Ini Dia Cara Menghilangkan Gatal Karena Ulat Bulu Beserta Pertolongan Pertamanya


Cara menghilangkan gatal karena ulat bulu tentunya sangat penting untuk diketahui. Tidak hanya itu, membekali diri dengan pertolongan pertama saat kulit menyentuh ulat bulu juga sangat vital!

(0)
19 May 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara menghilangkan gatal karena ulat bulu sangatlah penting untuk diketahui.Jangan anggap remeh cara menghilangkan gatal karena ulat bulu, sewaktu-waktu kita akan membutuhkannya.
Cara menghilangkan gatal karena ulat bulu seringkali diabaikan. Padahal, mengetahui pertolongan pertama dan cara menghilangkan gatal karena ulat bulu sangatlah penting, terutama bagi orangtua yang anak-anaknya menjadi "korban" dari serangga kecil itu.

Cara menghilangkan gatal karena ulat bulu

Perlu diketahui, banyak spesies ulat bulu yang bisa menyebabkan berbagai gejala saat menyentuh kulit manusia. Selain gatal-gatal, gejalanya dapat berupa sensasi nyeri seperti terbakar, pembengkakan, ruam kulit, hingga munculnya gelembung seperti kulit melepuh.Sebenarnya, cara menghilangkan gatal karena ulat bulu tidak lepas dari pertolongan pertamanya. Itu sebabnya, memahami pertolongan pertama saat kulit terpapar dengan ulat bulu sangatlah vital.Berikut ini adalah cara menghilangkan gatal karena ulat bulu dan pertolongan pertamanya:
  • Jika ulat bulu masih ada di kulit Anda, lepaskan “cengkramannya” menggunakan sarung tangan. Jangan sekali-kali menyentuh ulat bulu dengan tangan kosong.
  • Secara perlahan, tempelkan selotip di bagian kulit yang terkena ulat bulu.
  • Lepas kembali selotipnya, dan lihatlah apakah bulu dari ulat tersebut sudah lepas atau belum. Jika belum, pasang lagi selotip baru di kulit yang terdampak.
  • Terakhir, bersihkan kulit yang terdampak dengan air mengalir dan sabun hingga bersih.
Jika kulit masih gatal, Anda oleskan soda kue dan air ke bagian kulit yang terdampak. Jika masih belum ampuh juga, oleskan krim hidrokortison.Namun, jika rasa gatalnya belum hilang juga, pilihan terakhirnya adalah krim antihistamin. Namun sayangnya, krim antihistamin tidak selalu membuahkan hasil yang ampuh untuk menghilangkan gatal akibat ulat bulu.
Gatal
Cara menghilangkan gatal karena ulat bulu
Selain itu, beberapa orang juga berpotensi merasakan efek samping dari penggunaan obat antihistamin.Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk berkonsultasi ke dokter, jika kulit terpapar dengan ulat bulu.Perlu diingat, rasa gatal bukanlah satu-satunya gejala yang akan muncul, saat kulit terpapar dengan ulat bulu. Rasa nyeri pada kulit juga dapat timbul. Jika hal ini terjadi, gunakanlah kompres dingin atau es batu selama 10-15 menit ke bagian kulit yang terdampak.Namun, jika paparan ulat bulu sampai mengakibatkan pembengkakan dan masalah pernapasan, lebih baik Anda datang ke dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai.

Berapa lama gatal akibat ulat bulu dapat dirasakan?

Umumnya, rasa gatal, bintik merah kecil dan pembengkakan yang disebabkan oleh ulat bulu dapat diatasi selama satu jam saja. Namun, ada juga reaksi gatal parah, eksim, urtikaria, hingga kulit melepuh yang bisa bertahan selama berminggu-minggu.Untuk mengatasinya, datanglah ke dokter dan meminta obat-obatan medis yang sudah terbukti ampuh.

Kasus sengatan ulat bulu yang hampir menelan nyawa

Ulat bulu
Ulat bulu
Jangan sekali-kali meremehkan paparan ulat bulu terhadap kulit Anda. Sebab, sengatan ulat bulu pernah hampir menelan korban pada tahun 2014.Pada saat itu, seorang anak berusia 5 tahun secara tidak sengaja terpapar dengan ulat bulu. Dikabarkan, ia mengalami anafilaksis.Anafilaksis sendiri adalah reaksi alergi yang bisa mengancam nyawa. Biasanya, anafilaksis dapat muncul beberapa detik atau menit, setelah korban terpapar dengan hal yang memunculkan reaksi alergi pada dirinya.
Beberapa gejala anafilaksis meliputi:
  • Munculnya ruam pada kulit
  • Tekanan darah menurun
  • Penyempitan saluran pernapasan
  • Pembengkakan tenggorokan
  • Denyut nadi lemah
  • Mual
  • Muntah
  • Diare
  • Pusing
  • Pingsan
Beberapa orang yang memiliki riwayat asma atau alergi, sangat rentan terhadap anafilaksis. Paparan ulat bulu bisa menjadi salah satu pemicu datangnya anafilaksis.Selain itu, orang yang pernah mengalami anafilaksis, juga berisiko lebih tinggi terserang anafilaksis di masa yang akan datang. Tidak hanya itu, penderita penyakit jantung juga lebih berisiko terhadap anafilaksis.Kasus ini mengingatkan kita bahwa sengatan atau paparan ulat bulu sangat tidak boleh diremehkan. Itulah sebabnya, mengetahui cara menghilangkan gatal ulat bulu beserta pertolongan pertamanya merupakan hal yang penting.

Catatan dari SehatQ:

Jika perlu, datanglah ke dokter terdekat untuk menjalani pengobatan terhadap paparan ulat bulu. Dokter bisa tahu jenis obat yang paling tepat untuk mengatasi gejala paparan ulat bulu pada kulit Anda maupun Si Kecil.
penyakitalergigatalgigitan serangga
Poison. https://www.poison.org/articles/2014-jun/caterpillar-stings
Diakses pada 5 Mei 2020
Very Well Health. https://www.verywellhealth.com/caterpillar-rash-3969706
Diakses pada 5 Mei 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/anaphylaxis/symptoms-causes/syc-20351468
Diakses pada 5 Mei 2020
Derment NZ. https://dermnetnz.org/topics/skin-problems-due-to-caterpillars-and-moths/#:~:text=Usually%20caused%20by%20hairs%20from,that%20can%20persist%20for%20weeks.
Diakses pada 3 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait