Ini Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi ala Rumahan

Cara mengeluarkan dahak pada bayi bisa dilakukan dengan membiarkannya menghirup uap
Menghirup uap termasuk cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif

Memiliki dahak di tenggorokan rasanya tidak nyaman, apalagi jika terjadi pada anak Anda yang masih bayi. Bayi yang dimaksud di sini adalah anak di bawah usia satu tahun. Dahak yang menumpuk tentu membuatnya rewel dan sulit bernapas. 

Kini Anda tak perlu khawatir. Cara mengeluarkan dahak pada bayi dapat dilakukan dengan mudah di rumah. Bagaimanakah caranya?

Cara mengeluarkan dahak pada bayi di rumah

Dahak pada bayi sebaiknya segera dikeluarkan. Jika tidak, kondisi dapat mengganggu kenyamanan hingga menghambat jalur pernapasan Si Kecil. 

Ada berbagai langkah simpel yang bisa orangtua lakukan sebagai cara mengeluarkan dahak pada bayi. Salah satunya menggunakan bahan-bahan alami di bawah ini:

   1. Mengonsumsi banyak cairan 

Tidak hanya menjaga tubuhnya tetap terhidrasi, mengonsumsi banyak cairan juga dapat membantu sebagai cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif. Bila Anda bisa memberikan banyak air susu ibu (ASI) dan air putih hangat pada buah hati. 

Air putih merupakan dekongestan alami yang efektif untuk meredakan dahak dan membantu tubuh melawan infeksi. Dengan mengonsumsi cairan yang cukup, dahak menjadi lebih encer sehingga akan mudah dikeluarkan. 

Untuk bayi di bawah enam bulan, berikan ASI secara teratur agar tubuhnya tetap terhidrasi. Pasalnya, ASI termasuk obat yang efektif untuk membantu sistem pertahanan tubuh bayi.

Sementara untuk bayi berusia di atas enam bulan, berikan ASI seperti biasa ditambah dengan air putih hangat bisa menjadi cara mengeluarkan dahak pada bayi yang efektif. Anda juga bisa memberikan menu makanan berkuah (seperti kaldu dari sup ayam) atau hidangan cairan lainnya (seperti jus buah).

   2. Menghirup uap

Cara mengeluarkan dahak pada bayi selanjutnya adalah dengan menghirup uap. Anda bisa menyiapkan sebuah baskom berisi air hangat. Kemudian, bubuhkan beberapa tetes minyak kayu putih ke dalamnya. 

Setelah itu, gendong bayi dan dekatkan ia ke baskom tersebut. Dengan ini, buah hati bisa menghirup uap dari campuran air hangat dan minyak kayu putih dalam baskom. Uap ini dapat membuat dahak menjadi lebih encer sehingga gampang keluar. 

   3. Menghangatkan tubuh bayi

Menghangatkan tubuh bayi dapat membantu melegakan saluran pernapasan yang tersumbat akibat dahak yang menumpuk. Selain minum cairan yang hangat, cara mengeluarkan dahak pada bayi bisa dengan menaikkan suhu tubuh bayi. 

Caranya cukup mudah. Anda bisa memandikan Si Kecil atau membiarkannya berendam sebentar dalam air hangat. Anda juga dapat mengoleskan minyak kayu putih atau minyak esensial lainnya pada dada bayi. Tubuhnya pun terasa hangat dan dahak menjadi lebih mudah dikeluarkan. 

   4. Memanfaatkan alat pelembap ruangan

Dewasa ini, telah banyak alat pelembap ruangan (humidifier) yang bisa Anda beli di toko-toko terdekat atau secara online. Sesuai namanya, humidifier berfungsi untuk mempertahankan tingkat kelembapan udara di dalam ruangan.

Tak heran apabila humidifier kerap digunakan sebagai salah satu langkah untuk melegakan saluran pernapasan, termasuk cara mengeluarkan dahak pada bayi. 

Anda bisa meletakkan humidifier di kamar tidur bayi Anda. Namun pastikan untuk membersihkan humidifier dan mengganti airnya secara rutin agar debu tidak menumpuk pada alat ini. 

Apabila cara-cara mengeluarkan dahak pada bayi di atas tidak memberikan hasil yang efektif, Anda sebaiknya membawa buah hati ke dokter anak. Pemeriksaan yang saksama diperlukan agar penyebab penumpukan dahak bisa diketahui dan pengobatan yang sesuai bisa diperoleh.

Penumpukan dahak pada bayi bisa disebabkan oleh banyak hal. Contohnya, infeksi virus dan bakteri, asma, bronkitis, serta pneumonia. Karena itu, dibutuhkan kepastian diagnosis dari dokter untuk mendeteksi gangguan kesehatan yang mendera Si Kecil.

Catatan dari SehatQ

Cara mengeluarkan dahak pada bayi bisa dilakukan dengan langkah-langkah alami. Mulai dari memberikan banyak cairan, menghangatkan tubuh bayi, memberikan uap, hingga menggunakan humidifier.

Namun bila kondisi buah hati tidak kunjung membaik atau justru membuat bayi makin sulit bernapas, segera periksakan kondisinya ke dokter anak. Jangan sampai Si Kecil mengalami gangguan pernapasan terlalu lama.

Ingat pula agar Anda tidak memberikan sembarangan obat pada bayi Anda. Senantiasa konsultasikan ke dokter sebelum memakai obat apapun supaya penggunaannya aman dan tepat guna.

Healthline. https://www.healthline.com/health/cold-flu/how-to-get-rid-of-phlegm
Diakses pada 1 Oktober 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/how-to-get-rid-of-mucus-in-chest#home-remedies
Diakses pada 1 Oktober 2019

Parents. https://www.parents.com/baby/health/cough/decoding-babys-cough/
Diakses pada 1 Oktober 2019

Healthfully. https://healthfully.com/501954-how-to-ease-a-nighttime-cough-in-children.html
Diakses pada 1 Oktober 2019

Live Strong. https://www.livestrong.com/article/495200-how-to-treat-an-11-month-olds-cold/
Diakses pada 1 Oktober 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed