Ingin Lakukan Finger Painting Bersama Si Kecil? Coba Resep Edible Paint yang Aman

Finger painting adalah suatu teknik melukis yang menggunakan jari-jari tangan sebagai kuasnya
Agar anak tetap aman saat melakukan finger painting, gunakan edible paint buatan sendiri

Di masa-masa work from home seperti ini, waktu orangtua bersama Si Kecil semakin banyak. Sebagai variasi kegiatan yang bisa dilakukan bersama anak, Anda dapat mencoba aktivitas mengenal warna dan bentuk dengan finger painting atau melukis dengan tangan. 

Untuk memastikan keamanan cat yang digunakan, Anda bisa membuatnya sendiri lho! Simak artikel ini untuk tahu cara membuat edible paint sendiri dan manfaat finger painting untuk anak. 

Finger painting untuk anak

Finger painting adalah suatu teknik melukis yang menggunakan jari-jari tangan sebagai kuasnya. Tak hanya menyenangkan, kegiatan ini juga cocok untuk dimainkan bayi usia 6 bulan ke atas (atau yang sudah mampu duduk tegak) maupun anak balita untuk merangsang perkembangan fisik dan mental mereka. 

Pasalnya bayi berusia 6 bulan ke atas sudah mulai mengalami perubahan. Mereka menjadi sangat tertarik pada dunia di sekitarnya, mulai merangkak, dan mengenali benda-benda dengan tangannya. Sedangkan pada anak balita, mereka akan mengembangkan kemampuan motorik dan konsentrasi untuk dapat menguasai berbagai gerakan jari dan tangan yang presisi.  

Finger painting terbukti dapat menjadi aktivitas yang cocok untuk mendukung tumbuh kembang anak di berbagai usia tersebut. Dalam jurnal Social and Behavioral Sciences yang mengamati ketertarikan anak dalam permainan sensori berbasis sentuhan, diungkapkan bahwa anak-anak berusia 27 hingga 37 bulan yang diberi permainan tablet elektronik dan finger painting ternyata lebih tertarik menggambar dengan metode finger painting daripada menggunakan tablet elektronik. 

Bagi bayi dan balita di bawah tiga tahun yang sedang gemar-gemarnya memasukkan barang ke dalam mulut, material finger painting ini tentu harus dipastikan aman. Edible paint atau cat yang aman jika tertelan dapat menjadi pilihan Anda untuk bermain finger painting dengan sang buah hati. 

Resep membuat edible paint untuk finger painting

Tak perlu mahal-mahal membelinya ke toko, ikuti cara sederhana di bawah ini untuk membuat edible paint sendiri untuk Si Kecil. 

Bahan-bahan:

  • 4 sendok makan tepung maizena
  • Air dingin
  • 1 cangkir air mendidih
  • Pewarna makanan

Cara membuat:

  • Gunakan panci kecil untuk mencampurkan tepung maizena dengan air dingin secukupnya agar terbentuk menjadi pasta.
  • Tuangkan 1 cangkir air mendidih ke dalam panci dan aduk perlahan hingga tidak ada gumpalan dalam adonan.
  • Nyalakan kompor dengan api sedang dan aduk hingga tercampur rata. Adonan edible paint akan menampakkan garis-garis yang jelas, Setelah Anda melihatnya, matikan api dan terus aduk hingga kental seperti vla pada puding.
  • Masukkan adonan ke dalam toples, gelas atau wadah kosong, bagi rata sesuai jumlah pewarna yang tersedia. 
  • Tambahkan pewarna makanan pada adonan dalam wadah lalu campur sampai merata. Untuk warna-warna dasar seperti merah, biru, dan kuning, cukup teteskan sebanyak 3 tetes. Jika ingin membuat warna campuran seperti oranye, Anda dapat menambahkan 1 tetes pewarna merah dan 2 tetes pewarna kuning. Sedangkan untuk membuat cat warna ungu, tambahkan 1 tetes pewarna biru dan 2 tetes pewarna merah. 
  • Setelah tercampur merata, edible paint siap digunakan. 
  • Jika masih tersisa, tutup wadah cat dengan plastik wrap dan simpan di lemari es. Karena tidak mengandung pengawet cat ini hanya dapat disimpan selama dua minggu di dalam kulkas. 
  • Setiap akan digunakan, selalu pastikan tidak ada tanda-tanda basi pada  edible paint, seperti terjadi perubahan warna, tekstur, dan bau.
  • Jika adonan mengeras setelah disimpan di lemari es, tambahkan sedikit air mendidih atau diamkan edible paint tersebut selama beberapa jam di suhu ruang hingga cat kembali ke tekstur yang seharusnya.

Ayo bermain!

Finger painting adalah kegiatan yang menyenangkan namun juga dapat menjadi kegiatan yang amburadul. Masalahnya, cat akan berceceran dan terciprat ke sana ke mari. 

Ikuti cara berikut ini agar Si Kecil dapat tetap gembira dan Anda pun tak perlu terlalu pusing membersihkan sisanya:  

  • Bentangkan plastik sebagai alas untuk anak bermain agar cat tidak mengotori lantai. Anda bisa menggunakan trash bag yang dipotong dan dilebarkan. Tempel plastik ke lantai menggunakan lakban agar tidak mudah bergeser.
  • Jika punya, gunakan kursi khusus untuk bayi seperti high chair atau booster chair agar mereka tidak berlarian dan dapat fokus pada alat lukis.
  • Jika tidak ada kursi khusus, posisikan diri Anda di antara anak dan area yang tidak ingin dikotori. Jadi Anda bisa menangkap mereka ketika akan berlari ke arah area tersebut.
  • Rekatkan kertas yang akan menjadi kanvas ke talenan dengan selotip, atau dapat langsung direkatkan ke meja jika mejanya mudah dibersihkan. 
  • Oleskan edible paint pada tangan mereka dan biarkan mereka berkreasi di atas kertas. Anda dapat mencontohkannya terlebih dahulu, namun biarkan mereka melakukan apa yang mereka mau dengan cat tersebut.
  • Sediakan tisu basah atau handuk di samping Anda, atau Anda dapat langsung ke kamar mandi untuk membersihkan Si Kecil jika ia sudah selesai melukis. 
  • Biarkan kanvas kering. Setelahnya, pajang hasil lukisan mereka dengan bangga. Hal ini penting agar anak-anak memiliki rasa puas pada diri sendiri karena telah menyelesaikan sesuatu kegiatan seni yang menyenangkan.

Manfaat Finger painting dengan edible paint

Penelitian telah menunjukkan bahwa kegiatan seni penting untuk perkembangan otak pada anak usia dini. Menurut Roni Cohen Leiderman Ph.D., penulis buku Let’s Play And Learn Together kegiatan finger painting dengan edible paint dapat bermanfaat untuk mengembangkan kemampuan anak seperti:

  • Keterampilan sensori

Kemampuan sensori adalah ketika anak menggunakan pancaindra yang ada pada tubuhnya. Melalui kemampuan ini mereka dapat menafsirkan apa yang ada di sekitarnya dengan rangsangan dari indra mereka.

 Finger painting dapat meningkatkan kemampuan penglihatan, penciuman, dan sentuhan. Karena dari proses melukis tersebut anak dapat belajar bagaimana warna bekerja, menemukan tekstur baru, membaui cat, dan juga membuat ruang bangun.

  • Keterampilan motorik halus

Keterampilan motorik halus adalah keterampilan fisik yang melibatkan otot kecil dan koordinasi mata dan tangan. Finger painting dapat meningkatkan kemampuan menggenggam anak, memperkuat otot tangan, dan kestabilan postur. 

  • Perkembangan mental dan kreativitas

Kegiatan ini dapat menstimulasi kreativitas dan imajinasi anak. Melalui finger painting, anak juga dapat mengekspresikan diri tanpa kata-kata. Selain itu, ia juga dapat mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan bahasa mereka jika aktivitas ini dilakukan bersama orang lain. Tahukah Anda, sebuah penelitian menyatakan bahwa kreativitas berbanding lurus dengan intelegensi seseorang, maka Finger painting dapat dijadikan suatu kegiatan yang membantu meningkatkan kecerdasan anak.

Dalam perkembangan anak usia dini, cinta, perhatian, waktu, dan sentuhan Anda dengan si buah hati adalah bagian terpenting dalam proses ini. Anda dapat mewujudkan bentuk cinta pada Si Kecil dengan kegiatan finger painting menggunakan edible paint dari resep di atas. Selamat mencoba!

Healthy Children. https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/preschool/Pages/Hand-and-Finger-Skills-of-Your-Preschooler.aspx
Diakses pada 7 April 2020

Science Direct. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1877042814033643
Diakses pada 7 April 2020

Learning4Kids. https://www.learning4kids.net/2014/10/07/homemade-edible-finger-paint/
Diakses pada 7 April 2020

ECC. https://ecc.gov.jm/benefits-of-the-arts-in-early-childhood-development/
Diakses pada 7 April 2020

Parents. https://www.parents.com/baby/development/growth/11-fun-activities-for-babies-6-to-12-months/
Diakses pada 7 April 2020

Care A Lot-Childcare. https://carealot-childcare.com/2017/06/21/finger-paint-fun/
Diakses pada 7 April 2020

Artikel Terkait