Ini Cara Aman Memencet Jerawat agar Minim Bekas

Lakukan cara memencet jerawat dengan benar agar tidak meninggalkan bekas
Memencet jerawat sembarangan bisa saja meninggalkan bekas

Memencet jerawat memang dapat membuat kondisi jerawat makin parah dan menimbulkan bekas di kulit. Anda juga mungkin sudah sering diingatkan oleh orang-orang di sekitar Anda, termasuk dokter spesialis kulit, untuk tidak melakukan kebiasaan satu ini.

Sebenarnya, apa sajakah risiko sembarangan memencet jerawat yang bisa mendera Anda?

Ketahui dulu risiko memencet jerawat

Meski sadar betul dengan risiko memencet jerawat, nyatanya banyak orang yang tak kuasa menahan diri untuk tetap memecahkan jerawat yang mendera kulitnya.

  • Infeksi yang menyebar ke bagian kulit lain di sekitarnya.
  • Bekas jerawat yang permanen alias tidak bisa hilang.
  • Peradangan pada jerawat yang semakin parah. Akibatnya, jerawat bisa semakin besar.

Jerawat sejatinya harus dibiarkan hingga pecah sendiri. Pasalnya, proses ini merupakan cara tubuh untuk mengatasi infeksi pada kulit secara alami.

Jika Anda termasuk orang yang sulit menahan godaan memecahkan jerawat sendiri, Anda perlu tahu cara memencet jerawat yang aman.

Cara aman memencet jerawat yang sudah ‘matang’

Pada dasarnya, memencet jerawat bukanlah sesuatu yang direkomendasikan. Pasalnya, peradangan bisa menyebar dan kondisi jerawat makin parah.

Sebelum bersiap mengenyahkan jerawat, pastikan jerawat yang akan Anda pencet merupakan jerawat yang sudah ‘matang’. Jerawat ‘matang’ adalah jenis jerawat yang sudah memiliki titik putih di bagian tengahnya, yang mengintip ke luar permukaan kulit. Titik putih ini sering disebut mata jerawat.

Selanjutnya, Anda cukup menyiapkan alat-alat berupa jarum steril dan alkohol. Harap diingat bahwa jarum steril hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Apabila Anda harus mengusir jerawat dengan cara memencetnya, Anda sebaiknya melakukannya dengan aman. Langkah-langkah di bawah ini setidaknya dapat meminimalisir munculnya bekas jerawat pada wajah Anda:

  • Langkah 1

Cuci kedua tangan Anda menggunakan air hangat dan sabun hingga benar-benar bersih, lalu keringkan dengan handuk bersih.

  • Langkah 2

Pastikah jarum baru, belum pernah dipakai dan steril. Ingatlah bahwa dengan membuat luka kecil di atas jerawat ini, ada risiko bahwa bakteri dari kulit akan masuk atau sebaliknya, bakteri yang di dalam keluar dan menginfeksi bagian kulit yang lain.

  • Langkah 3

Sejajarkan jarum dengan permukaan kulit wajah Anda. Kemudian, tusukkan ujung jarum secara perlahan-lahan hingga menembus ke dalam mata jerawat. 

Jika sudah, keluarkan jarum tersebut untuk membuka jalan bagi mata jerawat atau nanah agar bisa keluar.

  • Langkah 4

Lapisi jari-jari tangan Anda menggunakan tisu bersih atau kapas. Anda kemudian perlu perlahan-lahan memberikan tekanan dari kedua sisi jerawat. Apabila jerawat sudah ‘matang’, nanah akan keluar dengan mudah dari lubang di mata jerawat. 

Sementara apabila jerawat tersebut belum matang, hentikan proses pemencetan. Segera berhenti memencet jerawat jika yang keluar dari jerawat bukan nanah, melainkan darah atau cairan bening. 

  • Langkah 5

Ketika jerawat sudah mengempis, Anda bisa mengoleskan obat jerawat yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida, atau salep bacitracin

Kombinasi asam salisilat dan benzoil peroksida dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan akibat jerawat, sekaligus membunuh bakteri penyebab jerawat. 

Anda juga bisa membersihkan wajah dengan sabun pembersih setelah memencet jerawat. Lalu, sterilkan area jerawat menggunakan kapas yang sudah dibasahi cairan toner.

Perlu diingat sekali lagi, cara aman memencet jerawat ini hanya boleh dilakukan pada jenis jerawat yang sudah ‘matang’ atau jerawat dengan nanah di bagian tengahnya. Risiko penyebaran bakteri juga ada, jadi perhatikan kebersihan kulit, jari-jari tangan, serta alat-alat yang Anda gunakan.

Sementara jenis jerawat sistik atau jerawat batu hanya bisa ditangani dengan suntikan steroid oleh dokter spesialis kulit. Prosedur memencet jerawat yang dilakukan oleh dokter kulit juga umumnya lebih steril dan aman, serta meminimalisir terjadinya infeksi.

Trik menyembuhkan jerawat tanpa harus memencetnya

Sebelum Anda memutuskan untuk memencet jerawat, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan beberapa alternatif di bawah ini guna menyembuhkan jerawat agar tidak menimbulkan bekas:

1. Kompres dengan air hangat

Mengompres jerawat dengan kapas atau kain yang dibasahi air hangat, dapat membantu untuk mengeluarkan minyak atau kotoran yang menyumbat pori-pori kulit. Dengan ini, jerawat akan lebih mudah pecah dengan sendirinya. 

2. Gunakan bahan-bahan alami

Ada berbagai bahan-bahan alami yang dipercaya dapat meredakan jerawat yang memerah. Mulai dari bahan-bahan dapur (madu, soda kue, serta kunyit), minyak esensial seperti tea tree oil, hingga masker arang (charcoal mask). 

Meski demikian, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keefektivitasan bahan-bahan tersebut dalam menyembuhkan jerawat sekaligus kecocokannya dengan kulit Anda. 

3. Gunakan obat jerawat tanpa resep dokter

Dibandingkan memencet jerawat, Anda sebaiknya menggunakan obat untuk menyembuhkannya. Pilihlah obat jerawat yang mengandung bahan-bahan aktif, seperti asam salisilat, sulfur, dan benzoil peroksida.

Catatan dari SehatQ

Guna memastikan apakah cara memencet jerawat dapat memberikan hasil yang efektif atau tidak, ada baiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya. Dokter juga bisa membantu untuk menentukan pengobatan jerawat sesuai dengan kondisi kulit Anda agar tindakan memencet jerawat bisa Anda hindari. 

Pasalnya, memencet jerawat sendiri bisa saja makin menyebarkan bakteri dan memperparah kondisi jerawat Anda. Bila ini terjadi, segera periksakan kondisi Anda ke dokter kulit.

WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/features/pop-a-zit#1
Diakses pada 6 November 2019

American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/diy/pimple-popping
Diakses pada 6 November 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-pop-a-pimple
Diakses pada 6 November 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/is-it-ever-ok-to-pop-a-pimple-or-squeeze-a-blackhead-3996549
Diakses pada 6 November 2019

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/hs/adult-acne/what-your-breakouts-say-about-your-acne/
Diakses pada 6 November 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed