Cara Memencet Jerawat yang Aman dan Benar agar Minim Bekas di Kulit


Cara memencet jerawat sembarangan dapat membuat kondisinya semakin parah dan menimbulkan bekas di kulit kemudian hari. Jika terpaksa dilakukan, pastikan Anda tahu cara memecahkan jerawat dengan benar.

(0)
Lakukan cara memencet jerawat dengan benar agar tidak meninggalkan bekasMemencet jerawat sembarangan bisa saja meninggalkan bekas
Cara memencet jerawat secara sembarangan dapat membuat kondisinya semakin parah dan menimbulkan bekas di kulit kemudian hari. Bahkan, Anda mungkin sudah sering diingatkan oleh orang-orang di sekitar, termasuk dokter spesialis kulit, untuk tidak menerapkan cara memecahkan jerawat. Sayangnya, masih banyak orang yang sulit meninggalkan kebiasaan buruk satu untuk memecahkan jerawat.Lantas, adakah cara memencet jerawat yang aman dilakukan? Apa risiko yang mungkin ditimbulkan bila harus memecahkan jerawat? 

Apa risiko melakukan memecahkan jerawat?

Meski sadar betul dengan risiko cara memencet jerawat, nyatanya banyak orang yang tak kuasa menahan diri untuk tetap memecahkan jerawat yang mendera kulitnya.Padahal, ada berbagai risiko cara memecahkan jerawat yang mungkin mengintai Anda. Misalnya, infeksi yang menyebar ke area kulit lain di sekitarnya, muncul bekas jerawat permanen alias tidak bisa hilang, serta peradangan pada jerawat yang semakin parah. Akibatnya, jerawat semakin meradang dan membesar. Maka dari itu, jerawat sejatinya harus dibiarkan hingga pecah sendiri. Pasalnya, proses ini merupakan cara tubuh untuk mengatasi infeksi pada kulit secara alami.Jika Anda termasuk orang yang sulit menahan godaan memecahkan jerawat sendiri, Anda perlu tahu cara memecahkan jerawat yang aman.

Cara memencet jerawat ‘matang’ yang aman

Pada dasarnya, cara memencet jerawat bukan sesuatu yang direkomendasikan. Pasalnya, cara memecahkan jerawat dengan sengaja dapat menyebabkan peradangan sehingga bisa menyebar dan kondisi jerawat makin parah.Perlu diingat juga bahwa dengan memecahkan jerawat, maka akan ada luka kecil di atas jerawat yang akan ditimbulkan. Selain itu, ada risiko bahwa bakteri dari kulit akan masuk, atau sebaliknya, bakteri yang di dalam keluar dan menginfeksi bagian kulit yang lain.Namun, jika Anda perlu menerapkan cara memecahkan jerawat, pastikan jerawat yang akan Anda pencet merupakan jerawat yang sudah ‘matang’. Jerawat ‘matang’ adalah jenis jerawat dengan titik putih di bagian tengahnya, yang mengintip ke luar permukaan kulit. Titik putih ini sering disebut mata jerawat.Jika Anda ingin melakukan cara memencet jerawat, sebaiknya lakukan dengan aman. 

1. Siapkan alat

Cara memencet jerawat yang penting adalah dengan menyiapkan beberapa alat yang dibutuhkan.Anda perlu menyiapkan sejumlah alat, seperti jarum steril dan alkohol. Harap diingat bahwa jarum steril hanya bisa diperoleh dengan resep dokter. Pastikah jarum masih dalam kondisi baru, belum pernah dipakai dan steril.

2. Cuci tangan terlebih dahulu

Cara memencet jerawat perlu didahului dengan mencuci kedua tangan terlebih dahulu. Cuci kedua tangan Anda menggunakan air hangat dan sabun hingga benar-benar bersih, lalu keringkan dengan handuk bersih.

3. Pecah jerawat 

Cara memencet jerawat ‘matang’ yang aman adalah sejajarkan jarum dengan permukaan kulit wajah Anda. Kemudian, tusukkan ujung jarum secara perlahan-lahan hingga menembus ke dalam mata jerawat. Jika sudah, keluarkan jarum tersebut untuk membuka jalan bagi mata jerawat atau nanah agar bisa keluar.

4. Tekan sisi jerawat

Cara memencet jerawat berikutnya adalah berikan tekanan pada kedua sisi jerawat dengan melapisi jari tangan Anda menggunakan tisu bersih atau kapas. Apabila jerawat sudah ‘matang’, nanah akan keluar dengan mudah dari lubang di mata jerawat. Sementara, apabila jerawat tersebut belum matang, hentikan proses pemencetan. Segera hentikan cara memecah jerawat bila yang keluar dari jerawat bukan nanah, melainkan darah atau cairan bening. 

5. Bersihkan wajah

Jika cara memencet jerawat sudah selesai. Anda perlu membersihkan wajah dengan sabun pembersih setelah memencet jerawat. Lalu, sterilkan area jerawat menggunakan kapas yang sudah dibasahi cairan toner.

6. Oleskan obat jerawat

Ketika jerawat sudah mengempis, cara memencet jerawat bisa diakhiri dengan mengoleskan obat jerawat yang mengandung asam salisilat dan benzoil peroksida, atau salep bacitracinKombinasi asam salisilat dan benzoil peroksida dapat membantu meredakan iritasi dan kemerahan akibat jerawat, sekaligus membunuh bakteri penyebab jerawatPerlu diingat sekali lagi, bahwa cara memencet jerawat ini hanya boleh dilakukan pada jenis jerawat yang sudah ‘matang’ atau jerawat dengan nanah di bagian tengahnya. Selain itu, cara memecahkan jerawat dapat berisiko menyebar bakteri, sehingga perlu perhatikan kebersihan kulit, jari-jari tangan, serta alat-alat yang Anda gunakan.Sementara, jenis jerawat cystic atau jerawat batu hanya bisa ditangani dengan suntikan steroid oleh dokter spesialis kulit. Prosedur cara memencet jerawat yang dilakukan oleh dokter kulit umumnya lebih steril dan aman, serta meminimalisir terjadinya infeksi.

Cara mengobati jerawat tanpa harus memencetnya

Cara memecahkan jerawat tentu tidak bisa bebas dari risiko. Maka, sebelum memutuskan untuk memencet jerawat, tak ada salahnya untuk mempertimbangkan beberapa alternatif di bawah ini untuk mengobati jerawat sehingga tidak menimbulkan bekas di kemudian hari. 

1. Kompres dengan air hangat

Salah satu cara mengobati jerawat adalah dengan kompres air hangat. Anda bisa mengompres jerawat dengan kapas atau kain bersih yang telah dibasahi air hangat. Langkah ini dapat membantu mengeluarkan minyak atau kotoran yang menyumbat pori-pori kulit. Dengan ini, jerawat akan lebih mudah pecah dengan sendirinya. 

2. Gunakan bahan-bahan alami

Cara menghilangkan jerawat secara alami sering kali dipercaya dapat meredakan jerawat yang memerah. Mulai dari bahan-bahan dapur (madu, soda kue, serta kunyit), minyak esensial seperti tea tree oil, hingga masker arang (charcoal mask). Meski demikian, pastikan Anda berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan keefektivitasan bahan-bahan tersebut dalam menyembuhkan jerawat sekaligus kecocokannya dengan kulit Anda. 

3. Oleskan salep jerawat di apotek

Dibandingkan menerapkan cara memecahkan jerawat, Anda sebaiknya menggunakan obat untuk menyembuhkannya. Pilihlah salep jerawat yang mengandung bahan-bahan aktif, seperti asam salisilat, sulfur, dan benzoil peroksida.

Catatan dari SehatQ

Untuk memastikan apakah cara memencet jerawat dapat memberikan hasil yang efektif atau tidak, ada baiknya Anda tetap berkonsultasi dengan dokter sebelum melakukannya. Dokter juga bisa membantu untuk menentukan pengobatan jerawat sesuai dengan kondisi kulit Anda agar cara memecahkan jerawat bisa Anda hindari. Pasalnya, cara memencet jerawat sendiri yang dilakukan sembarangan bisa saja makin menyebar bakteri dan memperparah kondisi jerawat Anda. Bila kondisi tersebut terjadi, segera periksakan kondisi Anda ke dokter kulit.Ingin tahu lebih lanjut seputar cara memecahkan jerawat? Tanyakan langsung dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Pastikan Anda sudah mengunduhnya melalui App Store dan Google Play.
jerawatpengobatan jerawatmasalah kulit
WebMD. https://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/features/pop-a-zit#1
Diakses pada 6 November 2019
American Academy of Dermatology. https://www.aad.org/diy/pimple-popping
Diakses pada 6 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/beauty-skin-care/how-to-pop-a-pimple
Diakses pada 6 November 2019
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/is-it-ever-ok-to-pop-a-pimple-or-squeeze-a-blackhead-3996549
Diakses pada 6 November 2019
Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/hs/adult-acne/what-your-breakouts-say-about-your-acne/
Diakses pada 6 November 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait