Ini Dia 9 Cara Melatih Anak Berbicara yang Patut Dicoba

(0)
27 Aug 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara melatih anak berbicara membutuhkan kesabaran dan juga kasih sayang.Cara melatih anak berbicara membutuhkan kreativitas dari orangtua.
Cara melatih anak berbicara tidak hanya membutuhkan kesabaran, tetapi juga kreativitas. Selama prosesnya, orangtua diharapkan untuk terus mendampingi Si Kecil untuk memberikan dukungan dan mempererat hubungan dengan anak.

Cara melatih anak berbicara yang patut dicoba

Setiap anak memiliki waktunya tersendiri dalam belajar berbicara. Sebagian dari mereka dapat berbicara dengan cepat, sedangkan yang lain membutuhkan waktu lebih lama untuk pandai berkomunikasi.Apabila Si Kecil belum mahir berbicara seperti anak-anak seusianya, Anda tak perlu khawatir karena kondisi tersebut masih termasuk normal dan sering terjadi.Sebagai orangtua, tentu ada banyak cara melatih anak berbicara yang dapat dilakukan. Berikut ini adalah beberapa metode yang dianggap efektif dalam mengajarkan buah hati Anda.

1. Membaca buku bersama

Jangan menyepelekan kecerdasan anak meskipun ia masih seumur jagung. Sejak kecil, cobalah biasakan membaca buku bersama mereka.Membacakan sambil memperlihatkan gambar yang ada di dalam buku, telah terbukti sebagai cara melatih anak berbicara yang sangat efektif. Sebuah riset membuktikan, anak-anak yang lebih sering dibacakan buku oleh orangtuanya, mampu menyerap lebih banyak kosakata yang dapat membantunya berbicara.

2. Gunakan bahasa isyarat

Menggunakan bahasa isyarat sambil memperkenalkan kata-kata baru pada anak, merupakan cara melatih anak berbicara yang tak kalah pentingnya.Misalnya, saat orangtua ingin memperkenalkan kata ‘mengantuk’, tunjukkan bahasa isyarat menguap agar sang anak bisa mengingat kata-katanya lebih baik.Diharapkan, Si Kecil tidak hanya pintar berbicara, tetapi juga mampu mengekspresikan diri dengan gerakan tubuhnya.

3. Mulailah obrolan

Perlu ditekankan lagi, jangan meremehkan kecerdasan anak meskipun ia masih kecil. Hanya karena Si Kecil belum bisa berbicara, bukan berarti orangtua boleh cuek dan tidak mengajaknya berbicara.Padahal, semakin banyak obrolan yang disampaikan orangtua pada anaknya, semakin mudah juga untuk anak belajar berbicara.Cobalah untuk menceritakan kepada anak tentang hari-hari Anda di kantor, seberapa lelahnya Anda dengan pekerjaan, atau utarakan seberapa besar rasa sayang Anda untuknya.Berbagai topik ini mungkin belum bisa dimengerti oleh Si Kecil, tapi kata-kata yang keluar dari mulut Anda dapat membantu mereka berbicara nantinya dan gunakanlah bahasa yang mudah dipahami anak. 

4. Bernyanyi bersama

Ada banyak sekali lagu anak-anak yang bisa dinyanyikan bersama buah hati Anda. Jangan remehkan pengaruh lirik lagu anak-anak karena lirik dapat membantu mereka untuk mengenal kata-kata baru.Dengan kata-kata baru inilah Si Kecil bisa belajar berbicara sehingga bernyanyi bersama dapat menjadi cara melatih anak berbicara yang cukup efektif.

5. Jangan koreksi anak saat berbicara

Orangtua dan anak
Biarkan anak berbicara, jangan dikoreksi dulu!
Saat anak sudah bisa mengucapkan satu hingga dua kata, mungkin akan ada kesalahan yang terucap dari mulut mereka. Misalnya, mereka ingin mengucapkan “ayah”, tetapi baru bisa mengatakan, “yah”.Saat hal ini terjadi, jangan mencoba koreksi perkataannya. Lebih baik, Anda menjawab dengan versi yang benar ketimbang mengoreksinya.

6. Ucapkan nama benda

Saat masih kecil, anak akan menunjuk sesuatu sebagai tanda bahwa ia ingin memegang atau memilikinya. Saat hal ini terjadi, orangtua bisa mengucapkan nama dari setiap benda yang anak tunjuk.Cara melatih anak berbicara ini terbilang efektif. Sebab saat masih kecil, rasa penasaran anak sangatlah tinggi. Ini bisa menjadi kesempatan Anda untuk memperkenalkannya dengan kata-kata baru.

7. Modifikasi ucapan anak

Saat masih belajar berbicara, sang anak akan bisa mengucapkan satu atau dua kata. Misalnya, ketika melihat kucing, ia akan berbicara “kucing” saja. Nah, ini adalah kesempatan orangtua untuk memodifikasi ucapan anak.Balaslah ucapan anak dengan kalimat, misalnya “Ya, itu adalah kucing berwarna putih”. Dengan begitu, kosakata anak dapat bertambah.

8. Biarkan anak memilih

Saat Anda sedang ingin membacakan buku pada anak, berikanlah dia pilihan. Siapkan dua buah buku dengan gambar yang berbeda dan biarlah Si Kecil memilih sendiri.Jika anak menunjuk salah satu buku, tugas Anda adalah membantu menjelaskan buka apa yang baru saja dipilih olehnya.

9. Kurangi main ponsel

Di era modern ini, anak-anak sudah terpapar dengan smartphone sejak masih kecil. Padahal, sebuah penelitian membuktikan kalau anak-anak yang lebih sering menatap layar smartphone akan mengalami keterlambatan berbicara.

Segera minta bantuan dokter jika hal ini terjadi

Orangtua dan anak
Kenali juga tanda keterlambatan bicara pada anak
Berkonsultasi ke dokter mengenai proses belajar bicara dan pencapaian yang diraih oleh anak dapat menjadi alternatif. Dokter dapat mengetahui jika ada tanda keterlambatan bicara atau kondisi medis yang dapat mengganggu proses belajar bicara anak.Selain itu, jika berbagai hal ini dirasakan oleh anak Anda, sebaiknya Anda datang ke dokter anak:
  • Tidak bisa menunjukkan gestur, seperti melambaikan tangan atau menunjuk sesuatu, saat berusia 12 bulan
  • Lebih memilih gestur ketimbang kata-kata dalam berkomunikasi saat usianya mencapai 18 bulan
  • Belum bisa meniru suara di usia 18 bulan
  • Mengalami kesulitan dalam mengerti permintaan sederhana dari orang di sekitarnya
  • Tidak bisa mengeluarkan kata-kata secara spontan dan baru bisa meniru suara di usia 2 tahun
  • Belum bisa mengikuti perintah sederhana di usia 2 tahun
  • Memiliki suara yang tidak biasa (seperti serak atau sengau) di usia 2 tahun.
Jangan khawatir, dengan kesabaran, kasih sayang, dan bantuan dari dokter, berbagai permasalahan di atas dapat diatasi. Ingatlah, setiap anak memiliki kecerdasannya masing-masing. Jadi, saat anak belum bisa berbicara lancar di usia 2 tahun, temani Si Kecil di setiap langkahnya.

Catatan dari SehatQ:

Sederet cara melatih anak berbicara di atas dapat dicoba orangtua untuk mengajari anaknya berkomunikasi. Dibutuhkan kesabaran, kasih sayang, dan kreativitas untuk melancarkan berbagai cara ini. Seiring berjalannya waktu, Ayah dan Ibu akan dapat melihat perkembangan berbicara pada anak.
tips parentingibu dan anakkesehatan anaktumbuh kembang anak
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-teach-toddler-to-talk
Diakses pada 13 Agustus 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/not-talk.html
Diakses pad 13 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait