logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Penyebab Gondongan dan Gejala, Ini Cara Mengobatinya

open-summary

Penyebab gondongan adalah virus yang mudah menyebar dari percikan liur orang yang terinfeksi. Penggunaan barang bersama juga dapat memicu kondisi ini. Gondong dapat ditandai dengan pembengkakan di area pipi dan rahang.


close-summary

4 Jun 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Gondongan adalah infeksi virus yang memengaruhi kelenjar penghasil air liur

Gejala gondongan biasanya muncul dalam 2-3 minggu setelah paparan virus terjadi.

Table of Content

  • Penyebab gondongan
  • Gejala gondongan
  • Cara mengatasi gondongan

Umumnya, gondongan terjadi pada anak-anak. Akan tetapi, orang dewasa juga ternyata dapat mengalami gondongan. Gondongan adalah infeksi virus yang menyerang kelenjar parotis (penghasil air liur).

Advertisement

Kelenjar tersebut berada di dekat telinga. Gondongan umumnya terjadi pada individu yang tidak menerima vaksinasi. Selain itu, kontak langsung dengan penderita gondongan, bisa membuat Anda tertular penyakit ini.

Baca Juga

  • ARV Protease Inhibitor, Obat untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Orang dengan HIV
  • Penyebab Kepala Sakit saat Menunduk dan Cara Mengatasinya
  • Breath Holding Spells pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasi

Penyebab gondongan

Penyebab gondongan, yaitu infeki virus dari golongan paramyxovirus. Virus ini mudah menyebar dari orang ke orang melalui air liur yang terinfeksi. Seseorang dengan virus gondongan dapat menyebabkan wabah, jika berada dalam lingkungan yang ramai.

Anda bisa terkena gondongan setelah menghirup percikan air liur dari bersin atau batuk orang yang terinfeksi. Selain itu, Anda juga berisiko tertular, jika berciuman atau menggunakan barang yang sama, seperti lipstik, rokok, sendok atau cangkir orang yang terinfeksi.

Virus gondongan masuk ke dalam tubuh melalui saluran pernapasan bagian atas. Meski tidak menimbulkan kondisi serius, virus ini mudah menyebar.

Gejala gondongan

Tanda atau ciri-ciri gondongan biasanya muncul sekitar 2-3 minggu setelah terjadi paparan virus. Akan tetapi, beberapa orang yang terinfeksi virus gondongan, tidak memiliki tanda atau gejala apapun.

Berikut ini sejumlah gejala atau ciri-ciri gondongan yang perlu diwaspadai:

1. Sekitar pipi dan rahang membengkak

Tanda umum dari gondongan yaitu pembengkakan di sekitar pipi dan rahang. Hal itu disebabkan oleh peradangan dan pembengkakan pada kelenjar air liur atau kelenjar parotis. Pembengkakan dapat terjadi pada satu, atau kedua sisi wajah.

2. Nyeri pada kelenjar air liur yang membengkak

Pembengkakan pada kelenjar air liur, dapat menimbulkan rasa nyeri. Selain itu, kulit di sekitar gondongan yang ikut meregang pun, akan memberi sensasi seperti tertarik pada wajah Anda.

3. Sulit membuka mulut

Sekitar pipi dan rahang yang membengkak tentu akan berpengaruh pada mulut. Anda akan mengalami kesulitan untuk membuka mulut. Anda pun harus membuka mulut secara perlahan, untuk menghindari rasa sakit yang berlebih.

4. Nyeri saat mengunyah atau menelan

Pembengkakan air liur yang terjadi, dapat membuat Anda merasa nyeri saat mengunyah atau menelan. Ketika mengunyah atau menelan, mulut diharuskan banyak bergerak. Namun, gondongan membuat hal tersebut terasa menyakitkan.

5. Kehilangan nafsu makan

Nyeri ketika menelan dan mengunyah akibat gondongan, dapat membuat Anda kehilangan nafsu makan. Anda menjadi tidak berselera untuk makan apapun. Hal ini tentu terasa menyiksa.

6. Demam

Dalam 24 jam setelah munculnya pembengkakan, suhu tubuh Anda tiba-tiba akan naik dan dapat mencapai suhu 40 derajat Celcius. Anda pun mengalami demam ringan akibat gondongan tersebut.

7. Nyeri otot dan sakit kepala

Demam akibat gondongan, dapat membuat Anda mengalami nyeri otot. Ketika demam, tubuh akan terasa pegal-pegal, bahkan Anda bisa mengalami sakit kepala.

8. Kelelahan

Kelelahan menjadi salah satu gejala umum gondongan. Ketika mengalami demam, dan nyeri otot akibat gondongan, tentu Anda akan merasa kelelahan. Selain itu, kurangnya cairan selama gondongan, bisa mengakibatkan Anda merasa lemas.

Cara mengatasi gondongan

Biasanya, gejala gondongan berlangsung selama beberapa hari atau minggu. Akan tetapi, jika gondongan tak kunjung, sembuh sebaiknya segera periksakan diri Anda ke dokter. Selanjutnya, dokter akan melakukan diagnosis, dan memberi penanganan yang tepat untuk Anda.

Dalam proses penyembuhan, Anda dapat melakukan hal berikut:

  • Beristirahat dengan cukup
  • Perbanyak minum air putih
  • Mengompres area yang bengkak dengan air dingin
  • Hindari mengonsumsi makanan asam karena dapat merangsang produksi air liur yang memperburuk gejala
  • Meminum obat pereda nyeri untuk mengurangi rasa sakit.

Dengan melakukan hal tersebut, maka Anda bisa segera pulih. Setelah sembuh, Anda akan kebal terhadap virus gondongan ini.

Jika ingin berkonsultasi langsung pada dokter, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Advertisement

penyakit anakkesehatan anakinfeksi virusgondongansakit kepala

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved