logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Parenting

9 Cara Mengatasi Anak Tidak Mau Makan Nasi

open-summary

Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi di antaranya adalah dengan memberikan variasi pada olahan nasi yang dimasak, memperhatikan jumlah asupan susunya, dan mengatur porsi makan sesuai usianya.


close-summary

0

27 Nov 2020

| Nina Hertiwi Putri

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi bisa adalah dengan memberikan variasi makanan

Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi salah satunya dengan mengurangi jumlah susu

Table of Content

  • Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi
  • Berbagai penyebab anak tidak mau makan nasi
  • Catatan dari SehatQ

Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi ada beragam, mulai dari membuat waktu makan lebih terasa menyenangkan untuk anak, mencontohkan melalui makan bersama anak, hingga mengatur jadwal makannya dengan baik.

Advertisement

Memaksa anak untuk makan nasi saat ia memang tidak menginginkannya tidaklah dianjurkan, karena justru akan membuatnya semakin memilih-milih makanan. Anda juga disarankan untuk memberikan variasi menu makanan agar anak tidak bosan dengan nasi.

Cara mengatasi anak tidak mau makan nasi

Masih banyak orang tua di Indonesia yang menganggap bahwa kalau anak belum makan nasi, itu sama saja dengan sama sekali belum makan.

Memang, nasi putih adalah makanan pokok yang paling umum di sini. Namun sebenarnya, peran nasi putih masih bisa diganti oleh sumber karbohidrat yang lain.

Oleh karena itu saat anak susah makan nasi, orang tua tidak perlu terlalu khawatir dan mulailah menjalani beberapa tips di bawah ini untuk membuatnya tetap mendapatkan asupan makanan yang bergizi.

Cara mengatasi anak susah makan nasi adalah mengurangi susu
Cara mengatasi anak susah makan nasi adalah mengurangi minum susu

1. Tidak terlalu banyak memberikan susu

Cara mengatasi anak susah makan nasi 1 tahun yang dapat dicoba adalah tidak terlalu berlebihan dalam memberikan susu.

Susu memang bisa menambah kebutuhan gizi anak. Namun, Anda juga perlu memperhatikan jumlah pemberiannya. Jika terlalu banyak, tentu ini akan membuat anak terlalu kenyang, sehingga jadi malas makan.

Berikut ini panduan pemberian ASI maupun MPASI untuk Si Kecil berdasarkan usianya.

  • Usia 6-8 bulan: ASI 6 kali sehari, MPASI 2 kali sehari
  • Usia 9-11 bulan: ASI dan MPASI masing-masing 4 kali sehari
  • Usia 12 bulan ke atas dan masih menyusu: susu 2 kali, MPASI 6 kali

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) juga menyarankan untuk memberikan jarak antarmakan sekitar 3 jam, sehingga anak punya waktu untuk merasa lapar sebelum jam makan berikutnya tiba.

2. Mengatur porsi makan yang tepat

Tidak jarang terlihat orang tua yang memberikan anak porsi makan yang terlalu besar. Sehingga, saat anak tidak menghabiskan makanannya, orang tua beranggapan bahwa buah hatinya tidak doyan makan nasi. Padahal, sebenarnya bukannya susah makan nasi, tapi anak sudah merasa kenyang.

Karena itu, saat menyajikan makanan apapun untuk anak, termasuk nasi, berikan dalam porsi sedikit terlebih dahulu.

Jika selanjutnya ia masih lapar, biasanya anak akan meminta sendiri untuk menambah porsinya setelah piring pertama berhasil dihabiskan.

3. Memberikan variasi nasi pada anak

Solusi anak tidak mau makan nasi yang dianggap ampuh adalah memberikan variasi nasi pada anak. Sebab, nasi adalah makanan yang bisa diolah menjadi berbagai jenis masakan. Jika memang menurut Anda anak harus makan nasi, sajikanlah variasi berupa nasi kepal, nasi goreng, nasi bento, bubur, maupun masakan lain agar anak tidak bosan.

Untuk menambah variasi, Anda juga bisa membuat waktu makan jadi lebih menyenangkan dengan menghidangkan sayur dan lauk di piring yang berbeda, dan dipotong kecil-kecil agar Si Kecil bisa “bermain” dengan mencoba sendiri makanan di tiap piring.

Baca Juga: Ragam Bahan Makanan yang Sehat untuk Anak Balita

4. Tidak memaksa anak makan nasi

Jika memang anak tidak mau makan nasi, sebaiknya orang tua tidak memaksa. Biarkan dorongan untuk makan itu datang dari dirinya sendiri.

Bila anak menunjukkan tanda tidak mau makan seperti gerakan tutup mulut, memalingkan kepala, dan menangis, tunggu 10-15 menit lalu tawarkan kembali dengan cara yang netral tanpa memaksa.

Jika cara itu tidak juga berhasil, akhiri proses makan. Jika berhasil, biarkan anak menentukan jumlah makanan yang diinginkannya, dan orang tua disarankan untuk tidak membersihkan mulut anak sampai ia benar-benar selesai makan.

Cara mengatasi anak susah makan nasi adalah dengan tidak memberikannya gadget
Jangan biasakan anak main gadget saat makan

5. Tidak membiasakan anak makan sambil main gadget

Cara agar anak mau makan nasi yang bisa dipraktikkan selanjutnya adalah menghindari segala macam gadget dari meja makan.

