9 Cara Mendidik Anak agar Patuh terhadap Orangtuanya


Terdapat beberapa cara mendidik anak agar patuh, seperti menciptakan rutinitas dan kebiasaan, jangan berteriak, berikan waktu dan ruang, hingga menjadi pendengar yang baik.

0,0
Cara mendidik anak agar patuh pada orangtuanyaAda banyak cara mendidik anak agar patuh terhadap orangtuanya.
Kebanyakan orangtua sering menasehati anak agar berperilaku positif dan bisa membanggakan keluarga. Namun, terlalu banyak bicara kepada anak ternyata tidak efektif. Anak-anak mungkin hanya mendengar perkataan Anda sepintas seperti angin.
Lalu, bagaimana caranya agar anak mau mendengarkan dan mematuhi orangtuanya? Mulailah dengan mendengarkan mereka. Terapkan langkah-langkah ini sebagai proses untuk mendengarkan anak.

9 cara mendidik anak agar patuh terhadap orangtuanya

Terdapat beberapa tips ampuh agar anak patuh kepada orangtua yang bisa dicoba, di antaranya:

1. Jadilah pendengar yang baik

Bila ingin anak-anak mau mendengar dan menuruti perkataan Anda, maka Anda juga harus mau mendengarkan keinginan dan pendapat anak, jangan seakan-akan Anda ingin "menguasai anak".Menurut psikoanalis New York City, Gail Saltz, MD, apabila anak merasa didengarkan, mereka juga akan mendengarkan Anda. Mereka juga merasa lebih dimengerti, lebih percaya, dan lebih tertarik pada apa yang Anda katakan.Sebagai contoh, saat anak remaja merokok. Anda tidak bisa mengomel dengan membabi buta tanpa tahu alasannya. Anak merokok karena berbagai alasan, entah ingin terlihat keren atau hanya ikut-ikutan teman. Setelah Anda mengetahui apa yang terjadi, Anda akan lebih mudah menghadapi situasi.

2. Berikan waktu dan ruang

Membantu anak dengan memberikannya waktu dan ruang juga bisa dilakukan. Bila anak mau menjawab pertanyaan Anda dengan satu jawaban singkat, mundur selangkah. Tanyakan pada anak, "Ibu ingin membicarakan hal ini. Tetapi, jika kamu merasa saat ini tidak tepat, kita bisa membicarakan lagi hal ini besok."

3. Berikan inspirasi

Orangtua sering marah dan berkata "jangan merokok, jangan pakai narkoba". Topik-topik ini sangat sensitif dan membuat anak tidak nyaman untuk berbicara.Lebih baik, orang tua memulai percakapan yang inspiratif untuk memberikan anak-anak keteladanan di dalam rumah.Salah satu contoh, saat anak-anak pulang, tanyakan apa yang terjadi di sekolah dan apa yang bisa mereka ceritakan.

4. Jangan berteriak

Orangtua terkadang tidak sadar sering memarahi dan berteriak pada anak. Tegas memang penting, tapi jika Anda berteriak pada mereka, maka akan menunjukkan jika Anda tidak terkendali dan lingkungan di rumah menjadi tidak damai.Buatlah rumah Anda selalu dirindukan oleh anak-anak. Rumah yang tenang, stabil, dan membuat anak merasa nyaman. Bicaralah dengan anak-anak Anda, berikan aturan dan jelaskan pada mereka. Hukumlah anak bila perlu, tetapi kendalikan emosi Anda dan berteriak.

5. Libatkan anak dengan hal-hal positif

Anak-anak yang sering terpapar kata-kata negatif akan terus menyimpan di dalam alam bawah sadar. Hindari berkata "jangan" tetapi sebaliknya berikan anak pengucapan yang bermakna lebih positif.Sebagai contoh, daripada berkata "jangan berlari", lebih baik ucapkan "Jalan pelan-pelan ya, Sayang". Atau alih-alih berkata "jangan bolos sekolah", lebih baik ucapkan "Adik yang rajin belajar ya, Nak".Selain itu, alihkan fokus anak dari hal negatif ke aktivitas yang lebih positif. Misalnya, mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seni, olahraga, atau musik.

6. Gunakan kata-kata yang simpel

Agar anak patuh kepada orangtuanya, Anda disarankan untuk menggunakan kata-kata yang simpel dan mudah dimengerti.Terkadang, anak ingin mematuhi perintah orangtuanya, namun tidak mengerti dengan apa yang Anda sampaikan.Ada kalanya anak merasa kebingungan dengan perintah yang terlalu panjang. Maka dari itu, cobalah gunakan kata-kata yang lebih simpel agar anak bisa mematuhi Anda.

7. Ciptakan rutinitas dan kebiasaan

Cara mendidik anak agar patuh yang bisa dicoba selanjutnya adalah menciptakan rutinitas dan kebiasaan.Saat anak sudah terbiasa melakukan sesuatu di rumah, Anda tidak perlu memberikan perintah untuk melakukannya. Secara otomatis, anak akan melakukan perintah tersebut tanpa disuruh. Sebab, ia sudah terbiasa melakukannya.Beberapa contoh rutinitas dan kebiasaan yang bisa diterapkan ialah gosok gigi sebelum tidur, minum air setelah bangun dari tidur, hingga membereskan mainannya.

8. Jauhkan anak dari distraksi

Memberikan perintah pada anak saat si kecil sedang asyik bermain handphone atau game dianggap tidak efektif. Maka dari itu, agar anak patuh kepada orangtuanya, cobalah hindari distraksi yang ada di sekitarnya.Misalnya, saat Anda ingin meminta anak untuk mandi pagi, singkirkan dulu mainan, handphone, atau game yang sedang ia mainkan. Lakukan hal ini secara perlahan tanpa paksaan.Jika anak sudah memerhatikan Anda, jelaskan perintahnya dengan jelas agar anak mudah mengerti.

9. Berikan ia pujian

Saat anak sudah mau patuh terhadap perintah dari Anda, berikan ia hadiah. Hadiah yang dimaksud dapat berupa pujian atau pelukan penuh kasih sayang. Cara membuat anak patuh kepada orangtua ini dianggap cukup efektif.Jadilah teman dan sahabat terbaik anak dengan mulai lebih banyak mendengarkan anak ketimbang hanya mengomeli atau memarahi mereka.Jika Anda memiliki pertanyaan seputar kesehatan anak, jangan ragu untuk bertanya dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh di App Store atau Google Play sekarang juga.
tips parentingibu dan anaktips parentingibu dan anak
WebMD. https://www.webmd.com/parenting/features/listening-to-your-kids#1
Diakses pada Maret 2019
Parents. https://www.parents.com/parenting/better-parenting/advice/5-empowering-ways-to-get-your-kids-to-listen/
Diakses pada Maret 2019
AHA Parenting. https://www.ahaparenting.com/read/How-get-kid-listen
Diakses pada 23 September 2021
Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/kids-dont-listen-change-how-you-give-directions-1094955
Diakses pada 23 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait