Seputar Tanam Bulu Mata, Cermati Proses dan Risiko Efek Samping di Baliknya


Tanam bulu mata adalah teknik memanjangkan dan melebatkan bulu mata. Sulam bulu mata perlu dilakukan oleh klinik dan terapis berpengalaman agar terhindar dari risiko efek tanam bulu mata.

0,0
26 Feb 2020|Asni Harismi
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Tanam bulu mata adalah teknik memanjangkan dan melebatkan bulu matBulu mata yang lebat dan panjang bisa didapatkan melalui sulam bulu mata
Tanam bulu mata atau sulam bulu mata ternyata masih menjadi teknik kecantikan yang digandrungi oleh banyak wanita. Ya, tak hanya sulam alis, kini sudah banyak salon maupun klinik kecantikan yang menyediakan jasa mempercantik alis. Bagi Anda yang mendambakan bulu mata panjang, penggunaan maskara memang dapat menjadi solusi. Namun, bila menginginkan hasil yang lebih permanen, tanam bulu mata bisa jadi pilihan, asalkan Anda memahami prosedur aman sekaligus risiko efek samping di baliknya. 

Apa itu sulam bulu mata? 

Tanam bulu mata sebaiknya dilakukan oleh terapis berpengalaman
Sulam bulu mata adalah teknik memanjangkan dan melebatkan bulu mata
Sulam bulu mata, atau dikenal pula dengan tanam bulu mata, atau eyelash extension adalah prosedur kosmetik yang bertujuan untuk menambah panjang dan lebat bulu mata. Tidak seperti menggunakan bulu mata palsu, sulam bulu mata dilakukan dengan menempelkan rambut pada masing-masing helai bulu mata asli Anda. Akan tetapi, cara tanam bulu mata bukan dilakukan dengan menempelkan bulu mata palsu begitu saja menggunakan lem perekat khusus, melainkan merekatkan satu demi satu helai bulu mata palsu ke ujung bulu mata Anda, menggunakan bantuan pinset. Dalam satu kali proses pengerjaan, akan ada sekitar 40-100 helai bulu mata yang dipasangkan ke bulu mata asli Anda. Maka, tak heran bila proses ini bisa memakan waktu sampai 2-3 jam lamanya. 

Berapa harga tanam bulu mata?

Pada dasarnya, harga tanam bulu mata cenderung bervariasi di setiap salon kecantikan. Hal ini bergantung pada jenis, ukuran, dan material bahan bulu mata yang digunakan. Beberapa salon maupun klinik kecantikan ada yang memasang tarif mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah untuk menjalani prosedur tanam bulu mata ini.Untuk mengetahui harga tanam bulu mata yang tepat, Anda perlu mencari tahu informasi terlebih dahulu dengan menghubungi pihak salon kecantikan yang dituju. 

Bagaimana proses cara tanam bulu mata dilakukan? 

Cara tanam bulu mata yang dilakukan oleh ahli berpengalaman dan bersertifikat bisa menghasilkan bulu mata panjang, lentik, dan tebal alami. Oleh karena itu, Anda perlu berhati-hati memilih salon atau klinik kecantikan dengan tepat agar terhindar dari efek tanam bulu mata yang mungkin mengintai. Berikut adalah cara tanam bulu mata yang dilakukan mulai dari tahap persiapan hingga pemasangannya. 

1. Pilih salon atau klinik kecantikan terpercaya

Sebelum cara tanam bulu mata dilakukan, Anda perlu memilih salon atau klinik kecantikan yang menawarkan jasa sulam bulu mata terpercaya. Jika Anda melakukannya di salon atau klinik kecantikan abal-abal atau tidak berpengalaman, kemungkinan terjadinya kesalahan cara tanam bulu mata bisa cukup besar terjadi. Kesalahan cara tanam bulu mata yang dimaksud, seperti menempelkan beberapa helai bulu mata palsu sekaligus ke bulu mata asli, sehingga menyebabkan bulu mata asli rontokJadi, sangat penting bagi melakukan sulam bulu mata di salon atau klinik kecantikan dengan reputasi baik, dengan tenaga ahli yang profesional di bidangnya.

2. Konsultasi dengan terapis kecantikan

Cara tanam bulu mata juga perlu melakukan konsultasi dengan terapis kecantikan. Anda bisa menyampaikan jenis, ukuran, dan bahan material bulu mata yang diinginkan. Selain itu, Anda bisa bertanya apa saja mengenai do dan don’ts setelah cara pasang bulu mata.

3. Pastikan keamanan bahan bulu mata dan lem yang digunakan

Tanam bulu mata dilakukan menggunakan lem perekat khusus
Mata Anda akan terpejam saat proses tanam bulu mata dilakukan
Sebelum cara tanam bulu mata dilakukan, Anda perlu memastikan keamanan bahan bulu mata dan lem yang digunakan. Pastikan lem yang digunakan oleh salon atau klinik kecantikan dituju tidak mengandung formaldehida, yaitu zat beracun yang sangat rentan menimbulkan reaksi alergi serta iritasi pada kulit.Pastikan juga lem yang digunakan adalah lem tanam bulu mata khusus, bukan lem untuk menyambung kuku palsu.Pada orang yang alergi terhadap lateks, pastikan lem tanam bulu mata untuk menyambung bulu mata tidak mengandung bahan ini.Cara tanam bulu mata yang salah akibat lem tanam bulu mata yang digunakan dapat menimbulkan iritasi hingga penyakit mata serius. 

4. Pastikan kebersihan alat yang digunakan

Pastikan pula terapis kecantikan Anda sudah mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyentuh area wajah Anda dan melakukan sulam bulu mata. Ia juga perlu mensterilkan alat extension bulu mata yang akan digunakan, serta menyediakan handuk bersihHal ini dilakukan untuk mengurangi risiko penularan jenis penyakit tertentu.

5. Proses cara tanam bulu mata dilakukan

Cara tanam bulu mata dilakukan dengan menempelkan bulu mata sintetis
Terapis menempelkan bulu mata satu demi satu dengan bantuan pinset
Cara tanam bulu mata dilakukan oleh salah seorang terapis kecantikan. Anda akan diminta berbaring di tempat tidur yang telah disediakan. Terapis kecantikan akan meminta Anda untuk menutup mata. Nantinya, terapis akan membersihkan area kedua mata Anda. Lalu, area bawah mata Anda akan ditutup menggunakan selotip bedah. Kemudian, terapis akan membasahi satu buah bulu mata sintetik dengan lem tanam bulu mata menggunakan pinset panjang berujung runcing. Lem perekat yang digunakan mengandung formulasi khusus dan bersifat semipermanen. Sementara, dengan sebuah pinset lain, terapis akan memisahkan bulu mata alami Anda untuk mengisolasi hanya satu helai, sambil terus memegangnya sampai lem mengering. Terapis akan mengulangi proses tersebut, setiap satu bulu mata dalam satu waktu, dan menanamkan 40-100 bulu mata sintetik untuk setiap mata. Untuk mendapatkan kesan bulu mata yang alami, terapis akan menggunakan bulu mata yang berbeda panjang-pendeknya. 

Berapa lama tahan bulu mata tanam?

Bulu mata tanam akan bertahan 2 minggu hingga 2 bulan. Bulu mata tanam tidak dapat bertahan lama atau bersifat semipermanen.Separuh dari bulu mata yang ditempelkan akan rontok secara alami setidaknya satu bulan setelah cara tanam bulu mata dilakukan.Jika ingin kembali memiliki bulu mata yang lebat, Anda harus melakukan touch up 1 kali kunjungan dalam beberapa bulan. Harga sulam bulu mata untuk sesi touch up biasanya tidak semahal sulam bulu mata pertama. Pasalnya, bulu mata yang harus dipasang, tidak sebanyak sebelumnya.

Apa efek tanam bulu mata?

Bagi wanita yang ingin tampil dengan bulu mata lebat nan alami setiap hari, melakukan sulam bulu mata bisa jadi pilihan tepat. Meski tergolong aman, apabila dilakukan secara sembarangan dapat menimbulkan sejumlah efek samping tanam bulu mata tertentu, misalnya:

1. Reaksi alergi

Salah satu efek tanam bulu mata adalah reaksi alergiReaksi alergi termasuk, muncul rasa gatal, nyeri, perih, ruam, sensasi rasa terbakar atau tertusuk, biang keringat, serta pembengkakan di area kulit sekitar mata. Efek samping sulam bulu mata ini mungkin muncul akibat penggunaan lem perekat yang mengandung formaldehida atau bahan kimia lain yang membahayakan atau berisiko mengiritasi area mata. Jika Anda mengalami reaksi tertentu akibat penggunaan lem perekat yang mengandung bahan kimia, biasanya efek samping ini akan terjadi selama 2-3 hari. 

2. Kerontokan bulu mata

Kerontokan bulu mata juga menjadi efek tanam bulu mata lainnya. Kerontokan bulu mata yang terjadi bisa secara sementara, maupun permanen. Kondisi ini dapat terjadi akibat kebiasaan menyentuh, menarik, atau menggosok area mata setelah proses sulam bulu mata dilakukan. 

3. Masalah pada mata

Efek tanam bulu mata berikutnya adalah masalah pada mata. American Academy of Ophthalmology (AAO) menyatakan bahwa efek samping sulam bulu mata bisa menyebabkan masalah serius. Bula sulam bulu mata tidak dilakukan dengan hati-hati, maka dapat menyebabkan mata merah, mata bengkak, iritasi dan infeksi kelopak mata, infeksi kornea, pembengkakan dan peradangan kelopak mata.

4. Bulu mata hilang

AAO juga mengingatkan efek tanam bulu mata bisa saja mengakibatkan penggunanya kehilangan bulu mata. Risiko ini dapat terjadi bila seseorang terlalu sering menggunakan bulu mata extension sehingga folikel rambut yang berperan untuk menumbuhkan dan memelihara bulu mata menjadi rusak. Kebanyakan efek tanam bulu mata ini terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif terhadap zat-zat yang digunakan pada sulam bulu mata, terutama pada lem perekat khusus yang digunakan. Reaksi di atas juga bisa muncul ketika terapis Anda tidak menjaga kebersihan selama proses sulam bulu mata berlangsung.Selain itu, kondisi ini dapat muncul akibat reaksi terhadap zat pelarut yang digunakan untuk melepas bulu mata extension, serta reaksi penggunaan selotip yang dipakai untuk menutup kelopak mata Anda selama prosedur sulam bulu mata dilakukan. Baca Juga: Cara Melentikkan Bulu Mata Lentik yang Mudah DilakukanJika efek tanam bulu mata ini terjadi pada Anda, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengompres area mata dengan air dingin. Apabila kondisi tidak kunjung membaik dalam 24 jam, periksakan kondisi tersebut ke dokter mata untuk mendapat penanganan yang tepat.Dokter akan mendiagnosis apakah Anda mengalami reaksi alergi atau infeksi. Setelahnya, dokter mungkin akan meresepkan obat tertentu, seperti krim oles yang mengandung hidrokortison, obat tetes mata untuk alergi, obat minum antihistamin, hingga antibiotik.Perlu diketahui bahwa sulam bulu mata bukan prosedur yang aman untuk semua orang. Anda sebaiknya menghindari prosedur sulam bulu mata bila tengah menderita dermatitis kelopak mata, blefaritis, alopecia areata, trikotilomania, ataupun baru saja melakukan operasi LASIK, kemoterapi, maupun terapi radiasi.

Apa saja alternatif perawatan selain sulam bulu mata?

ada beberapa alternatif perawatan selain tanam bulu mata
Anda bisa menggunakan serum penumbuh bulu mata agar bulu mata lebat
Untuk mendapatkan bulu mata yang lebat dan panjang, sulam bulu mata bukan satu-satunya jalan yang bisa Anda tempuh. Selain menggunakan maskara atau bulu mata palsu, berikut adalah beberapa cara melebatkan bulu mata secara alami yang bisa dicoba. 

1. Serum penumbuh bulu mata

Serum penumbuh bulu mata bisa dijadikan sebagai perawatan bulu mata lebat dan lentik. Serum penumbuh bulu mata mengandung prostaglandin analog yang terbukti dapat merangsang pertumbuhan folikel rambut bulu mata. Dalam versi generik, serum ini merupakan obat bimatoprost yang sebetulnya dirancang bagi penderita glaukoma.Serum ini sebaiknya dioleskan ke area garis bulu mata menggunakan aplikator khusus. Sebisa mungkin hindari mengoleskan serum pada area dekat bola mata untuk menghindari efek samping, seperti iritasi mata, warna kelopak mata menghitam, maupun munculnya reaksi alergi.

2. Implan bulu mata

Sama seperti implan rambut kepala, implan bulu mata adalah teknik penanaman bulu mata lewat operasi kosmetik. Cara ini dilakukan dengan menanam rambut di garis bulu mata dan akan menghasilkan efek bulu mata lebat dan panjang yang lebih permanen.Hanya, para ahli bedah mata memperingatkan bahwa prosedur ini juga memiliki risiko. Salah satu yang paling awam terjadi adalah trikiasis (bulu mata tumbuh tidak beraturan)Bahkan, pada kasus yang ekstrem dapat mengakibatkan kebutaan.Pada dasarnya, sulam bulu mata adalah prosedur yang aman dilakukan. Namun, Anda harus memerhatikan pemilihan klinik maupun terapis kecantikan yang menangani demi meminimalisir terjadinya efek tanam bulu mata yang membahayakan kesehatan mata.Jika Anda masih punya pertanyaan lebih lanjut seputar sulam bulu mata, konsultasikan dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Caranya, unduh terlebih dahulu melalui App Store dan Google Play.
cara memanjangkan bulu matakulit dan kecantikan
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/eyelash-extensions-and-eyelash-growth-serum
Diakses pada 25 Februari 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/eye-health/eyelash-extensions-pros-and-cons
Diakses pada 25 Februari 2020
ASCRS Eye World. https://www.eyeworld.org/article-eyelash-transplant-surgery-poses-serious-risks
Diakses pada 25 Februari 2020
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/cosmetic/eyelash-extensions.htm
Diakses pada 19 Februari 2021
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/tips-prevention/eyelash-extension-facts-safety
Diakses pada 19 Februari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/eyelash-extension-side-effects#treatment
Diakses pada 19 Februari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait