Ingin Merapikan Gigi Tanpa Behel? Ini Cara yang Bisa Anda Pilih

Ada beberapa cara merapikan gigi tanpa behel, salah satunya menggunakan aligner
Aligner transparan termasuk cara merapikan gigi tanpa behel

Menggunakan kawat gigi alias behel merupakan metode populer untuk membuat gigi menjadi lebih rapi. Namun, tahukah Anda ada cara lain untuk merapikan gigi tanpa behel?

Merapikan gigi adalah prosedur kosmetik yang dilakukan untuk mengubah bagian gigi yang tidak sempurna. Beberapa masalah yang membuat Anda ingin melakukan langkah ini biasanya adalah gigi bertumpuk, bentuk gigi yang tidak beraturan, atau gigi yang terlalu maju alias tonggos.

Dahulu, masalah-masalah ini bisa diselesaikan dengan penggunaan kawat gigi alias behel. Namun, perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam kedokteran gigi memungkinkan Anda untuk menempuh cara lain yang lebih indah secara estetika dan lebih cepat prosesnya.

Bagaimana cara merapikan gigi tanpa behel?

Ketika Anda ingin merapikan gigi tanpa behel, pastikan Anda mendatangi dokter gigi atau orthodontis, bukan ke sembarang dokter apalagi tukang gigi. Dokter yang kompeten akan menyesuaikan perawatan dengan usia Anda, kondisi gigi, rahang, dan lain-lain.

1. Aligner

Aligner adalah alat seperti penyanggah gigi yang terbuat dari plastik bening, tipis, dan memiliki ukuran sesuai bentuk gigi Anda. Fungsi aligner adalah merapatkan gigi yang harus diganti tiap 2-3 minggu sekali hingga Anda mendapatkan struktur gigi sesuai dengan keinginan atau evaluasi dari dokter yang menangani Anda.

Terdapat beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam cara merapikan gigi tanpa behel ini. Pertama, aligner harus dicopot saat makan dan menyikat gigi. Kedua, pencopotan dan pemasangan kembali aligner harus dilakukan oleh pasien sendiri sehingga pasien bertanggung jawab atas kebersihan aligner yang digunakan.

2. Retainer

Bentuk retainer mirip dengan aligner, yakni plastik tipis dan bening yang menutupi permukaan gigi. Hanya saja, retainer juga ada yang bersifat tetap alias tidak bisa dicopot-pasang.

Retainer biasanya digunakan setelah dokter gigi Anda melakukan perawatan penguat atau penambalan gigi, misalnya dental bonding. Retainer harus digunakan terus selama 6 bulan pascaperawatan untuk menguatkan tambalan yang digunakan pada gigi.

Setelahnya, dokter bisa meminta Anda melanjutkan pemakaian retainer hanya pada malam hari. Saat siang, retainer bisa diletakkan di kotak khusus yang diberikan oleh dokter gigi untuk menjaga kebersihannya.

3. Resin gigi

Cara merapikan gigi tanpa behel ini dilakukan dengan mengaplikasikan resin sewarna gigi di permukaan gigi. Resin ini kemudian dikeraskan dengan menggunakan sinar khusus sehingga terbentuk ikatan (bonding) yang dapat mengisi kekosongan antargigi, menambal lubang kecil, dan menghaluskan ujung gigi yang terasa kasar.

4. Mahkota gigi

Mahkota gigi bertindak seperti topi yang dilekatkan di atas gigi sehingga dapat menggantikan fungsi sebagian besar permukaan gigi. Mahkota gigi terbuat dari porselen atau porselen yang dileburkan ke logam, dan berfungsi mengembalikan bentuk, kontur, serta penampakan gigi Anda.

5. Veneer

Veneer adalah lapisan tipis yang bertindak seperti cangkang gigi dan biasanya terbuat dari porselen. Beberapa dokter gigi juga bisa menggunakan bahan veneer lainnya yang memiliki warna senada dengan gigi sehingga sekaligus dapat memberi efek gigi yang lebih bersih.

Cara merapikan gigi yang satu ini mirip dengan pemakaian kuku palsu, yakni dengan menempelkannya di permukaan gigi. Veneer juga dapat digunakan untuk merapatkan jarak antar gigi ketika behel tidak dapat melakukannya, misalnya saat ada gigi yang keluar dari jalurnya.

6. Kontur gigi

Cara merapikan gigi tanpa behel ini merupakan salah satu prosedur yang paling konservatif. Anda mungkin mengenal proses ini dengan nama lain, seperti odontoplasti, enameloplasti, stripping, atau slenderizing.

Orang banyak melakukan prosedur ini agar memiliki estetika gigi yang lebih indah, serta senyum yang lebih menawan. Dari segi kesehatan, cara merapikan gigi ini juga bisa membuat kegiatan mengunyah lebih nyaman.

Kontur gigi dilakukan dengan mengambil sedikit enamel gigi agar dokter bisa membentuk kembali panjang dan bentuk gigi. Meski demikian, prosedur kontur gigi tidak Anda membuat gigi terasa ngilu apalagi nyeri, dan Anda dapat langsung melihat hasilnya secara instan.

Kadang kala, Anda harus melakukan lebih dari satu cara merapikan gigi tanpa behel sebelum mencapai hasil yang diinginkan. Misalnya, dokter akan meminta Anda melakukan veneer ataupun mahkota gigi beberapa bulan setelah melakukan kontur gigi.

Apa pun prosedur yang Anda pilih, pastikan Anda melakukannya di dokter dan klinik gigi yang terpercaya. Jangan pernah tergoda untuk mengutak-atik gigi di tukang gigi, sekalipun mereka menawarkan harga yang lebih murah.

Everyday Health. https://www.everydayhealth.com/dental-health/cosmetic-dentistry/tooth-reshaping.aspx
Diakses pada 4 Februari 2020

AAO. https://www.aaoinfo.org/orthodontic-treatment-options/#fancyboxID-002
Diakses pada 4 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/features/can-i-change-the-shape-of-my-teeth
Diakses pada 4 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/oral-health/guide/recontouring-teeth
Diakses pada 4 Februari 2020

Oral Health Foundation. https://www.dentalhealth.org/veneers
Diakses pada 4 Februari 2020

Artikel Terkait