Ingin Pasang Diamond Gigi? Ketahui Fakta Ini Terlebih Dahulu

Pemasangan diamond gigi mempunyai beberapa risiko
Diamond gigi terpasang di salah satu gigi seseorang

Pemasangan berlian di gigi atau diamond gigi sempat menjadi tren di kalangan para pesohor, terutama penyanyi hip hop di Amerika Serikat. Di Indonesia, beberapa klinik gigi juga menyediakan servis pemasangan diamond gigi bagi Anda yang siap merogoh kocek dalam-dalam demi memasang salah satu jenis perhiasan termahal di dunia ini.

Diamond gigi merupakan salah satu bentuk reparasi gigi yang dilakukan lebih karena alasan estetika. Lempengan berlapis berlian dipasang dengan lem khusus yang biasanya bersifat temporer, tapi ada juga yang memasang berlian dengan terlebih dulu memakai mahkota gigi sehingga sifatnya lebih permanen.

Para dokter gigi sendiri memasukkan pemasangan berlian di gigi ini sebagai prosedur grills. Prosedur ini juga mencakup pembuatan mahkota gigi dari emas maupun perak.

Mengenal lebih jauh tentang pembuatan diamond gigi

Di Amerika Serikat, pemasangan berlian di gigi ini rata-rata mengharuskan Anda mengeluarkan uang hingga ribuan dollar, itu pun belum termasuk biaya perawatan diamond gigi yang juga tidak murah. Tak heran jika kemudian banyak orang yang mengambil jalan pintas yang lebih murah dengan menempelkan sendiri berlian imitasi pada gigi mereka.

Tentu saja cara ini bukanlah prosedur pemasangan diamond gigi yang dianjurkan, apalagi jika Anda menggunakan sembarang lem. Bukannya membuat gigi makin berkilau, pemasangan berlian ini malah akan menyebabkan kerusakan permanen pada gigi Anda.

Meski memakan biaya yang tidak sedikit, pemasangan berlian di gigi yang bersifat temporer sebetulnya sangat sederhana karena hanya melibatkan berlian dan lem khusus. Prosedur yang lebih rumit dilakukan bila Anda ingin hasil yang lebih permanen.

Pada diamond gigi permanen, dokter terlebih dahulu akan menipiskan bagian atas atau depan gigi Anda, kemudian memasang implan atau mahkota yang terbuat dari perak atau bahkan titanium. Setelah itu, Anda harus menunggu sekitar satu bulan agar mahkota tersebut menjadi padat, baru kemudian berlian dipasang di area itu.

Berlian di gigi hanya bersifat kosmetik, namun pemasangannya tetap harus dilakukan oleh dokter gigi yang kompeten. Jika tidak, bukan tidak mungkin Anda akan mengalami berbagai masalah kesehatan yang dapat menyerang gigi.

Apa saja bahaya diamond gigi?

Hingga kini tidak ada studi yang menunjukkan bahwa pemasangan diamond gigi dapat membahayakan kesehatan gigi dalam jangka panjang. Namun, ada satu studi yang menyatakan bahwa pemasangan berlian di gigi ini tetap dapat mengakibatkan munculnya masalah pada gigi, seperti:

  • Penumpukan plak

Plak alias jigong adalah lapisan lengket pada gigi yang terbentuk setelah Anda makan atau minum manis atau mengandung tepung. Plak dapat menjadi rumah bagi berbagai bakteri yang dapat merusak enamel gigi.

Ketika plak tidak sering dibersihkan dan mengalami penumpukan, akan muncul gingivitis alias peradangan pada gusi yang dapat menyebabkan bengkak atau kadang berdarah. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut, bakteri akan terus menusuk bagian dalam gigi hingga merusak akar gigi.

  • Gangguan artikulasi gigi

Artikulasi gigi adalah gesekan yang terjadi antara gigi atas dan gigi bawah ketika sama-sama sedang bergerak atau berada dalam posisi tengah. Pemasangan berlian di gigi yang tidak pas dipastikan akan mengganggu artikulasi ini sehingga Anda akan merasakan ketidaknyamanan.

Mengetahui efek samping yang mungkin akan Anda alami ketika melakukan pemasangan berlian di gigi sangat krusial. Bicarakan dengan dokter gigi Anda mengenai efek negatif ini sebelum memutuskan untuk melakukan prosedur grills.

Tips merawat diamond gigi

Bila Anda sudah mantap untuk memasang diamond gigi, maka Anda harus membersihkan gigi dengan lebih cermat demi menghindari sakit gigi. Pasalnya, pemasangan berlian di gigi meningkatkan risiko adanya sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi dan berlian tersebut.

Dokter gigi biasanya akan memberi tahu Anda mengenai prosedur perawatan gigi yang telah dipasang berlian. Namun secara garis besar, berikut hal yang harus Anda lakukan:

  • Jika Anda memilih diamond gigi yang tidak permanen, lepaskan berlian tersebut dari gigi sebelum makan dan pasang kembali setelah Anda membersihkan gigi.
  • Pastikan Anda selalu membersihkan berlian tersebut sebelum dipasang ke gigi untuk memastikan berlian itu bebas bakteri maupun sisa makanan.
  • Gunakan pembersih berlian yang aman jika tertelan.

Salah satu tanda awal adanya penumpukan bakteri di diamond gigi Anda adalah napas tidak sedap. Jika Anda memiliki keluhan setelah memasang berlian di gigi, misalnya gigi menjadi sakit atau artikulasi terganggu, periksakan kondisi Anda ke dokter gigi.

Mouth Healthy. https://www.mouthhealthy.org/en/az-topics/g/grills
Diakses pada 4 April 2020

ADA. https://www.ada.org/~/media/ADA/Publications/Files/patient_65.pdf
Diakses pada 4 April 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20112640
Diakses pada 4 April 2020

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/plaque-on-teeth
Diakses pada 4 April 2020

Artikel Terkait