Ingin Pasang Kawat Gigi Anak? Ketahui Batasan Usia dan Tipe Behel yang Tepat


Pemasangan behel dapat membantu mengatasi masalah pada struktur gigi anak. Tipe kawat gigi anak yang bisa dijadikan pilihan antara lain konvensional, self-ligating, bening, lingual, dan keramik.

(0)
Pemasangan kawat gigi anak mungkin akan dilakukan pada rentang usia 9 hingga 14 tahunBila gigi anak renggang, dokter akan menyarankan untuk memakai behel atau kawat gigi
Saat tumbuh dewasa, beberapa anak tumbuh dengan susunan gigi yang tidak sempurna. Ada beragam cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut, salah satunya dengan memasang kawat gigi anak.Meskipun begitu, pemasangan kawat gigi anak perlu melalui sejumlah pertimbangan dan harus dilakukan oleh dokter gigi spesialis ortodonsia (ortodontis). Jika tidak dilakukan dengan benar, pemasangan behel akan sia-sia, bahkan malah berpotensi merusak struktur dan perkembangan gigi anak.

Umur berapa anak boleh pakai behel?

Ketika memasuki usia 7 tahun, Anda harus mulai memeriksakan kondisi gigi anak ke ortodontis. Hal ini penting dilakukan untuk memeriksa apakah anak mengalami masalah pada struktur dan perkembangan giginya.Apabila ortodontis menemukan masalah, pemasangan kawat gigi anak mungkin akan menjadi pertimbangan. Sementara itu, batasan usia yang paling tepat untuk memasangkan behel pada anak bergantung pada kondisi masing-masing individu.Pemasangan kawat gigi anak mungkin akan dilakukan pada rentang usia 9 hingga 14 tahun. Pada rentang usia tersebut, anak setidaknya telah mempunyai beberapa gigi permanen, dan masih dalam masa pertumbuhan.

Kondisi yang mengharuskan anak pakai behel

Ada beberapa kondisi yang mengharuskan anak pakai behel. Pemasangan kawat gigi sendiri mungkin akan jadi pertimbangan ketika anak Anda mengalami masalah pada struktur gigi dan juga rahangnya.Berikut ini sejumlah kondisi yang mengharuskan anak pakai behel:
  • Gigi bengkok
  • Gigi renggang
  • Gigi tumpang tindih (gingsul)
  • Maloklusi (perbedaan ukuran antara rahang atas dan bawah yang membuat anak kesulitan untuk mengunyah)
Kondisi-kondisi tersebut bisa saja muncul secara bawaan. Namun, kondisi-kondisi di atas juga bisa saja terjadi sebagai dampak dari kebiasaan buruk anak, salah satu contohnya menghisap ibu jari.

Tipe-tipe kawat gigi anak

Berbagai macam tipe behel bisa digunakan untuk membantu merapikan masalah gigi pada anak. Pemilihan jenis kawat gigi anak haruslah disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan buah hati Anda.Beberapa tipe kawat gigi yang bisa digunakan untuk membantu masalah gigi pada anak, di antaranya:

1. Behel konvensional

Tipe behel ini terbuat dari bahan logam. Braket behel terbuat dari baja berkualitas tinggi tahan karat dengan penahan karet di bagian atas untuk menjaga kawat tetap pada posisinya. Kawat gigi logam memungkinkan penggantian karet. Hal tersebut membuat anak dapat memilih karet sesuai dengan warna kesukaan mereka.

2. Behel self-ligating

Behel self-ligating mirip dengan kawat gigi konvensional, tetapi behel ini tidak mempunyai penahan karet di bagian atasnya. Sebagai pengganti karet, klip logam mengunci kawat di bagian atas braket. Jadwal kontrol pengguna kawat self-ligating ke dokter lebih jarang jika dibandingkan dengan mereka yang memakai behel konvensional. Selain itu, kawat gigi jenis ini juga lebih mudah dibersihkan dan nyaman daripada behel konvensional.

3. Behel keramik

Jika braket behel konvensional terbuat dari baja berkualitas tinggi, penahan karet jenis kawat gigi ini berupa keramik. Kawat gigi keramik mempunyai bentuk yang tidak menonjol, namun biasanya memiliki ukuran lebih besar.Behel keramik terbilang rapuh, sehingga mengharuskan anak Anda lebih sering kontrol dan melakukan perawatan ke dokter. Kawat gigi tipe ini cocok digunakan untuk anak yang sudah agak dewasa.

4. Behel transparan

Kawat gigi anak ada yang berbentuk transparan
Behel tipe transparan mudah dilepas-pasang dan dibersihkan
Kawat gigi transparan berbentuk cangkang akrilik yang menutupi dan memberikan tekanan pada gigi. Behel tipe ini mudah untuk dilepas-pasang sehingga dapat dibersihkan setiap kali anak selesai makan.Meskipun terkesan praktis dan nyaman dipakai, tidak semua anak yang mempunyai masalah pada struktur gigi bisa menggunakan behel transparan.

5. Behel lingual

Tipe behel ini memiliki braket di belakang gigi, bukan depan. Kawat gigi ini cocok digunakan oleh anak yang harus memakai kawat gigi, namun tak ingin terlihat orang lain. Braket behel lingual mempunyai bentuk berbeda karena dibuat khusus untuk setiap gigi masing-masing orang.Supaya mendapatkan tipe kawat gigi yang pas untuk anak, bertanyalah kepada ortodontis mengenai kelebihan dan kekurangan masing-masing behel. Pemilihan kawat gigi yang tepat dapat membantu mempercepat proses perbaikan struktur gigi anak.

Catatan dari SehatQ

Pemasangan behel bisa menjadi pilihan untuk membantu mengatasi masalah gigi pada anak, mulai dari renggang, gingsul, dan perbedaan ukuran rahang yang memengaruhi kemampuan untuk mengunyah. Agar masalah teratasi dengan benar, pemasangan kawat gigi anak harus dilakukan oleh ortodontis.Untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai kawat gigi anak, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan anakkesehatan gigitumbuh kembang anakkawat gigi
Mom Junction. https://www.momjunction.com/articles/different-types-of-braces-for-your-kids_0078893/
Diakses pada 11 November 2020
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/braces.html
Diakses pada 11 November 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/braces/expert-answers/dental-braces/faq-20058192
Diakses pada 11 November 2020
Stanford Children’s Health. https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=how-to-tell-if-your-child-needs-braces-1-4061
Diakses pada 11 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait