6 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan Sebelum Merencanakan Waktu Kehamilan

Merencanakan waktu kehamilan dapat disesuaikan dengan kesiapan mental, finansial, dan faktor-faktor lainnya
Merencanakan waktu kehamilan bukanlah hal yang mustahil

Merencanakan waktu kehamilan sesuai keinginan Anda dan pasangan? Mengapa tidak!

Sama seperti momen penting lain dalam hidup, merencanakan waktu kehamilan bisa disesuaikan dengan kesiapan mental, finansial, dan faktor-faktor lainnya.

Berikut adalah beberapa hal yang akan membantu dalam merencanakan waktu kehamilan Anda.

Hal-hal yang Membantu Merencanakan Waktu Kehamilan

1. Memahami Sulitnya Prediksi Jitu

Lebih baik memberikan diri Anda dan pasangan beberapa bulan dalam merencanakan waktu kehamilan. Vicki Mendiratta, MD, seorang profesor di University of Washington School of Medicine di Seattle mengatakan bahwa hanya 85% pasangan sukses hamil dalam kurun waktu 1 tahun percobaan.

Sementara itu, hanya sekitar 8-10% yang bisa hamil dalam kurun waktu 1 bulan. Jadi, tidak banyak pasangan yang bisa hamil pada saat waktu yang mereka harapkan.

2. Pelajari Siklus Anda

Semakin mahir Anda membaca siklus ovulasi, semakin besar kemungkinan Anda dalam merencanakan waktu kehamilan. Seorang wanita akan mengalami ovulasi atau masa subur sekitar 14 hari sebelum menstruasi.

Jika Anda memiliki siklus 28 hari, ovulasi akan terjadi pada hari ke-14. Sedangkan jika siklus Anda adalah 36 hari, maka ovulasi akan terjadi pada hari ke-22. Jadwalkan hubungan intim sekitar 3-4 hari pada masa ovulasi untuk memperbesar kemungkinan hamil.

3. Frekuensi Hubungan Intim

Untuk bisa hamil, maka pasangan disarankan untuk memperbanyak frekuensi hubungan seks. Idealnya, pasangan melakukan hubungan intim sekitar 2-3 kali setiap minggunya. Anda juga boleh berhubungan intim setiap hari, sepanjang pria masih memiliki hitungan sperma normal.

4. Curi Start Awal

Tidak ada salahnya mencuri start lebih awal saat merencanakan waktu kehamilan. Karena wanita tidak selalu hamil sesuai ekspektasi jadwal yang diinginkan, start awal bisa memberikan perkiraan waktu perencanaan yang lebih panjang.

5. Hindari Stres

Adanya tekanan untuk mengejar kehamilan sesuai yang direncanakan bisa saja memberikan tekanan mental pada pasangan. Sebuah studi di Inggris membuktikan bahwa wanita yang stres malah akan lebih sulit hamil, walaupun sedang dalam masa subur.

Jadi, merencanakan waktu kehamilan harus dibarengi dengan perasaan positif yang menyenangkan dan dinikmati bersama.

6. Siap dengan Kejutan

Walaupun Anda berhasil hamil sesuai dengan rencana waktu kehamilan, masa kelahiran bayi bisa tetap meleset. Bayi bisa saja dilahirkan lebih awal atau lebih telat dari estimasi yang diperkirakan.

Yang terpenting, Anda harus fokus pada perawatan kehamilan seperti konsumsi vitamin, menu sehat, dan istirahat cukup selama hamil. Selamat mencoba merencanakan waktu kehamilan Anda!

WebMD. https://www.webmd.com/baby/features/can-you-time-your-pregnancy

Motherly. https://www.mother.ly/life/guide-to-getting-pregnant

Diakses pada Oktober 2018

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed