Ini Cara Merawat Kulit Bayi Anda agar Sehat, Lembut, dan Halus


Cara merawat kulit bayi baru lahir hingga kulit sensitif tidak bisa dilakukan sembarangan. Salah satu perawatan agar kulit bayi sehat dan mulus adalah dengan menjaga kebersihan pakaian.

(0)
08 May 2019|Aby Rachman
cara merawat kulit bayi agar sehat dan mulus salah satunya adalah dengan menjaga kebersihan pakaiancara merawat kulit bayi dapat dilakukan dengan mudah di rumah
Cara merawat kulit bayi penting untuk diketahui para orangtua. Pasalnya, kulit bayi memang masih jauh dari sempurna saat lahir, karena masih menyesuaikan dengan lingkungan baru di luar rahim.Kulit bayi baru lahir sering terlihat keriput, kusut, merah, atau kering. Namun, dengan perawatan kulit bayi yang tepat, orangtua bisa memberikan kesehatan dan kenyamanan kepada kulit si Kecil. 

Cara merawat kulit bayi agar sehat dan mulus

Mendapatkan kulit bayi yang sehat, halus, dan lembut sebenarnya mudah dilakukan. Anda hanya perlu menjaga agar kulit si Kecil tetap ternutrisi dengan baik dan bersih sepanjang hari.Beberapa perawatan kulit yang bisa Anda coba untuk si Kecil di antaranya adalah:

1. Gunakan produk Khusus Bayi

Kulit bayi tidak perlu dirawat dengan lotion atau krim pada usia 1 bulan pertama.Jika Anda ingin mulai menggunakan , pastikan hanya memilih yang diformulasikan khusus untuk kulit bayi.Hindari menggunakan produk dewasa yang biasa menggunakan pewarna, parfum, atau pembersih yang terlalu keras untuk kulit sensitif bayi.Untuk sabun mandi, gunakan sabun dengan pH yang seimbang dan cocok untuk bayi yakni 4,5 sampai dengan 5. pH yang sesuai dan ringan akan bantu menjaga tekstur kulit bayi. 

2. Hindari bedak tabur

Bubuk bedak tabur berpotensi menyebabkan masalah pernapasan jika dihirup oleh bayi. Selain itu, gumpalan bedak pada selangkangan bayi juga bisa menimbulkan masalah gatal atau kemerahan.Pilih pelembap kulit bayi yang bertekstur cair, gel, atau krim sebagai pengganti bedak tabur.

3. Menjaga kebersihan tali pusar

Usahakan agar tali pusar bayi tetap kering sampai lepas secara alami.Saat dimandikan atau dibersihkan, tutup bagian tali pusar supaya tidak mudah terkena air.Jika bagian tali pusar kotor, gunakan tisu basah atau kapas alkohol untuk membersihkannya. Saat tali pusar lepas dan berdarah sedikit, bersihkan dan jaga supaya jangan sampai luka.

4. Mandi dengan air hangat

Karena kulit bayi masih sensitif, temperatur air panas tidak boleh melebihi 37 derajat Celcius.Mandikan bayi tidak melebihi 3-5 menit lalu keringkan dengan handuk bersih. Sebelum kering sempurna, tepuk-tepukkan lotion ke kulit bayi supaya meresap sempurna.Tambahkan beberapa tetes baby oil ke dalam air hangat saat mandi untuk bantu melembapkan kulit bayi.Pilih baby oil dengan kandungan aloe vera dan vitamin E. Aloe vera dapat memberikan rasa nyaman dan vitamin E bisa membantu menutrisi kulit bayi.

5. Jaga kebersihan area genital

Popok yang kotor atau basah bisa menyebabkan iritasi atau ruam popok. Biasanya masalah kulit bayi ini bisa sembuh dalam 1 minggu, tapi pencegahan tetap harus dilakukan supaya bayi nyaman. Ikuti langkah-langkah berikut ini:
  • Cek dan ganti popok bayi secara berkala.
  • Ganti saat kotor, basah atau penuh.
  • Selalu bersihkan daerah genital bayi dengan seksama.
  • Pastikan kulit bayi kering sempurna dan beri krim anti ruam secukupnya saja.
  • Selingi dengan tidak menggunakan popok supaya kulit terasa leluasa.

6. Jaga kebersihan pakaian

Kebersihan laundry, termasuk pakaian, seprai, dan pakaian dewasa juga berdampak pada kesehatan kulit bayi.Jika Anda tidak menggunakan produk deterjen khusus bayi, pastikan semua cucian dibilas bersih dan kering sempurna sebelum digunakan demi mencegah iritasi kulit bayi.

7. Berika bayi ASI agar kulit selalu terhidrasi

Dehidrasi dan kekurangan cairan bisa menyebabkan kulit bayi menjadi kering. Untuk mengatasi hal ini, Anda bisa memastikan bayi mendapatkan cukup cairan dan tidak dehidrasi dengan memberikan ASI atau susu tepat waktu. Disarankan juga untuk mengoleskan pelembap yang bebas wewangian pada kulit bayi setelah mandi untuk mencegah kulitnya menjadi kering. Anda bisa menggunakan lotion, baby oil maupun krim untuk melembapkan kulit bayi.

Cara merawat kulit bayi baru lahir

Perawatan kulit bayi baru lahir umumnya sama saja dengan cara merawat kulit bayi pada umumnya.Namun, ada sejumlah hal yang harus lebih dipehatikan ketika Anda merawat kulit bayi yang baru lahir hingga mereka menginjak usia 3 bulan.Beberapa hal yang harus menjadi perhatian Anda ketika merawat kulit si kecil adalah di antaranya:

1. Tidak perlu terlalu sering mandi

Bayi baru lahir sebenarnya tidak perlu terlalu sering mandi. Bahkan, bayi baru lahir boleh saja mandai hanya tiga kali dalam seminggu.Untuk beberapa minggu pertama, merawat kulit bayi cukup dilakukan dengan mengganti popok dan mengelap sekujur tubuh bayi dengan kain basah yang bersih.Frekuensi mandi bisa dilakukan sekitar 2-3 hari sehari setelah menginjak usia 1 bulan, supaya menghindari masalah kulit kering.

2. Hindari menggosok vermix caseosa

Vermix caseosa adalah lapisan berwarna putih dan krem lembut yang terbentuk secara alami untuk menutupi kulit janin selama trimester terakhir masa kehamilan.Lapisan ini adalah pelembab yang melindungi kulit bayi selama di dalam rahim. Pada bayi baru lahir, lapisan ini berguna untuk melindungi kulit bayi yang sangat sensitif.Hindari menggosok kulit bayi untuk menghilangkan lapisan ini. Tepuk-tepuk kulit bayi dengan lembut jika Anda ingin mengeringkannya agar tidak membuat bayi rentan dan juga sensitif.

3. Hindari paparan sinar matahari langsung maupun udara dingin

Meski sinar matahari baik untuk bayi karena mengandung Vitamin D, namun hindari si Kecil terkena sinar matahari secara langsung.Gunakan baju hingga topi sebagai pelindung tambahan saat bayi sedang berada di luar maupun saat dijemur. Bukan hanya sinar matahari, hindari juga bayi dari udara yang terlalu dingin, baik dari pendingin udara seperti AC maupun dari lingkungan.Udara yang terlalu dingin bisa menyebabkan kulit bayi menjadi kering hingga pecah-pecah. Gunakan pelindung tambahan seperti kaus kaki maupun selimut agar bayi merasa lebih hangat.

Catatan SehatQ

Cara merawat kulit bayi yang benar bisa membantu si Kecil  tetap sehat.Satu hal yang perlu Anda pahami, jaringan darah di bawah kulit bayi yang belum berkembang sempurna bisa menyebabkan bercak-bercak merah di bagian muka, punggung, atau leher.Biasanya bercak-bercak merah pada kulit bayi ini akan menghilang dalam satu tahun pertama. Bercak merah tersebut tak perlu terlalu Anda khawatirkan.Namun saat masalah kulit bayi tampak semakin parah, misalnya, gatal hebat, mengelupas, merah, lebam, berdarah, atau disertai dengan demam, segera konsultasi dengan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan bayi. 
bayi & menyusuitumbuh kembang bayikesehatan anakmerawat bayibayi baru lahirperkembangan bayi
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/baby/ss/slideshow-newborn-skin-careNationwidechildrens. https://www.nationwidechildrens.org/family-resources-education/health-wellness-and-safety-resources/helping-hands/bathing-your-babyDiakses pada September 2018NIH. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2763724/ Diakses pada 23 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait