. Anda mengenali darah sebagai salah satu cairan dalam tubuh yang penting untuk kelangsungan kehidupan sehari-hari.

Memahami pengertian darah

Pengertian darah yang paling mendasar adalah cairan dalam tubuh yang berperan untuk menghantarkan nutrisi, hormon, dan oksigen ke seluruh tubuh serta mengangkut racun dalam tubuh untuk diberikan ke organ lain yang bertugas menyaringnya.

Namun, darah tidak hanya berisi nutrisi, hormon, oksigen, dan kotoran dalam tubuh, tetapi juga menjadi tempat bersemayam berbagai sel, plasma, dan protein. Hal inilah yang membuat darah menjadi lebih kental daripada air.

Bila dilihat lebih mendalam, darah tidak bisa diartikan hanya sebagai cairan yang menyokong kelangsungan hidup, tetapi juga menjadi sarana penyaluran berbagai hal dalam tubuh. Selain itu, darah tidak sepenuhnya cairan.

Darah terdiri dari cairan dan padatan. Bagian cair dari darah dikenal sebagai plasma dan terbentuk dari air, garam, dan protein. Sedangkan bagian padat dari darah mengandung berbagai sel-sel darah.

Di dalam darah terdapat tiga jenis sel darah, yaitu sel darah merah yang membawa oksigen, trombosit yang berperan dalam proses pembekuan darah, dan sel darah putih yang merupakan pelindung dari berbagai penyakit yang menyerang tubuh.

Sel-sel darah tersebut diproduksi melalui sumsum tulang. Sel darah merah dapat hidup selama kurang lebih 120 hari, trombosit dapat bertahan hingga enam hari, dan sel darah putih dapat hidup kurang dari satu hari.

Pembagian golongan darah

Pengertian darah tidak sesederhana yang Anda pikirkan sebelumnya dan tiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda. Anda mengenalnya sebagai golongan darah A, B, AB, dan O.

Keempat golongan darah ini nantinya akan terbagi menjadi dua jenis lagi berdasarkan rhesusnya, yaitu Rh-positif dan Rh-negatif.  Golongan darah penting untuk diketahui agar Anda bisa mendapatkan transfusi darah yang sesuai dengan golongan darah Anda.

Sementara rhesus perlu diketahui saat masa kehamilan untuk mengetahui apakah golongan darah Anda berpotensi mengancam nyawa janin dan sebaliknya.

Gangguan pada darah

Anda tidak hanya perlu memahami pengertian darah, tetapi juga perlu mengetahui apa-apa saja penyakit atau masalah yang bisa muncul dan mengganggu fungsi dari darah. Melalui berbagai tes darah, Anda dapat mengetahui adanya penyakit atau gangguan pada darah, seperti:

  • Anemia

Anemia merupakan gangguan pada darah yang umum terjadi dan meliputi kadar sel darah merah yang sangat rendah dan memicu gejala seperti sesak napas serta kelelahan.

  • Malaria

Masalah pada darah lainnya yang cukup sering terjadi adalah malaria. Malaria diakibatkan oleh infeksi parasit Plasmodium yang ditularkan melalui gigitan nyamuk dan menghancurkan sel darah merah.

Gejala dari malaria meliputi menggigil, demam dengan durasi tertentu, dan bahkan kegagalan organ tubuh.

  • Bakteremia

Saat bakteri menginfeksi darah maka Anda akan mengalami bakteremia. Bakteri akan melepaskan toksin akan dilepaskan di aliran darah. Kondisi ini merupakan sesuatu yang serius dan membutuhkan penanganan medis dengan segera. Penderitanya perlu diinfus dengan antibiotik untuk mengeliminasi bakteri.

  • Leukemia

Salah satu bentuk kanker darah yang melibatkan perkembangan dari sel darah putih yang abnormal yang akibatnya dapat membuat tubuh malah makin rentan terhadap berbagai infeksi.

  • Limfoma

Limfoma adalah jenis kanker darah lainnya yang juga melibatkan sel darah putih. Hanya saja, sel darah putih berkembang secara abnormal di dalam pembuluh limfa dan jaringan tubuh lainnya.

Sel darah putih abnormal tersebut dapat memperbesar jaringan tubuh dan mengganggu fungsi darah yang nantinya bisa menyebabkan gagal organ.

  • Hemokromatosis

Gangguan pada darah yang diindikasikan dengan kadar zat besi yang berlebih dalam darah. Zat besi yang terlalu banyak dapat menimbulkan masalah pada organ hati, pankreas, jantung dan persendian.

  • Leukopenia

Leukopenia ditandai dengan kadar sel darah putih dalam darah yang terlalu rendah dan gagal melaksanakan fungsi utamanya. Penderitanya akan kesulitan untuk melawan berbagai penyakit yang menyerang tubuh.

  • Trombositopenia

Berbeda dengan leukopenia, trombositopenia adalah kadar trombosit yang terlalu rendah dalam tubuh.

Gangguan darah di atas hanyalah segelintir masalah dan penyakit yang bisa timbul di darah. Untuk mengetahui lebih jelas apa yang menjadi pemicu masalah pada organ darah Anda, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter.

Catatan dari SehatQ

Pengertian darah tidak hanyalah cairan yang menyokong kehidupan, tetapi juga merupakan organ tubuh yang berperan sebagai ‘sarana transportasi’ tubuh dan menjadi tempat tinggal dari berbagai macam sel darah dengan peran yang berbeda-beda

Apabila Anda mengalami masalah dengan sirkulasi darah atau pendarahan, segera periksakan ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Medline Plus. https://medlineplus.gov/blood.html
Diakses pada 25 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/heart/anatomy-picture-of-blood#1
Diakses pada 25 Februari 2020

Artikel Terkait