Ingin Mendengar Detak Jantung Janin Anda? Begini Caranya

(0)
Salah satu cara mendengar detak jantung janin adalah dengan USGAnda bisa mendengar detak jantung janin sekaligus mengetahui perkembangan bayi dalam kandungan ketika USG
Mendengar detak jantung janin untuk pertama kali merupakan salah satu momen yang paling ditunggu-tunggu orangtua. Dari situ, orangtua dapat mengetahui kondisi serta perkembangan bayi dalam kandungan.Ada beragam cara yang bisa dilakukan untuk mendengarkan detak jantung janin. Bukan hanya ketika melakukan kunjungan ke dokter kandungan, aktivitas ini juga dapat Anda lakukan sendiri di rumah.  

Kapan ibu hamil bisa mendengar detak jantung janin untuk pertama kali?

Jantung janin mulai terbentuk ketika memasuki usia kehamilan 4 minggu. Jantung bayi dalam  kandungan mulai berdetak secara spontan saat masuk minggu ke-5 usia kehamilan, tapi Anda belum dapat mendengarnya.Detak jantung janin akan mengalami banyak perkembangan antara minggu ke-6 dan 7. Pada minggu itu, dokter mungkin akan menjadwalkan USG transvaginal untuk Anda. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memeriksa apakah bayi Anda tumbuh dan berkembang dengan sehat atau tidak.Selain memeriksa perkembangan buah hati, detak jantung janin juga dapat Anda dengar untuk pertama kali ketika menjalani USG transvaginal. Pada saat itu, jantung bayi berdetak sekitar 90 hingga 110 kali per menit. Detak jantung tersebut kemudian akan mengalami peningkatan pada minggu ke-9 menjadi 140 hingga 170 kali per menit.Lalu, bagaimana jika Anda tidak dapat mendengar detak jantung janin pada USG transvaginal pertama? Tidak perlu khawatir, hal ini mungkin terjadi karena pemeriksaan dilakukan terlalu dini. Dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk kembali melakukan pemeriksaan USG dalam waktu 1 hingga 2 minggu setelahnya.

Cara lain yang bisa dilakukan untuk mendengar detak jantung janin

Selain melalui USG transvaginal, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mendengar detak jantung janin. Berikut beberapa alat yang dapat dipergunakan untuk membantu Anda mendengar detak jantung bayi dalam kandungan:

1. Stetoskop

Stetoskop bisa digunakan untuk mendengarkan detak jantung janin
Stetoskop bisa digunakan untuk mendengar detak jantung janin
Stetoskop merupakan alat medis yang digunakan untuk memperkuat suara internal, terutama jantung dan paru-paru. Selain itu, alat ini juga bisa dipakai untuk mendengarkan aktivitas bayi dalam kandungan.Anda dapat mendengar detak jantung janin menggunakan stetoskop ketika kehamilan masuk usia 18 hingga 20 minggu. Semua bergantung pada faktor-faktor seperti berat badan ibu, lokasi plasenta, dan posisi tempat bayi berada.Tidak harus pergi ke dokter, mendengarkan detak jantung janin menggunakan stetoskop dapat Anda lakukan sendiri di rumah. Stetoskop bisa dibeli dengan mudah di toko-toko perlengkapan medis.

2. Pinard horn

Biasanya terbuat dari kayu atau logam, pinard horn biasanya dipakai untuk mendengarkan aktivitas bayi dalam perut ibu hamil. Sama seperti halnya stetoskop, alat ini bisa digunakan untuk mendengarkan detak jantung janin ketika kandungan Anda masuk usia 18 hingga 20 minggu. 

3. Fetoskop

Fetoskop merupakan alat hasil kombinasi dari stetoskop dan pinard horn. Terbuat dari plastik ataupun logam, dokter atau bidan biasa memakai alat ini pada minggu ke-12 usia kehamilan. Untuk memakai fetoskop, dibutuhkan keterampilan untuk membedakan suara yang didengar. Suara detak jantung janin pada umumnya terdengar layaknya jam tangan yang berdetak di bawah bantal. Sementara itu, plasenta lebih banyak mengeluarkan suara mendesing.

4. Fetal doppler

Memanfaatkan teknologi ultrasound, cara kerja dari fetal doppler yaitu dengan memantulkan gelombang suara untuk menggambarkan detak jantung janin. Alat ini seringkali dipakai dokter dan bidan ketika Anda melakukan pemeriksaan kandungan.Fetal doppler sudah bisa digunakan untuk mendengarkan detak jantung bayi Anda saat usia kehamilan memasuki 8 minggu. Pada usia kehamilan tersebut, detak jantung janin biasanya akan terdengar seperti suara kuda yang tengah berlari kencang. 

5. Fetal monitor

Alat ini umumnya digunakan untuk melakukan pemantauan lebih lanjut terhadap bayi dalam kandungan. Selain mengetahui detak jantung janin, fetal monitor juga memiliki kemampuan untuk memantau kontraksi.Apakah alat-alat tersebut dapat membahayakan kesehatan janin ketika dipakai? Stetoskop, pinard horn, dan fetoskop tergolong aman untuk digunakan. Sementara itu, fetal doppler mempunyai potensi bahaya jika dipakai secara berlebihan.Di sisi lain, penggunaan alat ini dapat memengaruhi kondisi emosional dan psikologis, terlebih ketika Anda sulit atau tidak mendengar detak jantung janin. Rasa stres yang muncul tentunya tidak baik untuk kesehatan Anda dan bayi dalam kandungan.

Tips menjaga kesehatan jantung bayi dalam kandungan

Minum suplemen asam folat selama masa kehamilan untuk menjaga kesehatan jantung janin
Mengonsumsi suplemen asam folat akan membantu mencegah penyakit jantung bawaan pada bayi
Pada masa kehamilan, banyak hal yang dapat terjadi dan memengaruhi kondisi bayi dalam kandungan. Untuk memastikan jantung janin tetap sehat, Anda bisa menerapkan langkah-langkah seperti:
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat sebelum dan selama masa kehamilan untuk membantu mencegah penyakit jantung bawaan pada bayi
  • Berhenti merokok karena kebiasaan tersebut dapat berpotensi membuat janin Anda mengalami kelainan jantung
  • Jika Anda merupakan penderita diabetes tipe 2 atau diabetes gestasional, jaga gula darah supaya tetap stabil karena dapat meningkatkan risiko cacat jantung pada bayi
  • Jangan mengonsumsi obat jerawat karena dapat menyebabkan bayi Anda menderita kelainan jantung
  • Hindari alkohol dan jangan mengonsumsi narkoba
Apabila merasakan adanya keanehan pada kehamilan Anda, segera konsultasikan masalah tersebut dengan dokter. Penanganan sedini mungkin dapat menurunkan risiko kelainan pada janin Anda.
menjaga kehamilanperkembangan janinposisi janinjantung berdebarusg
Healthline. https://www.healthline.com/health/pregnancy/when-can-you-hear-babys-heartbeat#first-ultrasound
Diakses pada 9 September 2020
What to Expect. https://www.whattoexpect.com/pregnancy/fetal-development/fetal-heart-heartbeat-circulatory-system/
Diakses pada 9 September 2020
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/hearing-babys-heartbeat-2752812
Diakses pada 9 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait