Ini 9 Buah yang Baik untuk Jantung Agar Hidup Lebih Sehat

Jeruk, kiwi, pepaya, hingga aprikot, menjadi buah yang baik untuk jantung.
Salah satu buah yang baik untuk jantung adalah aprikot.

Penyakit jantung dan stroke, masih menjadi "pembunuh" nomor satu di dunia. Pada tahun 2016 saja, sekitar 15,2 juta orang, meninggal karenanya. Selama 15 tahun terakhir, kedua penyakit mengerikan ini, menjadi penyebab utama kematian, di dunia. Anda bisa mengurangi risiko terkena penyakit tersebut, dengan mengonsumsi berbagai buah yang baik untuk jantung.

Buah-buahan tersebut bisa Anda temui di supermarket, toko buah di dekat rumah, bahkan beberapa di antaranya, dijual oleh tukang sayur keliling. Berbagai buah yang baik untuk jantung ini, sangat segar dan bisa diolah menjadi berbagai kudapan. Apa saja buah-buahan tersebut?

Deretan buah yang baik untuk jantung

Buah memiliki segudang manfaat, untuk kesehatan. Tidak hanya jantung yang diuntungkan, tapi kesehatan Anda secara keseluruhan. Beruntunglah sebagai orang Indonesia, beberapa buah yang baik untuk jantung, di bawah ini, dapat ditemukan dengan mudah.

1. Apel

Apel dipercaya mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Sebab, apel mengandung serat larut, yaitu jenis serat yang bisa menurunkan kadar kolesterol, di dalam darah.

Apel juga mengandung polifenol (zat kimia pada tumbuhan), yang memiliki efek antioksidan. Dibanding daging buahnya, kulit apel memilliki kadar polifenol yang lebih tinggi. Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk mengonsumsi apel, beserta kulitnya.

Salah satu jenis polifenol yang dikandung apel adalah flavonoid epicatechin. Flavonoid ini, bisa menurunkan tekanan darah. Lebih dari itu, buah yang baik untuk jantung ini pun mampu mengurangi kadar oksidasi LDL (kolesterol jahat).

2. Pisang

Buah pisang
Pisang juga menyehatkan untuk jantung

Kalium adalah unsur kimia, yang dibutuhkan tubuh, untuk menyehatkan jantung. Sebab, kalium mampu mengontrol tekanan darah dan mengurangi ketegangan pada pembuluh darah jantung. Dengan mengonsumsi satu buah pisang, Anda sudah memenuhi 9% rekomendasi asupan harian kalium.

Selain itu, pisang juga kaya akan serat. Sebuah membuktikan bahwa pola makan yang kaya serat, bisa menurunkan risiko penyakit jantung. Terlebih lagi, serat juga bisa menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

3. Buah beri

Kelompok buah beri, seperti stroberi, blueberry, blackberry, hingga raspberry, baik untuk jantung. Mengonsumsi beragam buah beri, dalam keadaan mentah, yang sudah dibersihkan, bisa menurunkan risiko penyakit jantung.

Zat kimia yang ditemukan dalam buah beri, diyakini bisa membasmi peradangan penyebab tekanan darah tinggi. Dengan demikian, jantung dan tubuh secara keseluruhan pun sehat serta dijauhkan dari penyakit.

4. Melon jingga

Melon jingga, atau yang dikenal sebagai cantaloupe, mengandung banyak air. Ketika Anda mengonsumsi buah yang baik untuk jantung ini, tubuh akan terhidrasiTugas jantung dalam memompa darah pun, akan terasa ringan. Itulah sebabnya, buah ini masuk ke dalam daftar buah yang baik untuk jantung.

Karena mengandung serat tinggi, melon jingga mampu menurunkan risiko serangan jantung, diabetes. Buah ini pun mampu membantu Anda menurunkan berat badan, supaya terhindar dari obesitas.

5. Jeruk

Buah jeruk
Si segar yang menyehatkan

Buah yang menyegarkan dan mengandung banyak air ini, bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh, menyehatkan kulit, menurunkan kadar kolesterol, hingga baik untuk jantung.

Jeruk mengandung vitamin C, serat, kalium, dan kolin. Semua komponen ini sangatlah menyehatkan untuk jantung.

Sebut saja kalium, yang bisa menghindarkan jantung dari kondisi aritmia (detak jantung yang tidak normal).

6. Kiwi

Kurangi garam dan tambahlah porsi kalium. Ini adalah saran yang diberikan American Heart Association (AHA), untuk jantung sehat.

Jika Anda bosan dengan pisang, kiwi bisa menjadi penggantinya. Buah yang dagingnya berwarna hijau segar ini, mengandung kalium. Satu buah kiwi, memiliki 215 gram kalium, atau setara dengan 5% dari RAH orang dewasa.

7. Pepaya

Sama seperti kiwi, pepaya juga akan kaya serat dan kalium, yang bisa menyehatkan jantung Anda. Maka dari itu, jika sedang mencari buah terbaik untuk kesehatan jantung, jangan sampai melupakan pepaya.

8. Aprikot

Buah kecil berwarna oranye ini, mengandung banyak antioksidan, seperti beta karoten, vitamin A, C, dan E. Hebatnya lagi, aprikot juga memiliki flavonoid seperti apel.

Flavonoid pada aprikot, datang dalam bentuk asam klorogenat, katekin, dan kuersetin. Komponen inilah yang menetralkan radikal bebas, sehingga penyakit jantung, dapat dihindari.

Sama seperti kebanyakan buah, aprikot mengandung banyak air, sehingga tekanan darah dan detak jantung, dapat dikontrol.

9. Persik

Buah persik bisa mengikat asam empedu (senyawa yang diproduksi di hati dan terdiri dari kolesterol), kemudian membuangnya, melalui kotoran (feses). Bersamaan dengan itu, kolesterol juga dikeluarkan dari tubuh. Tidak heran, buah persik dipercaya untuk menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

Studi tambahan yang dilakukan pada hewan menunjukkan, buah persik bisa mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL), serta menurunkan tekanan darah dan trigliserida.

Penelitian pun dilakukan pada tikus dengan kelebihan berat badan. Hasilnya, buah persik terbukti mengurangi hormon angiotensin II, yang dikenal mampu meningkatkan tekanan darah.

Catatan dari SehatQ

Setiap makanan yang Anda santap, memengaruhi kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, selalu pilih asupan sehat, seperti sayur dan buah. Langkah ini terlihat sederhana, tapi mampu menjauhkan Anda dari penyakit jantung di kemudian hari.

WHO. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/the-top-10-causes-of-death
Diakses pada 21 Januari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/10-health-benefits-of-apples#section3
Diakses pada 21 Januari 2020

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/271157.php
Diakses pada 21 Januari 2020

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/diet-nutrition-pictures/amazing-health-benefits-of-berries.aspx
Diakses pada 21 Januari 2020

Livescience. https://www.livescience.com/45057-oranges-nutrition-facts.html
Diakses pada 21 Januari 2020

Artikel Terkait