Atasi vagina gatal akibat infeksi jamur menggunakan yogurt
Yogurt bisa jadi salah satu cara mengatasi vaginal gatal akibat infeksi jamur.

Infeksi ragi vagina (vaginal yeast infection) dikenal juga dengan istilah infeksi jamur di area vagina. Infeksi ini menyebabkan vagina terasa gatal, berbau tak sedap, dan tentu membuat aktivitas tak nyaman.

Beberapa wanita bisa mengalami infeksi jamur vagina saat menstruasi atau selama kehamilan karena perubahan hormon. Jenis pil KB tertentu juga bisa meningkatkan risiko infeksi jamur.

Berikut adalah beberapa cara mencegah dan mengobati infeksi jamur vagina yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah:

Mengobati Infeksi Jamur (Vaginal Yeast Infection) yang Menyebabkan Vagina Gatal

Beberapa cara ini bisa membantu Anda mengatasi infeksi jamur vagina:

1. Krim Antijamur

Anda bisa menggunakan obat krim atau salep anti jamur. Obat ini tersedia di sebagian besar toko obat, apotek, atau toko kelontong pada umumnya.

Obat antijamur dapat dioleskan dalam perawatan selama 3-7 hari dan umumnya efektif mengobati jenis infeksi ringan. Baca label petunjuk pada kemasan untuk cara penggunaannya.

2. Minyak Pohon Teh (Tea Tree Oil)

Jenis minyak esensial dari pohon teh (melaleuca alternifolia) ini dapat membunuh jamur, bakteri, dan virus. Anda bisa memilih jenis krim alami yang mengandung minyak pohon teh untuk mengatasi infeksi pada vagina.

3. Asam Borat

Asam borat merupakan bahan kimia yang bersifat antiseptik dan antijamur. Biasanya, dipakai 1-7 hari selama perawatan.

Sebuah studi menemukan bahwa obat antijamur ini cukup efektif memberantas jamur di vagina. Penggunaan obat ini harus diresepkan oleh dokter.

4. Yogurt

Selain perawatan luar, Anda juga bisa mengonsumsi yogurt untuk perawatan dari dalam. Bakteri baik (probiotik) dapat membantu membasmi jamur pada miss V.

Pertimbangkan untuk mengonsumsi yogurt secara teratur jika Anda sering terinfeksi jamur pada vagina. Beberapa penelitian juga menemukan bahwa mengonsumsi probiotik setiap hari dapat mencegah infeksi bakteri atau jamur lainnya.

Cara Mencegah Infeksi Jamur Vagina

Infeksi jamur yang menyerang vagina, tentu menimbulkan dampak yang sangat tidak nyaman. Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah beberapa cara pencegahan untuk menghindari infeksi di masa mendatang.

1. Kenakan Pakaian Katun

Pakaian yang terlalu ketat, terutama di bagian area kewanitaan bisa menyebabkan tingkat kelembaban yang tinggi. Infeksi jamur lebih mudah berkembang di area yang gelap dan lembap.

Disarankan para ahli, wanita sebaiknya memakai pakaian katun yang tidak terlalu ketat dan memiliki pori-pori untuk sirkulasi udara.

2. Gunakan Produk Perawatan Vagina Tanpa Parfum

Produk pembalut wanita, sabun kewanitaan, atau produk perawatan kulit lainnya bisa membuat vagina iritasi dan menyebabkan ketidakseimbangan bakteri alami vagina. Lebih baik gunakan pembalut yang tidak beraroma dan bertekstur lembut. Hindari memakai produk parfum semprot di area kewanitaan.

3. Menerapkan Kebiasaan yang Sehat dan Bersih

American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan wanita untuk tidak melakukan douching atau membersihkan miss v dengan cairan khusus. Tindakan tersebut dapat membunuh bakteri baik di vagina yang mencegah infeksi jamur. Alternatifnya, Anda hanya perlu membersihkan bagian luar miss V dengan air dan sabun yang berformula lembut.

Ingatlah tips-tips di atas untuk menjaga kebersihan vagina agar terhindari infeksi ragi pada miss V.

Healthline. https://www.healthline.com/health/vaginal-yeast-infection
Diakses pada Februari 2019

WebMD. https://www.webmd.com/women/guide/understanding-vaginal-yeast-infection-basics
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed