Jangan Bingung, Ini Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Anda bisa mengubah faskes BPJS jika tidak memenuhi ekspektasi, dengan cara mengubah domisili
Cara pindah faskes BPJS tidaklah sulit

Fasilitas Kesehatan (Faskes) Tingkat I adalah tempat pelayanan pertama bagi seluruh anggota BPJS Kesehataan dalam menikmati layanan kesehatan gratis. Lalu, bagaimanakah prosedur bila ingin pindah faskes BPJS yang sebelumnya sudah berlaku? Untuk penjelasan lebih lengkapnya simak ulasan di bawah ini!

Syarat Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Syarat utama yang wajib dipenuhi seseorang jika ingin pindah faskes yakni harus aktif menjadi anggota BPJS Kesehatan minimal tiga bulan. Apabila belum memenuhi persyaratan tersebut, Anda tidak akan diperbolehkan untuk pindah faskes.

Meski begitu, perubahan faskes tetap dapat dilakukan meski peserta belum terdaftar selama 3 bulan dengan kondisi berikut:

  • Peserta BPJS pindah domisili dengan melampirkan surat keterangan domisili
  • Peserta BPJS dalam penugasan dinas atau pelatihan dengan melampirkan surat keterangan

Selain itu ada beberapa dokumen wajib yang perlu disiapkan saat mengganti faskes baru adalah sebagai berikut:

  • KTP yang masing berlaku
  • Kartu peserta BPJS Kesehatan
  • Kartu Keluarga
  • Bukti bayar sampai bulan pelaporan jika ingin pindah kelas
  • Bagi PNS, TNI, POLRI, serta Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) perlu menyertakan daftar kolektif gaji
  • Fotokopi buku rekening apabila ingin pindah dari kelas 3 menjadi kelas 1 atau 2

5 Cara Pindah Faskes BPJS Kesehatan

Untuk pindah faskes BPJS Anda tidak perlu bingung. Saat ini BPJS telah menyediakan beberapa cara untuk pindah faskes yang dapat Anda pilih, yaitu:

  • Aplikasi Telepon Pintar "Mobile JKN". Aplikasi ini dapat diunduh secara gratis di Playstore maupun Appstore. Anda cukup membuka aplikasi lalu klik menu ubah data peserta dan masukkan data perubahan faskes 1.
  • Kantor Cabang dan Kantor Kabupaten/Kota. Anda dapat mengunjungi kantor cabang atau kantor kabupaten/kota lalu mengambil nomor antrian pelayanan loket perubahan data dan cetak kartu. Setelah itu, Anda perlu mengisi formulir daftar isian peserta dan menunggu antrian.
  • BPJS Kesehatan Care Centre 1500 400. Anda cukup menghubungi nomor telepon tersebut dan menyampaikan perubahan data yang dimaksud.
  • Mobile Customer Service (MCS). Selain di kantor cabang, Anda juga dapat mengunjungi MCS terdekat pada hari dan jam yang telah ditentukan, mengisi formulir isian data peserta, dan menunggu antrian untuk mendapatkan pelayanan.
  • Mall Pelayanan Publik. Prosedur yang dilakukan tidak berbeda dengan perubahan yang dilakukan di kantor cabang maupun MCS, hanya saja dilakukan di Mall Pelayanan Publik.

Alasan-alasan yang Membuat Peserta BPJS Pindah Faskes

Setiap peserta memang memiliki hak untuk pindah faskes. Namun, BPJS Kesehatan hanya memberi satu kali kesempatan bagi siapa saja yang ingin mengganti faskes. Oleh karena itu, penting dalam mempertimbangkan dan memilih faskes yang sesuai. Sebab, di masa mendatang peserta tidak diperbolehkan untuk pindah faskes lagi.

Berikut berbagai macam alasan yang membuat peserta ingin pindah ke faskes baru yang barangkali juga Anda rasakan.

  • Peserta merasa fasilitas kesehatan tingkat pertama yang sudah dipilihnya kurang tepat ataupun tidak sesuai dengan ekspektasinya.
  • Fasilitas kesehatan yang menjadi pilihan tidak menyediakan sejumlah fasilitas dan alat kesehatan yang mumpuni. Hal ini tentunya tidak sesuai dengan dengan yang diharapkan peserta tersebut.
  • Peserta merasa tidak memperoleh pelayanan yang baik dan memuaskan di faskes yang sudah dipilih.
  • Faskes yang dipilih peserta memiliki jarak terlalu jauh dari domisili, sedangkan ada faskes lain yang letaknya lebih dekat dengan rumah.
  • Ada kondisi di mana peserta harus pindah rumah. Hal ini menyebabkan jarak faskes dengan domisili menjadi jauh.

Bagi Anda yang ingin mengubah fasilitas kesehatan (faskes), Anda tidak perlu bingung lagi. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah disebutkan di atas, proses pergantian faskes Anda dapat berjalan dengan mudah dan tepat.

Artikel Terkait

Banner Telemed