Menyetel televisi, smartphone, maupun gawai lainnya saat waktu makan, akan mengganggu konsenterasi anak saat makan, sehingga keinginannya untuk mengunyah makanan akan berkurang.

Sebagai gantinya, Anda bisa mengajaknya untuk makan bersama di meja makan, sambil melakukan bonding dan mengobrol pelan-pelan, seraya menikmati makanan yang Anda konsumsi. Dengan cara ini, biasanya anak jadi akan lebih mudah makan.

6. Mengajak anak masak bersama

Anak akan meniru hampir semua hal yang ia lihat, termasuk soal kebiasaan makan. Jadi, untuk membuat anak doyan makan nasi maupun makanan sehat lain yang telah dipersiapkan, orang tua harus memberi contoh terlebih dahulu.

Ajak anak makan di meja makan, di waktu yang sama dengan orang tuanya. Dengan begitu, ia bisa melihat dan meniru cara makan yang benar. Saat makan dengan anak, Anda disarankan untuk tidak memperlihatkan ketidaksukaan akan suatu makanan.

7. Membiarkan anak memutuskan jenis makanan yang disukai

Waktu makan akan terasa jadi lebih menyenangkan jika Anda membiarkan anak memilih jenis yang disukainya. Jadi misalnya Anda menyajikan nasi dengan lebih dari satu jenis lauk atau sayur untuk anak, biarkan anak memilih hidangan pendamping kesukaannya.

8. Jangan berikan makan terlalu dekat dengan jam tidur

Cara anak mau makan nasi yang patut diingat adalah memperhatikan jam tidurnya. Sebab, bisa jadi salah satu penyebab anak tidak mau makan nasi adalah perasaan kantuk.

Maka dari itu, orangtua disarankan untuk tidak memberikan ia makanan terlalu dekat dengan jam tidurnya.

9. Ciptakan suasana positif di meja makan

Terapi anak tidak mau makan nasi yang bisa dicoba ialah menciptakan suasana positif di meja makan. Hindari suasana stres yang bisa membuat anak tidak mau melahap makanannya.

Paksaan, tekanan, dan teriakan di meja makan dapat membuat anak semakin tidak mau makan. Sebab, berbagai hal ini dapat membuat si kecil merasa sedih dan menangis. Justru situasi ini bisa membuat anak menutup mulutnya rapat-rapat sehingga tidak mau makan.

Berbagai penyebab anak tidak mau makan nasi

Setelah mengetahui berbagai cara mengatasi anak tidak mau makan nasi di atas, ketahui juga beragam penyebab anak tidak mau mengonsumsi nasi berikut ini.

  • Sembelit

Anak tiba-tiba tidak mau makan nasi? Waspadalah, bisa jadi si kecil sedang mengalami sembelit. Dikutip dari Very Well Health, sembelit dapat membuat anak tidak mau makan.

  • Esofagitis eosinofilik

Selain sembelit, ada kondisi medis lain yang bisa menyebabkan anak 1 tahun tidak mau makan nasi, yaitu esofagitis eosinofilik.

Esofagitis eosinofilik ditandai dengan penumpukan jenis sel darah putih tertentu di dalam kerongkongan anak. Hal ini kemungkinan terjadi akibat alergi atau sensitif terhadap makanan tertentu dan refluks asam lambung.

Esofagitis eosinofilik dapat menyebabkan tenggorokan anak menjadi bengkak sehingga akan muncul rasa sakit saat anak menelan nasi.

  • Kondisi medis tertentu

Salah satu alasan kenapa anak tidak mau makan nasi adalah kondisi medis yang dapat berdampak pada organ hati, ginjal, atau seluruh tubuh. Berbagai kondisi medis ini dinilai dapat membuat nafsu makan anak menurun sehingga ia tidak mau makan nasi.

  • Memilih-milih makanan

Saat anak tidak mau makan nasi dan hanya minum susu formula, bisa jadi ia sedang mengalami fase picky eating atau memilih-milih makanan.

Kondisi ini dapat membuat si kecil hanya mau melahap makanan atau minuman favoritnya saja, misalnya susu formula, nugget, atau kentang goreng.

Baca Juga

  • Mengenal Apa itu RUTF untuk Mengatasi Balita Wasting
  • Menambah Nafsu Makan Bayi, Benahi Pola Makan dan Beri Asupan Bergizi
  • Kebiasaan Memberi Makan Anak yang Harus Anda Tinggalkan di Tahun 2019

Catatan dari SehatQ

Cara mengatasi anak susah makan nasi di atas bisa diterapkan dengan prinsip bahwa selain nasi, ada keseimbangan gizi lain yang juga perlu dicapai anak, seperti protein, lemak, serat, vitamin, dan mineral.

Oleh karena itu, apabila asupan karbohidratnya tidak sebanyak yang diharapkan, maka Anda bisa mengganti jenis karbohidrat atau menambah asupan lain yang juga menyehatkan untuk anak.

Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang cara mengatasi anak susah makan nasi maupun permasalah soal gizi anak lainnya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

nutrisi anakmengatasi anak susah makangizi anak

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved