Menyusui bayi dengan ASI merupakan momen bonding yang penting bagi ibu dan anak
Menyusui bayi dengan ASI bermanfaat bagi kesehatan sang bayi

Menyusui bayi dengan ASI tidak hanya sangat bermanfaat bagi kesehatan sang bayi, tetapi juga merupakan momen bonding yang penting bagi ibu dan anak. Namun, adanya berbagai tantangan menyusui bayi kerap menghentikan ibu untuk memberikan atau melanjutkan ASI. Apa solusinya? Berikut adalah tips sukses menyusui bayi dengan ASI.

1. 3S Menyusui Bayi

Ingin menguasai dasar-dasar yang tepat saat menyusui bayi? Kenali 3S:

  • Sadar: Tahu tanda-tanda bayi lapar seperti mengecap, mengusap mulut, mencari puting, dan lain-lain. Jangan tunggu hingga bayi menangis, ibu harus sadar dan tanggap!
  • Sabar: Bayi umumnya membutuhkan waktu sekitar 10-20 menit untuk menyusu pada masing-masing payudara.
  • Selesa: Utamakan kenyamanan, baik untuk ibu maupun bayi sewaktu menyusui.

2. Atasi Sakit Puting

Untuk mengatasi sakit puting dan semakin sukses menyusui bayi, ikuti tips berikut ini:

  • Prioritaskan posisi kenyamanan.
  • Gunakan kompres hangat untuk meredakan puting yang sakit dan memerah.
  • Basahi puting dengan ASI setelah selesai dan biarkan mengering sendiri.
  • Gunakan krim puting yang aman untuk bayi.
  • Konsultasi dengan dokter jika sakit berkelanjutan.

3. Frekuensi Menyusui

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi yang baru lahir butuh disusui setiap 2-3 jam sekali dengan total sekitar 8-12 kali dalam sehari. Bahkan lebih untuk bayi dengan kondisi tertentu.

Hal ini baik untuk produksi ASI yang lancar, jadi tawarkan kedua belah payudara untuk bayi supaya produksi ASI semakin seimbang.

4. Bantu Proses Menyusui

Pada minggu-minggu pertama kelahiran, bantu bayi untuk rajin menyusui. Bangunkan bayi secara lembut, pijat perlahan, dan tawarkan puting ke mulut atau hidung bayi supaya bayi termotivasi untuk menyusui ASI.

5. Rotasi Payudara

Mengapa penting bagi bayi untuk menyelesaikan ASI pada sebelah payudara sebelum berpindah ke payudara yang lain? Alasannya karena produksi ASI terdiri dari dua jenis, ASI cair sebagai pemuas dahaga yang disusul dengan ASI kental yang lebih padat. Bayi membutuhkan kedua jenis ASI ini, jadi pastikan ada rotasi payudara pada setiap sesi.

6. Bingung Puting

Untuk mengatasi kondisi bingung puting, hindari kombinasi botol susu bayi dengan puting ibu. Tunggu hingga usia bayi mencapai usia 4 minggu sebelum memperkenalkan botol susu. Dengan demikian, bayi bisa lebih mahir dalam membedakan puting ibu dan botol susu.

7. Memastikan Kecukupan ASI

Tanda-tanda bayi mendapat asupan ASI yang cukup:

  • Berat badan bayi bertambah sekitar 0,5 kg setiap bulan.
  • Menyusu setiap 2-3 jam.
  • Menghasilkan 6-8 popok basah setiap hari.

8. Pantangan ASI

Makanan yang dikonsumsi ibu akan mempengaruhi kualitas ASI. Tetapi sepanjang Anda mempertahankan menu 4 sehat 5 sempurna, bayi akan mendapatkan ASI terbaik dari ibu. Beberapa pantangan yang wajib diikuti antara lain:

  • Makanan pedas.
  • Makanan yang memancing alergi pada bayi.
  • Makanan yang menyebabkan kembung.
  • Alkohol (diminimalisir dan konsumsi minimal 2 jam sebelum menyusui).
  • Rokok dan obat-obatan terlarang.

WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-breastfeeding

Diakses pada September 2018

 

 

 

 

 

Artikel Terkait

Banner Telemed