logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Cara Alami dan Aman Mengeluarkan Dahak pada Bayi

open-summary

Dahak sebaiknya harus segera dikeluarkan agar bayi tidak kesulitan bernapas. Ini cara mengeluarkan dahak pada bayi yang alami, aman dan mudah dilakukan di rumah.


close-summary

3.05

(22)

1 Okt 2019

| Annisa Amalia Ikhsania

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

cara aman dan alami mengeluarkan dahak pada bayi di rumah salah satunya minum ASI

Membuat bayi minum lebih banyak adalah cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif

Table of Content

  • Cara mengeluarkan dahak pada bayi di rumah
  • Bawa anak ke dokter jika dahak tidak kunjung keluar semua
  • Catatan dari SehatQ

Tenggorokan berdahak tentu merupakan hal yang menggangu bagi orang dewasa dan membuat tidak nyaman. Apalagi jika kondisi ini dialami oleh anak bayi yang masih kecil. Dahak yang menumpuk tentu membuat bayi rewel karena sulit bernapas.

Advertisement

Lantas bagaimana cara untuk mengeluarkan dahak pada bayi yang aman? Berikut ulasan selengkapnya.

Cara mengeluarkan dahak pada bayi di rumah

Dahak pada bayi sebaiknya segera dikeluarkan. Jika tidak, dahak dapat menyumbat jalur napas si kecil dan membuatnya tidak nyaman beraktivititas.

Ada berbagai langkah mudah yang bisa orangtua lakukan untuk mengeluarkan dahak pada bayi di rumah, misalnya:

1. Mengonsumsi banyak cairan 

Tidak hanya mencegah dehidrasi, mengonsumsi banyak cairan juga dapat membantu sebagai cara alami mengeluarkan dahak pada bayi. Bila Anda bisa, berikan banyak air susu ibu (ASI) dan air putih hangat pada bayi.

Untuk bayi di bawah 6 bulan, berikan ASI secara teratur agar tubuhnya tetap terhidrasi. Pasalnya, ASI termasuk obat yang efektif untuk membantu sistem pertahanan tubuh bayi. Sementara untuk bayi berusia di atas 6 bulan, berikan ASI seperti biasa ditambah dengan air putih hangat bisa menjadi cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif.

Anda juga bisa memberikan menu makanan berkuah (seperti kaldu dari sup ayam) atau hidangan cairan lainnya (seperti jus buah). Jangan berikan sumber cairan apa pun selain ASI untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan.

2. Menghirup uap

Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah dengan menghirup uap. Anda bisa menyiapkan sebuah baskom berisi air hangat. Kemudian, bubuhkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalamnya. 

Setelah itu, gendong bayi dan dekatkan ia ke baskom tersebut. Dengan ini, buah hati bisa menghirup uap dari campuran air hangat dan minyak kayu putih dalam baskom. Uap hangatnya dapat membuat dahak menjadi lebih encer sehingga gampang keluar. 

Baca Juga

  • Vernix Caseosa, Lapisan Pelindung pada Kulit Bayi Baru Lahir
  • Penting! Inilah Daftar Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Wajib Anda Beli
  • Bayi Jalan Jinjit, Apakah Ini Normal?

3. Menghangatkan tubuh bayi

Menghangatkan tubuh bayi dapat membantu melegakan saluran pernapasan yang tersumbat akibat dahak yang menumpuk. Selain minum cairan yang hangat, cara mengeluarkan dahak pada bayi bisa dengan menaikkan suhu tubuh bayi

Caranya cukup mudah. Anda bisa memandikan Si Kecil atau membiarkannya berendam sebentar dalam air hangat. Anda juga dapat mengoleskan minyak kayu putih atau minyak esensial lainnya pada dada bayi. Tubuhnya pun terasa hangat dan dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan. 

4. Memanfaatkan alat pelembap ruangan

Dewasa ini telah banyak alat pelembap ruangan (humidifier) yang bisa Anda beli di toko-toko terdekat atau secara online. Sesuai namanya, humidifier berfungsi untuk mempertahankan tingkat kelembapan udara di dalam ruangan.

Tak heran apabila humidifier kerap digunakan sebagai salah satu langkah untuk melegakan saluran pernapasan, termasuk cara mengeluarkan dahak pada bayi. Anda bisa meletakkan humidifier di kamar tidur bayi Anda. Namun, pastikan untuk membersihkan humidifier dan mengganti airnya secara rutin agar debu tidak menumpuk pada alat ini. 

5. Gunakan alat penyedot dahak bayi

Cara membuang dahak pada bayi bisa juga menggunakan alat penyedot khusus dengan cairan salin. Alat ini bisa dengan mudah Anda temukan di apotik.

Cara memakainya cukup mudah, teteskan 2-3 larutan salin atau larutan garam ke hidung bayi. Kemudian masukan alat penyedot dahak dengan balon yang ada. Balon tersebut akan membantu mengeluarkan dahak yang terlebih dulu telah diencerkan oleh larutan salin. 

6. Menjemur bayi

Cara alami untuk mengeluarkan dahak pada bayi lainnya adalah dengan menjemur si Kecil di pagi hari. Cara ini biasa dilakukan untuk bantu menghangatkan dan mengencerkan dahak pada bayi baru lahir. 

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), untuk memaksimalkan penyerapan vitamin D pada kulit, Anda bisa menjemur bayi selama 5-30 menit selama 2 kali sehari antara pukul 08.00 hingga 10.00 pagi dan jangan lebih dari waktu tersebut.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tetap memberikan perlindungan pada bayi seperti tetap memakaikan pakaian dan menggunakan tabir surya khusus bayi.

7. Memposisikan kepala bayi lebih tinggi

Untuk bantu mengeluarkan dahak dan mengatasi hidung tersumbat, Anda bisa memposisikan bayi dengan kepala yang lebih tinggi menggunakan bantal saat ia tidur. Anda juga bisa memposisikan bayi tengkurap saat tidur untuk mengeluarkan dahaknya.

Namun, pastikan posisi tersebut tidak menghalangi hidung dan saluran pernapasannya. Ganti juga posisinya sesering mungkin, karena posisi tengkurap bukanlah posisi terbaik yang direkomendasikan.

Bawa anak ke dokter jika dahak tidak kunjung keluar semua

Apabila cara-cara mengeluarkan dahak pada bayi di atas tidak memberikan hasil yang efektif, Anda sebaiknya membawa bayi ke dokter anakPemeriksaan yang saksama diperlukan agar penyebab penumpukan dahak bisa diketahui dan pengobatan yang sesuai bisa diperoleh.

Penumpukan dahak pada bayi bisa disebabkan oleh banyak hal, seperti infeksi virus dan bakteri, asma, bronkitis, sampai pneumoniaOleh karena itu, dibutuhkan kepastian diagnosis dari dokter untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang mendera Si Kecil.

Catatan dari SehatQ

Cara mengeluarkan dahak bayi bisa dilakukan dengan langkah-langkah alami. Orangtua bisa mulai dari memberikan banyak cairan, menghangatkan tubuh bayi, memberikan uap, hingga menggunakan humidifier.

Namun bila kondisi buah hati tidak kunjung membaik atau justru membuat bayi makin sulit bernapas, segera periksakan kondisinya ke dokter anak. Jangan sampai Si Kecil mengalami gangguan pernapasan terlalu lama.

Ingat pula agar Anda tidak memberikan sembarangan obat pada bayi. Senantiasa konsultasikan ke dokter sebelum memakai obat apapun supaya penggunaannya aman dan tepat guna.

Advertisement

bayi pilekbayimerawat bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved