Kenali Cara Menghilangkan Gagap pada Orang Dewasa untuk Kembalikan Rasa Percaya Diri

(0)
26 Dec 2019|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Cara menghilangkan gagap untuk orang dewasaSalah satu cara menghilangkan gagap pada orang dewasa ialah melatih diri untuk berbicara perlahan.
Gagap adalah gangguan bicara yang bisa dirasakan oleh setiap kalangan usia. Kondisi ini akan membuat penderitanya kesulitan dalam berbicara, dan akhirnya mengulang-ngulang kata, hingga memperpanjang suara yang keluar dari mulutnya. Penderita gagap sebenarnya tahu yang ingin dikatakan, tapi merasa kesulitan dalam menyampaikannya.Tidak hanya anak kecil, orang dewasa juga bisa mengalami kondisi gagap. Bagaimana cara menghilangkan gagap pada orang dewasa?

Cara menghilangkan gagap pada orang dewasa

Sebelum mengenal cara menghilangkan gagap pada orang dewasa, Anda harus tahu dulu, tiga jenis gagap. Apa saja ketiga jenis gagap tersebut?
  • Gagap saat masa pertumbuhan: Gagap jenis ini paling umum terjadi pada anak kecil berusia di bawah 5 tahun, terutama laki-laki. Hal ini terjadi saat anak kecil sedang berada dalam proses belajar berbicara dan berbahasa. Gagap ini bisa hilang dengan sendirinya, tanpa perawatan.
  • Neurogenik: Gagap ini diakibatkan adanya kelainan sinyal antara saraf, otak, atau otot.
  • Psikogenik: Jika gagap terjadi karena adanya gangguan dari bagian otak yang mengatur pemikiran dan penalaran, maka gagap masuk dalam jenis gangguan psikogenik.
Gagap bukanlah kondisi medis yang bisa diremehkan. Buktinya, sekitar 70 juta orang di dunia, mengidap gangguan bicara ini. Walau lebih umum ditemukan pada pria, bukan berarti wanita tidak bisa mengalaminya.Mungkin Anda berpikir bahwa gagap hanyalah bagian dari proses belajar anak-anak dalam berbicara. Faktanya, 5-10% anak kecil, akan mengalami gagap dalam hidupnya. Namun biasanya, gagap akan mulai menghilang, seiring bertambahnya usia.Akan tetapi, satu dari empat anak, bisa "dihantui" gagap, hingga dewasa. Inilah yang menjadi ketakutan banyak orang. Lantas, bagaimana cara mengatasi gagap pada orang dewasa?

1. Belajar berbicara dengan perlahan

Terkadang, berbicara terlalu cepat, bisa memperparah gejala-gejala gagap. Maka dari itu, berlatih untuk berbicara dengan perlahan, bisa meredakan gejala gagap. Jika dilakukan setiap hari, cara mengatasi gagap ini, bisa membantu untuk berbicara lebih lancar.Misalnya, bersuara lantang ketika membaca buku, tapi dengan tempo pelan. Hal ini bisa dilakukan, jika sedang seorang diri di dalam rumah. Apabila cara mengatasi gagap yang satu ini sudah dikuasai, cobalah berkomunikasi dengan orang lain, menggunakan tempo yang sama.Opsi lain adalah dengan memberikan jeda di setiap kata atau kalimat yang terucap. Selain itu, mengambil napas yang dalam sebelum berbicara, juga bisa membantu Anda untuk menghindari dan mengontrol gagap.

2. Hindari kata-kata “pemicu” gagap

Beberapa orang yang menderita gagap, memiliki kata-kata tertentu yang bisa memicu gejala gagap timbul. Kata-kata pemicu tersebut bisa berbeda, antara satu orang dengan orang lain.Maka dari itu, menghidari kata-kata pemicu gagap, bisa sangat membantu untuk mengatasi gagap. Anda bisa mencari kata-kata alternatif lain untuk menghindarinya.

3. Meditasi

Selain bisa meredakan stres dan kegelisahan, beberapa studi menyebutkan bahwa bermeditasi juga bisa membantu meredakan gejala gagap. Meditasi yang dimaksud di sini adalah, memfokuskan diri pada hal yang sedang terjadi pada tubuh dan isi pikiran. Hal ini dipercaya bisa membantu orang yang menderita gagap, bisa lebih lancar dalam berbicara.

4. Bercerita dengan orang yang mau mengerti

Terkadang, berbicara dengan orang yang menderita gagap, memang membutuhkan kesabaran. Situasi ini terkadang bisa membuat orang itu jadi kesal dan tidak mau merespons perkataan dari penderita gagap.
Hal itu malah membuat penderita gagap, jadi semakin tidak percaya diri. Bahkan, respons yang kurang baik dari pendengar, bisa membuat penderita gagap, menunjukkan gejala lebih parah.
Cobalah untuk membantu penderita gagap, dengan cara menenangkan dan memintanya mengambil napas dalam.Menjadi orang yang gagap bukanlah perkara mudah. Oleh karena itu, jangan mempersulit keadaannya dengan tidak merespons ucapannya dengan baik.

5. Terapi wicara

Tidak hanya anak kecil penderita gagap saja yang direkomendasikan untuk menjalani terapi wicara. Orang dewasa pun juga dianjurkan untuk mengikuti terapi wicara, untuk “mengalahkan” gangguan bicara gagapnya. Sebab, seorang terapis bisa membantu Anda untuk:
  • Berbicara lebih pelan
  • Memberi tahu ketika gejala gagap menyerang
  • Mengontrol situasi ketika gejala gagap memburuk
  • Mengajarkan pola bicara yang baik
Beberapa studi bahkan mengatakan, terapi wicara adalah cara penanganan terbaik untuk penderita gagap.

6. Terapi kognitif perilaku

Terapi kognitif perilaku adalah jenis psikoterapi yang bisa membantu seseorang mengubah cara pandang dan perilaku mereka. Dalam menangani kasus gagap, terapi ini dapat membantu penderitanya dengan cara:
  • Berkomunikasi secara langsung
  • Memberikan edukasi mengenai kondisi gagap
  • Mengajarkan teknik relaksasi, seperti bernapas dalam-dalam
  • Menghapuskan pikiran-pikiran yang mengganggu
Terapi kognitif perilaku bisa membantu penderita gagap untuk menghilangkan kegelisahan akibat gangguan bicara itu sendiri.

7. Obat-obatan

Dokter biasanya akan memberikan obat-obatan seperti alprazolam (obat antigelisah), citalopram (antidepresan), sampai clomipramine (antidepresan). Namun, obat-obatan ini dianggap tidak efektif untuk menghilangkan gagap pada seseorang. Biarpun berhasil, gejala gagapnya tidak hilang sepenuhnya.Namun, obat-obatan ini dianggap bisa bekerja lebih baik, saat penderita gangguan bicara gagap, menjalani terapi wicara.Ketujuh cara di atas, dapat dicoba sebagai cara mengatasi gagap pada orang dewasa. Berkonsultasi dengan dokter dan psikolog, adalah opsi yang sangat disarankan, agar bisa tetap percaya diri serta bisa mengalahkan gangguan bicara gagap itu.

Penyebab munculnya gagap

Terdapat beberapa faktor yang memicu seseorang mengalami gagap dalam berbicara, diantaranya:
  • Memiliki riwayat keluarga yang gagap
  • Neurofisiologi
  • Perkembangan selama masa kanak-kanak
  • Cidera otak akibat stroke juga dapat menyebabkan gagap neurogenik
  • Trauma emosional yang parah dapat menyebabkan kegagapan psikogenik
Gagap dapat terjadi dalam keluarga karena kelainan bawaan pada bagian otak yang mengatur bahasa. Jika orang tua Anda gagap, maka tidak kecil kemungkinan pula anak-anak Anda akan mengalami gagap sejak kecil ataupun saat dewasa kelak.
Walau tidak ada obat untuk gangguan bicara tersebut, cara mengatasi gagap seperti terapi wicara dipercaya sangat efektif dalam mengontrol berbicara. Jadi, jangan putus asa dalam melawan kondisi gagap yang dirasakan.
penyakitpenyakit anakkesehatan mentalgagap
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stuttering/symptoms-causes/syc-20353572
Diakses pada 26 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/stuttering#types
Diakses pada 26 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321995.php
Diakses pada 26 September 2019
American Institute for Stuttering. https://stutteringtreatment.org/mindfulness-for-people-who-stutter-4-guided-meditations/
Diakses pada 26 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/stuttering#causes
Diakses 24 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait