Ingus Hijau dan Arti Warna Ingus yang Beragam

Ingus hijau dan warna ingus lainnya memiliki artinya masing-masing.
Ingus hijau dan warna ingus lainnya memiliki penyebab yang harus diwaspadai.

Ingus hijau memiliki penyebab yang sebenarnya wajar, tapi tetap harus diwaspadai. Warna ingus bisa memberikan "kisi-kisi" terhadap gangguan yang terjadi di dalam tubuh Anda.

Mengenal warna ingus menjadi sangat penting. Sebab, Anda bisa tahu yang sebenarnya terjadi pada tubuh. Mari mengenal arti ingus hijau dan warna ingus lainnya ini.

Penyebab munculnya ingus

Sebelum mengetahui penyebab ingus hijau dan arti warna ingus lainnya, ada baiknya Anda memahami dulu penyebab munculnya ingus di hidung.

Sebenarnya, hidung beringus dapat disebabkan saat jaringan hidung teriritasi atau mengalami peradangan. Banyak hal yang bisa mengakibatkan jaringan hidung teriritasi atau meradang, meliputi:

  • Infeksi sinus
  • Alergi
  • Rhinitis non alergi
  • Polip hidung
  • Sinusitis kronis
  • Flu
  • Udara kering
  • Perubahan hormon
  • Merokok

Masih banyak penyebab hidung beringus lainnya, seperti kehamilan, asma, penggunaan obat semprotan hidung dekongestan yang berlebih, hingga respiratory syncytial virus (RSV). Namun, beberapa penyebab hidung beringus di atas, dianggap paling umum.

Ingus hijau dan penyebabnya

Ingus hijau memiliki penyebab yang berbeda dari warna ingus lainnya. Saat sistem imun tubuh mengeluarkan kemampuan terbaiknya dalam melawan infeksi, ingus hijau bisa muncul, dengan tekstur yang tebal dan kental.

Selain itu, ingus hijau juga bisa disebabkan oleh sel darah putih yang telah mati, atau limbah tubuh lainnya.

Ingus hijau tidak selalu menjadi alasan untuk khawatir. Faktanya, ingus hijau mungkin disebabkan oleh infeksi sinus yang diakibatkan virus, bukan bakteri.

Namun ingat, jika flu atau pilek yang menyebabkan ingus hijau ini tidak sembuh dalam waktu 10 hari lebih, ada baiknya Anda datang ke dokter. Bisa jadi, ingus hijau yang Anda alami disebabkan oleh infeksi bakteri.

Apalagi jika ingus hijau dibarengi dengan gejala lain seperti demam tinggi, sakit kepala, atau mual-mual.

Warna ingus lain dan penyebabnya

Bersin
Ingus hijau bisa jadi "kisi-kisi" dari penyakit yang diidap

Selain ingus hijau, masih ada warna ingus lainnya, seperti bening, hitam, putih, kuning, merah (berdarah), hingga cokelat. Warna ingus yang sangat beragam ini memiliki arti dan penyebabnya masing-masing.

Mari mengenal arti warna ingus beserta penyebabnya di bawah ini.

  • Ingus bening

Ingus bening dianggap sebagai normal dan sehat. Ingus bening mengandung banyak protein, antibodi, dan garam dari dalam tubuh Anda. Saat sampai ke dalam lambung, cairan ini akan dihilangkan. Namun, tubuh akan terus memproduksi lendir bening ini untuk menjaga hidung dan sinus Anda. Selain itu, Hay fever atau allergic rhinitis juga bisa menyebabkan warna ingus bening.

  • Ingus putih

Jika Anda merasa sesak napas, biasanya ingus yang keluar dari hidung akan berwarna putih. Tidak hanya itu, ingus putih akan disertai dengan kondisi hidung yang bengkak dan meradang. Hal ini bisa menyebabkan ingus kekurangan kandungan airnya, sehingga membuatnya berwarna putih. Umumnya, ingus putih menjadi tanda dari penyakit flu atau infeksi lainnya.

  • Ingus kuning

Ingus kuning menjadi pertanda bahwa virus atau infeksi yang ada di dalam tubuh, sedang berusaha keras untuk menetap di dalam tubuh Anda. Namun tenang saja, ini juga menjadi pertanda bahwa sistem imun tubuh sedang bekerja sekeras mungkin dalam melawannya.

Biasanya, warna kuning pada ingus datang dari sel darah putih yang sedang berjuang melawan kuman. Ketika telah mengerjakan tugasnya, sel darah putih akan “gugur” ke dalam ingus dan memberikan nuansa kuning.

  • Ingus merah

Biasanya, ingus merah disebabkan oleh adanya darah di dalam ingus Anda. Ingus berdarah disebabkan oleh adanya trauma atau pukulan kencang langsung ke hidung.

Wanita yang sedang hamil juga bisa mengalami ingus berdarah, karena adanya peningkatan darah dan hormon dalam tubuh, serta pembengkakan hidung.

Segera hubungi dokter jika ada darah di dalam ingus, terutama jika Anda merasa sesak napas dan perdarahan terjadi lebih dari 30 menit.

  • Ingus cokelat

Ingus cokelat bisa disebabkan oleh darah lama yang keluar dari hidung. Selain itu, jika Anda telah menghirup benda asing seperti kotoran, tembakau rokok, bahkan paprika sekalipun, ingus cokelat bisa muncul.

  • Ingus hitam

Ingus hitam bisa menjadi tanda dari infeksi jamur serius. Walaupun jarang terjadi, orang dengan sistem imun yang lemah sangat mudah terjangkit virus ini.

Ada 4 tipe infeksi jamur di hidung, yaitu sinusitis jamur miketoma, sinusitis jamur alergi, sinusitis indolen kronis, hingga sinusitis fulminan.

Perokok dan pengguna obat-obatan terlarang (narkotika) juga bisa mengalami ingus hitam. Segera datang ke dokter jika ingus hitam muncul, apapun alasannya.

Itulah tadi berbagai warna ingus dan juga artinya. Waspadai warna ingus yang keluar dari hidung, karena kondisi tersebut bisa membantu Anda mengetahui yang terjadi di dalam tubuh.

Kapan harus ke dokter?

Pilek
Kapan harus ke dokter?

Warna ingus tidak selamanya bisa diandalkan untuk mendiagnosis sebuah penyakit yang Anda idap. Biasanya, dokter akan lebih fokus pada lamanya penyakit dan tingkat keparahan gejalanya.

Selain itu, jika beberapa hal ini terjadi pada Anda, segera datang ke dokter:

  • Hidung beringus yang dibarengi dengan demam tinggi selama 3-4 hari berturut-turut
  • Sakit kepala yang terfokus di sekitar atau belakang mata
  • Pembengkakan di area mata
  • Munculnya lingkaran hitam di sekitar mata

Dalam kasus yang langka, infeksi bisa menyebar hingga ke mata dan otak. Ini adalah kondisi yang membutuhkan perawatan medis intensif. Apalagi, kalau gejala di bawah ini juga muncul:

Jangan main-main dengan gejala ini, segera datang ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Catatan dari SehatQ:

Ingus hijau dan warna ingus lainnya bisa menjadi tanda-tanda gangguan medis yang sedang terjadi dalam tubuh. Ingus sendiri diproduksi tubuh sebagai tameng dari virus yang siap menyerangnya.

Jika warna ingus telah mengkhawatirkan, tidak ada salahnya datang ke dokter dan mencari tahu penyebabnya.

Healthline. https://www.healthline.com/health/snot-color#green-snot
Diakses pada 22 April 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/symptoms/runny-nose/basics/causes/sym-20050640
Diakses pada 22 April 2020

Artikel Terkait