Batuk Berdarah Bisa Terjadi karena Infeksi Paru dan Hal Ini


Batuk berdarah adalah batuk yang disertai dengan keluarnya darah. Penyebab batuk berdarah bisa terjadi karena penyakit tertentu seperti infeksi paru-paru, bronkitis, TBC, dan lain-lain.

(0)
03 Jun 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Penyebab batuk berdarah salah satunya karena infeksi paruBatuk berdarah bisa menandakan adanya penyakit yang lebih serius
Sebagian orang pernah mengalami batuk berdarah, mungkin Anda salah satunya. Batuk darah terjadi ketika Anda mengalami batuk yang disertai dengan darah.Darah tersebut biasanya berasal dari paru-paru atau saluran pernapasan. Lain halnya dengan muntah darah yang berasal dari saluran pencernaan.Kondisi ini merupakan gejala dari suatu penyakit. Dalam istilah medis, batuk darah disebut hemoptisis yang dapat menjadi pertanda masalah yang serius, meski tak selalu demikian.

Penyebab batuk berdarah yang biasa terjadi

Batuk keluar darah dapat terjadi karena berbagai hal. Berikut ini penyebab umum batuk darah yang biasa terjadi:

1. Batuk yang berkepanjangan dan parah

Jika Anda penderita batuk parah yang berkepanjangan maka mungkin saja Anda mengeluarkan darah. Sebab, batuk dengan intensitas tinggi, dapat mengakibatkan tenggorokan atau saluran pernapasan terluka maupun iritasi, sehingga berdarah.

2. Infeksi paru

Infeksi paru atau infeksi saluran udara besar dapat menimbulkan luka di paru-paru. Kondisi ini dapat disebabkan oleh bakteri atau virus. Selain menyebabkan batuk berdarah, infeksi paru juga dapat membuat Anda demam, sesak napas, dan mengeluarkan dahak yang mengandung nanah. Sistem kekebalan tubuh yang lemah membuat Anda rentan terkena infeksi. Anak-anak juga bisa mengalaminya sehingga Anda harus mencegah infeksi ini.

3. Bronkiektasis

Bronkiektasis terjadi ketika saluran udara paru-paru melebar dan menebal secara abnormal, sehingga muncul penumpukan bakteri dan lendir yang berlebih, dan membuat paru-paru rentan terkena infeksi.Gejala yang paling umum dari bronkiektasis yaitu batuk berdahak dengan sering. Kondisi ini juga dapat menyebabkan batuk keluar darah dan sesak napas.

4. Bronkitis

Bronkitis merupakan radang yang terjadi pada tabung bronkial yang mengalirkan udara dari tenggorokan ke paru-paru.Ketika tabung tersebut meradang, lendir akan mengalami penumpukan. Bronkitis pun dapat menyebabkan batuk darah, sesak napas, dan demam ringan.

5. Tuberkulosis (TBC)

Tuberkulosis merupakan infeksi bakteri yang dapat mempengaruhi paru-paru. Anda dapat terkena TBC jika menghirup percikan batuk atau bersin dari orang yang terinfeksi.TBC dapat menyebabkan Anda sering batuk, bahkan lebih dari tiga minggu, yang disertai dengan dahak atau darah. Anda juga mungkin mengalami demam, kelelahan, dan tidak nafsu makan.

6. Kanker paru-paru

Kanker paru-paru dapat menyebabkan terjadinya batuk darah. Kanker ini lebih mungkin terjadi jika Anda berusia di atas 40 tahun, dan memiliki kebiasaan merokok. Kebiasaan merokok lambat laun dapat meracuni paru-paru Anda, hingga mengalami kerusakan.

7. Emboli paru

Emboli paru merupakan pembuluh darah yang tersumbat di paru-paru. Emboli paru dapat menyebabkan batuk berdarah, kesulitan bernapas, dan  sakit di dada atau punggung bagian atas. Hal ini dapat mengancam jiwa Anda, jika tidak segera ditangani.Selain ketujuh penyebab umum di atas, batuk berdarah juga dapat disebabkan oleh penyakit paru obstruktif kronis, edema paru, paru-paru basah, kanker tenggorokan atau saluran pernapasan, gagal jantung kongestif, abses paru-paru, infeksi parasit, trauma, pengunaan obat-obatan pengencer darah, kondisi peradangan atau autoimun, dan malformasi areteri.

Gejala batuk berdarah

Tingkat keparahan kondisi batuk berdarah yang Anda alami, tergantung pada volume darah, dan lamanya batuk. Ciri-cirinya juga dapat bervariasi, ada darah yang berwarna merah muda atau merah terang.Namun, ada pula yang berbusa atau bercampur dengan dahak berlendir. Ini bisa keluar secara tiba-tiba ketika Anda batuk. Beberapa gejala batuk berdarah yang tidak boleh Anda abaikan, yaitu:
  • Darah yang keluar volumenya banyak, lebih dari dua sendok teh
  • Batuk berdarah disertai dengan dahak
  • Batuk berdarah berlangsung dalam waktu yang lama
  • Ketika batuk berdarah, Anda mengalami demam, dan berkeringat.
  • Anda juga merasa sesak napas atau nyeri dada.
  • Batuk berdarah disertai pula dengan urine atau feses yang berdarah
  • Anda kehilangan nafsu makan sehingga berat badan berkurang.
Pendarahan juga bisa berasal dari luar paru-paru atau saluran pernapasan. Darah yang keluar dari saluran pencernaan disebut hematemesis atau muntah darah.Jika Anda mengalami batuk berdarah, sebaiknya segera periksakan diri Anda pada dokter untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Sebab, kondisi tersebut bisa saja menjadi tanda dari penyakit serius yang dapat mengancam nyawa Anda.

Apakah Batuk Darah Bisa Sembuh?

Bisa sembuh atau tidaknya batuk darah tentu bergantung pada penyebabnya. Dokter akan melakukan beberapa tes dalam menentukan penyebab batuk darah. Ini dilakukan dengan mengukur banyaknya darah yang keluar, dan dampaknya pada pernapasan.Tes batuk darah yang mungkin dilakukan, yaitu riwayat dan pemeriksaan fisik, rontgen dada, CT Scan, bronkoskopi, penghitungan darah lengkap atau complete blood count (CBC), tes urine, hingga tes koagulasi. Setelah mengetahui penyebabnya, dokter akan melakukan perawatan yang tepat untuk keluhan yang Anda alami. Penanganan akan ditujukkan untuk menghentikan gejala, dan menangani penyebab timbulnya kondisi tersebut.Cara mengobati batuk darah dapat dilakukan dengan obat-obatan, terapi atau operasi. Selalu konsultasikan pada dokter mengenai pengobatan batuk berdarah yang Anda lakukan. Jangan biarkan masalah batuk ini semakin parah, dan tak kunjung sembuh untuk waktu yang lama.Sebab, jika dibiarkan hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan diri Anda. Oleh sebab itu, selalu konsultasikan pada dokter jika Anda merasakan adanya hal tak biasa pada diri Anda untuk mendapat arahan yang tepat.
batukinfeksi paru-parubatuk keringembolibatuk berdarah
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/coughing-up-blood/
Diakses pada 19 Mei 2019
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/bronchiectasis/
Diakses pada 19 Mei 2019
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/tuberculosis-tb/
Diakses pada 19 Mei 2019
NHS UK. https://www.nhs.uk/conditions/pulmonary-embolism/
Diakses pada 19 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/symptom/coughing-up-blood
Diakses pada 19 Mei 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/bronchitis
Diakses pada 19 Mei 2019
WebMD. https://www.webmd.com/lung/coughing-up-blood
Diakses pada 19 Mei 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait